Gaun Pengantin Buat Ellena.

Gaun Pengantin Buat Ellena.
Bab 71 Teh Sore.


__ADS_3

Segalanya akan terasa indah, Bila apa yang kita impikan terwujud menjadi suatu kenyataan. Begitu pula dengan Ellena, Apa yang pernah Dia Impikan ketika masih duduk di Bangku Sekolah Dasar, Dia bercita-cita untuk menjadi seorang dokter, Namun di saat dia menyelesai kan S M A, Dia mengira bila itu hanyalah suatu mimpi yang hanya tinggal mimpi.


Namun Pada saat ini, Yang dia dapat gapai melebihi apa yang dia harap kan.


Maka itu Ellena selalu bersyukur atas semua Berkat dari Tuhan untuk Dirinya dan juga bagi Keluarganya. Karena tanpa campur tangan dari Tuhan, Semua ini tak mungkin bisa Dia dan Keluarganya dapatkan.


Kini Ellena tinggal menunggu saatnya Wisuda, Setelah itu akan kembali lagi ke Surabaya Dan mungkin tak lama pun akan menikah dengan Angelo, Mengakhiri masa lajang nya.


Dia begitu merindukan, Agar Ayah dan Ibunya dapat hadir pada saat Wisuda nya nanti.


Pagi ini Ellena sibuk di dapur membuat sarapan, Sedangkan Ernny membersih-bersihkan Rumah.


Ellena membuat Burger, atas permintaan Ernny. Ernny sangat suka makan Burger buatan Ellena. Setelah Selesai membuat Sarapan, Ellena ke Kamarnya untuk mandi. Begitu pula dengan Ernny, Setelah selesai bersih-bersih, dia juga masuk ke kamar nya untuk mandi dan siap-siap untuk pergi Kuliah.


Ketika mereka selesai mandi dan berdandan rapih, Mereka pun keluar dari kamar dan menuju meja makan,


Mereka berdua Sarapan, sambil nonton berita di Televisi.


Setelah selesai sarapan, mereka Berdua istirahat sebentar, lalu Mereka Keluar untuk Ke Kampus. Ellena ke Kampus bersama Ketiga sahabatnya, untuk mengurus keperluan Wisuda Nanti, Yang tinggal seminggu.


🌿🌿🌿


Waktu yang berlalu terasa begitu sangat cepatnya. Erinna telah mempersiap kan semua yang Mereka perlukan untuk bawa ke Jerman nanti.


Begitu Pula dengan Bu Lilani, telah sibuk membuat kueh-kueh yang akan di bawa untuk kedua Cucu nya di Jerman.


Mereka gembira akan berangkat bersama untuk menghadiri Wisuda nya Ellena.


Sore hari Ketika Pak Hendra dan Bu Lilani sedang duduk di taman Belakang dekat kolam Renang, Randy datang menghampiri mereka.


" Sore Opa, Oma.. ! " Sapa Randy pada Opa dan Oma nya.


" Eehh Randy, Selamat Sore !" Ucap Pak Hendra dan Bu Lilani bareng.


" Oma, Opa.., Ini aku bawa Paspor dan Visanya, juga Ticket. semuanya telah siap! jadi tinggal tunggu waktu untuk berangkat.


" Kata Randy, membuat Opa dan Oma nya senang.


" Wahh.. Cepat !ya, kamu mengurus nya. " Ucap Bu Lilani gembira.


" Kamu dari Hotel atau dari Kantor, Randy ? " tanya Pak Hendra.


" Aku langsung dari Hotel Opa." jawab Randy.


" Bagaimana dengan perkembangan Hotelnya Randy ? apakah ada perkembangan? " Tanya Pak Hendra.


" Saat ini Perkembangan nya sangat pesat Opa! Semakin banyak Tamu yang menginap di Hotel kami, seperti hari ini, Banyak Tamu Pejabat-!! pejabat yang berasal dari berbagai daerah, Mereka datang untuk mengikuti Rapat di Surabaya. Sehingga Hotel kami penuh, tak ada kamar yang tersisa." cerita Randy pada Opa dan Oma nya.


" Wahh sudah seharusnya kita menambah kamar lagi, Atau kita bangun lagi Hotel yang baru. " Kata Pak Hendra.

__ADS_1


" Aku juga pikir Begitu Opa, tapi kita bicara kan nanti bila Ellena selesai Wisuda." kata Randy pada Opanya.


" Iya, Baiklah. " Kata Pak Hendra.


Mobil Erinna dan Bryan memasuki Pekarangan rumah, Dan langsung masuk ke garasi. Erinna dan Bryan keluar dari Mobil, Lalu masuk ke dalam Rumah.


Erinna merasa heran karena dalam rumah amat sepi. Erinna langsung ke dapur mencari Bi Onah, tapi Bi Onah juga tak ada, Lalu Erinna ke Taman belakang, Dia melihat Ayah dan Ibu nya sedang ngobrol bersama Randy.


" Selamat- sore semua ! " Sapa Erinna dan Bryan bareng.


" Selamat Sore ! " Jawab Pak Hendra, Bu Lilani dan Randy.


Lalu Erinna dan Bryan pun duduk di atas kursi Plastik yang terdapat disitu.


" Koq tumben, Randy pulang nya Sore. " kata Erinna sambil memandang Randy.


" Iya Bu, Kebetulan tadi aku mengambil Ticket dan Visa, Maka aku langsung bawa Pulang. " Kata Randy menjelaskan.


" Oohh jadi Visa dan Ticket sudah ada ? kalau begitu kita tinggal berangkat saja. " Kata Erinna gembira.


