Gaun Pengantin Buat Ellena.

Gaun Pengantin Buat Ellena.
Bab 76 Meninggal kan Jerman.


__ADS_3

Kota Munchen Kota yang penuh bersejarah dalam kehidupan Ellena. karena Di Kota Munchen ini, Ellena Pertama mengawali mempelajari Ilmunya di Bidang Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah.


Kota ini telah Mengukir Sejarah dalam. kehidupan nya.


Di Kota ini Dia banyak belajar bagaimana hidup sendiri, Tanpa Orang Tua dan Sanak saudara.


Di Kota ini, Dia telah meraih semua yang menjadi Impiannya.


Munchen atau Munich Jerman akan mejadi bahan cerita untuk anak-anaknya dan Cucu-cucunya kelak.


Matahari pun ikut tersenyum untuk dirinya.


Dan burung-burung pun bernyanyi, turut merasakan kebahagiaan yang Ellena rasakan. Sedang kan bunga-bunga di taman, menyerbakkan harum mewangi, seakan memberi suatu Kesan yang indah buat dirinya. Sehingga membuat hatinya juga ikut mekar dan berbunga-bunga.


Ellena merasa lega, telah selesai Wisuda .


Tinggal menunggu waktu untuk kembali ke Surabaya.


Sekarang yang terasa berat buatnya, harus meninggal kan Ernny sendiri di Jerman.


Untung lah Ernny telah Setahun di Jerman, dan sudah dapat beradaptasi dengan lingkungan disini, Apalagi telah ada Beberapa teman Kampusnya yang juga dari Indonesia, yang tinggal Di Apartemen yang sama, hanya beda Tower nya.


Harapan Ellena, Adiknya harus bisa seperti dirinya. Harus belajar menjadi orang yang kuat dan tegar serta bijaksana. Bagi Ellena, Ernny harus bisa, agar setelah menyelesai kan S2, langsung melanjutkan ke S3 sekalian, Barulah pulang ke Indonesia. Sehingga tidak banyak membuang waktu. Ernny juga mengharap demikian, tinggal dukungan dari Orang tua nya serta kedua Kakaknya saja.


🌿🌿🌿🌿


Seminggu setelah Hari Wisuda Ellena, Barulah Erinna serta Bryan, juga Pak Hendra dan Bu Lilani kembali ke Surabaya, Begitu pula dengan Angelo dan Bu Sesilia serta dengan Leon. Ellena belum dapat ikut dengan mereka, Karena dia harus menunggu Bukunya terbit , dan dia harus Bisa Presentasi di Kampus, Di depan Para dewan Guru dan Rekan-Rekan seangkatan, Jurusan Spesialis Jantung dan pembuluh darah.


Angelo merasa berat meninggal kan Ellena,


Namun mengingat Banyak Pekerjaan Kantor yang harus dia selesaikan, maka terpaksa dia harus pulang duluan tanpa Ellena.


Ellena dan Ernny mengantar Mereka di Munchen International Air Port.


Sebelum Berangkat, Mereka mengambil Foto bersama di depan Air Port.


" Bila urusan Mu telah selesai, Cepatlah pulang sayang! Aku selalu menunggu Mu. " Kata Angelo sebelum masuk kedalam Ruang Keberangkatan. Ellena mengangguk.


" Percayalah, Aku akan segera pulang untuk Mu " Ucap Ellena memandang Angelo.


" Aku selalu merindu kan Mu. " Ucap Angelo, Lalu memenggang kedua tangan Ellena dan mencium dahinya.


" Aku juga selalu merindukan diri Mu Sayang! " Ucap Ellena.

__ADS_1


Setelah Semuanya pamit, Mereka pun segera masuk ke dalam Ruang keberangkatan. Ellena sangat terharu melepaskan kepergian Orang-orang yang sangat di Cintainya.


🌿🌿🌿🌿


Hari yang bergulir, seperti di telan waktu. Tanpa terasa Dua tahun berlalu dengan begitu cepatnya. Saat -saat Ellena lalui bersama dengan sahabat-sahabat nya, mereka melalui masa-masa lajangnya dengan menikmati Pendidikan di Negeri orang, Menjadi Bagian yang terindah di dalam kehidupan Mereka.


Ellena juga telah berhasil menyelesai Bukunya yang berjudul,


~ Detak Jantung Di Dalam Kehidupan Manusia,~


Dan Buku tersebut telah mengangkat nya menjadi seorang Profesor di bidang Penyakit Jantung dan Pembuluh darah.


Dan sudah saatnya Dia akan kembali lagi Ke Indonesia. Untuk mempraktek kan Ilmu yang dia Peroleh dia Negeri orang.


🌿🌿🌿🌿


Hari Minggu yang indah, Matahari juga bersinar Cerah, Langit kelihatan begitu biru, Hanya ada Beberapa gumpalan Awan putih yang berarak menghiasi nya.


Hari ini Ellena dan Rekan-rekan sekampusnya yang berasal dari berbagai Negara, Mereka mengada kan acara Perpisahan Bersama dengan para Rektor, dan para Team Pangajar, yang telah dengan setia membimbing Mereka. juga termasuk Guru Besar nya, Profesor Doktor E. Johnson.


Mereka memesan makanan Di Salah satu Restoran terkenal di Kota Munchen, Dan mengadakan Acara Makan bersama di Aula Universitas Sebagai ungkapan rasa Syukur mereka dengan Prestasi yang telah mereka capai Selama pendidikan, juga sebelum mereka meninggalkan Kampus , dan juga meninggalkan Kota Munchen, Kota yang sangat bersejarah di dalam hidup Mereka.


Dan yang membuat mereka selalu ingat pada Kata-kata Profesor Doktor E. johnson di Akhir sambutannya, Profesor Johnson memberi Pesan terakhir untuk mereka semua


" SELALU BERUSAHA UNTUK MENJADI MANUSIA YANG BERGUNA BAGI MANUSIA LAIN NYA. LAKUKAN SEBAIK MUNGKIN, APA YANG BISA KITA BUAT UNTUK MENOLONG SESAMA TANPA MEMANDANG STATUS SOSIALNYA. " Kata Profesor Johnson di akhir Sambutan nya. Kata-kata itu selalu mereka ingat. .


Sepulang dari Acara di Kampus, Ellena pun beristirahat sebentar, Karena sore nanti, bersama dengan Ketiga sahabatnya, Mereka pun akan mengunjungi Danau sebelum mereka pulang kembali ke Indonesia.


🌿🌿🌿🌿


Terasa sangat Berat harus meninggal kan keindahan Danau ini, berat meninggalkan kebersamaan Mereka. Namun mau bagaimana lagi, Semua itu harus mereka lalui, demi tanggung jawab untuk Komitmen Mereka buat menolong sesama Manusia yang membutuhkan Mereka.


Suasana di tepi Danau itu terasa begitu hening, seakan merasakan apa yang ada di dalam hati mereka.


Ellena, Ernny dan Meiddy serta Mourinho dan Yoggy, Berjalan menyusuri tepian Danau, dan menuju ke tempat dimana mereka selalu duduk bersama melewati masa senggang mereka, sambil menikmati suasana sore hari dan juga menikmati Matahari yang terbenam di balik bukit.


Yoggy menolong Meiddy mengge''lar kan karpet untuk tempat duduk mereka.


Dan Ellena di bantu Ernny, mengeluar kan Makanan dan minuman dari dalam tas yang mereka bawa. Begitu juga dengan Mourinho, Dia menyiapkan Alat-alat Dokumentasi nya.


Mereka melalui sore itu dengan penuh sukacita sambil menikmati Senja di tepian Danau dengan mengambil Foto-Foto.


Yoggy mengambil gitar dan memetik nya, lalu mereka bernyanyi bersama lagu

__ADS_1


Kapan-kapan kita bertemu lagi.


Dan lagu


Kemesraan ini janganlah cepat berlalu.


perlahan-lahan Mereka Terbawa Perasaan sampai meneteskan Air mata dan mengakhiri lagu nya dengan saling berpelukan.


🌿🌿🌿🌿


Hari ini Ellena bersama dengan Morinho, Meiddy dan Yoggy, Dengan di antar oleh Ernny, Mereka telah berada di Munchen International Air Port. Mereka akan meninggal kan Munchen Jerman.


Sebelum masuk kedalam Ruang Keberangkatan, Ellena memeluk Ernny dengan berat hati.


" Ernny, Kakak tinggalkan ya, baik-baik kamu disini, Kamu harus bisa sukses, Doa Kakak selalu untuk Mu." kata Elena.


" Iya Kak ! Aku selalu ingat kata-kata kakak. Hati-hati di jalan ya Kak! " Ucap Ernny, dengan air mata berlinang.


Setelah itu, Ellena pun melepas kan pelukannya dan mengambil tisue untuk menghapus Air matanya. Begitu pula dengan Ernni, Dia juga sedih di tinggalkan oleh Ellena.


Ernny pun menyalami Meiddy, Mourinho dan Yoggy.


Sesudah itu Mereka semua pamit pada Ernny.


Dan dengan langkah yang berat, Ellena berjalan masuk ke Ruang Keberangkatan sambil melambaikan tangannya pada Ernny.


Ernny merasa sedih harus berpisah dengan Ellena Kakaknya.


Ernny terus memandang kepergian Ellena bersama sahabat-sahabat nya sampai menghilang di balik Dinding Ruang Keberangkatan.


Dalam hati Ernny berkata.


" Pulanglah Kakak ku Bawalah Ilmu yang kamu Capai untuk menolong sesama Manusia. Tuhan selalu memberkati Mu. "


Dan Ernny pun segera meninggal kan Air Port setelah Pesawat yang di tumpangi Ellena dan ketiga sahabat nya meninggal kan landasan Munchen Internasional Air Port, menuju ke Bandara Internasional Surabaya.


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


πŸ‘‰ Bersambung ke Bab 77


Mdo07062021


πŸ’•πŸ’–πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ

__ADS_1


Readers tercinta, jangan lupa Like, Vote dan Komen. juga Rate Bintang 5.πŸ™πŸ™


Dukungan Mu memicu Semangat ku !


__ADS_2