" Iya Bu. Semuanya sudah okey! Tinggal tunggu saatnya Berangkat!" Kata Randy.


Setelah Itu Erinna dan Bryan pun Masuk ke Dalam Rumah, Lalu Mereka naik ke Lantai dua, menuju ke kamar mereka.


Setelah Mandi, Mereka pun turun kembali ke lantai bawah dan duduk di Ruang keluarga sambil nonton Televisi.


Tak lama kemudian Pak Hendra dan Bu Lilani serta Randy berjalan masuk dan duduk bergabung dengan Bryan dan Erinna.


Lalu mereka Minum teh sore, Sambil Berbincang-bincang seputar pekerjaan Mereka.


" Ayah, Sepulang dari Jerman nanti, Kami akan Mempromosi kan Produk kami yang baru." Kata Erinna.


" Produk yang mana itu Erin ? " tanya Pak Hendra , Sambil memandang Erinna.


" Apartemen, Ayah ! Lahannya baru kami beli dua bulan yang lalu. kami telah membuat gambarnya dan juga telah membuat Miniatur. ". jelas Erinna pada Pak Hendra.


" Ayah sangat salut pada Cara kerja Kalian, Semoga ke depan akan bertambah tambah Sukses!" Ucap Pak Hendra tersenyum.


" Kan Ayah sendiri yang Mengajar kami ! " Ucap Erinna, juga ikut tersenyum.


Dan Mereka pu melanjut kan minum teh Sorenya dan menikmatik kueh buatan bi Onah.


?🌿🌿🌿


Sore ini Angelo pulang bersama dengan Leon. Leon memang tinggal di Paviliunnya Angelo yang berada di Samping Rumah Utamanya.


Bu Sesilia telah menganggap Leon seperti Putranya sendiri, Karena Ibunya Leon adalah Sahabatnya Bu Sesilia, dari kecil.


Sejak Kedua Orang-tua nya Leon mengalami kecelakaan Mobil dan meninggal dunia, Leon hidup Sebantang-kara. Padahal Rumah Orang-tuanya cukup lumayan besarnya. Karena Ayahnya juga seorang pengusaha. Perusahaan Ayah nya juga cukup Besar, perusahaan Pecah-belah yang selalu menciptakan Produk-produk dengan nilai seni yang tinggi, serta harga penjualan nya yang cukup mahal.

__ADS_1


Sehingga menghasilkan Keuntungan yang lumayan besar.


Namun Saat ini Leon belum serius urus Perusahaan nya sendiri, Dia menyerahkan tanggung jawab Untuk mengelola Perusahaan nya itu pada Pak Juan, salah satu orang Kepercayaan Ayahnya, Dia hanya Ke Kantornya untuk menanda tangani surat-surat penting atau bila ada Meeting yang butuh kehadiran nya.


Maka selama ini para Karyawannya nya tidak mengenal dia, Begitu juga dengan Para Kolega Bisnis Perusahaan nya. Karena bila ada Meeting, Dia selalu menggunakan Masker dan Kaca mata. Hanya Pak Agus, Orang kepercayaan Ayahnya itu yang tau siapa dia sebenarnya.


Selama ini, Leon lebih di Kenal sebagai Asistennya Angelo, Dari pada Ceo dari Perusahaan PRIMA UTAMA Corp.


Angelo dan Leon Memasuki Pekarangan Rumah nya Angelo.dan Mereka pun langsung memarkir kan mobilnya ke dalam Garasi. Lalu mereka berdua pun keluar dari Mobil dan masuk ke dalam rumah.


Angelo Mencari Ibunya di Ruang Keluarga, Nampak lah Bu Sesilia sedang duduk di depan Televisi, Sambil menonton Drama Korea. Angelo pun menghampiri Ibu nya.


Selamat Sore Bu !" Sapa Angelo pada Ibunya.


" Selamat Sore Nak, Kamu hari ini pulang nya cepat Angelo. ! " Ucap Bu Sesilia, Sambil menatap Angelo Putranya.


" Iya Bu, Kebetulan tadi selesai meeting dengan Klient, Maka kita langsung pulang." Jelas Angelo.


Oh begitu. !" ucap Bu Sesilia.


" Oh iya Bu, Ini Paspor, Visa Dan Ticket untuk ke Jerman. tolong Ibu Simpan baik-baik. " Kata Angelo, lalu menyerah kan Sebuah Map Pada Bu Sesilia.


" baiklah, ibu akan menyimpan nya. " Kata Bu Sesilia menerima Map pemberian Angelo.


" Dua hari lagi kita Berangkat Bu, Aku memilih penerbangan malam hari, Biar tiba disana pada Pagi hari !" kata Angelo.


" Ibu kira itu sangat baik. ! " bu Sesilia.


Sesudah itu Angelo pun pamit pada Ibu nya, lalu ke kamar nya.


Di dalam kamarnya, Angelo mengambil Fotonya ketika sedang berdua dengan Ellena. Dengan lembut dia memandang Foto tersebut.


~ Aku sangat merindukan diri Mu Sayang ! Sabar ya, Tak lama lagi kita bertemu. ~ batin Angelo.


Lalu dia meletak Foto tersebut, dan masuk ke Kamar mandi untuk membersih kan diri dalam ritual mandinya.


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


πŸ‘‰ Bersambung ke Bab 72


Mdo28052021


πŸ’•πŸ’–πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ


Thank's ya buat Readers ku Tercinta yang sudah mampir.


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. dan juga Rate Bintang 5 ya. πŸ™πŸ™


Author Sangat Mengharapkan dukungan dari para Readers semua untuk menambah semangat Author Untuk menulis.

__ADS_1


__ADS_2