Gaun Pengantin Buat Ellena.

Gaun Pengantin Buat Ellena.
Bab 26 Buah Naga.


__ADS_3

Hari ini, seperti kemarinnya, jam 11.30 , Elena isrirahat makan siang. seperti janjinya pada Angelo hari inipun Elena akan mengantarkan makan siang pada Angelo.


Elena memarkirkan mobil Ertiga putihnya dihalaman Restoran langganannya dan segera masuk untuk membelikan makanan buatnya dan Angelo dan mereka akan makan berdua di kantornya Angelo.


Setelah memesan makanannya, Elenapun duduk menunggu sambil bermain game di ponselnya.


Pelayan Restoran menghampirnya dan membawa pesanannya yang telah dikemas dalam kotak makanan.


" berapa semuanya mbak ? " tanya Elena sambil mengeluarkan dompet dari dalam tasnya.


" 185.000 ribu bu. ! " kata pelayan itu lalu menyerahkan billnya pada Elena. Elena mengeluarkan 2 lembar uang seratus ribu, lalu diberikan pada pelayan itu.


" ini Mbak, sisanya buat mbak aja ! " kata Elena. pelayan itu menerima uang dari Elena


" terima kasih bu. ! " kata pelayan tersebut sambil berjalan masuk menemui kasir.


Elena segera keluar dari Restorannya dan menuju ketempat parkir.


Elena segera membukakan pintu mobilnya dan masuk kedalam mobil lalu diapun menjalankan mobilnya keluar dari halaman Restoran tersebut.


Elena menjalankan mobilnya melaju dijalan raya dengan kecepatan standar menuju kearah kantor Angelo.


Mobil Elena tiba dihalaman kantor "Tandiarta Group", Elena pun memarkirkan mobilnya diarea parkiran khusus untuk tamu.


Lalu Elena melangkah masuk kedalam kantor, dan dia menghampiri Resepsionis yang bertugas. masih yang kemarin, Sotty dan Jenny yang bertugas.


" selamat siang ! " sapa Elena sambil tersenyum menatap Jenny. Sotty hanya diam pura pura sibuk di laptopnya.


" eehh siang bu Elena ! " ucap Jenny tersenyum.


" Pa Angelo ada ? " tanya Elena


" ada bu, silahkan bu. ! " kata Jenny sambil tersenyum.


Lalu Elenapun berjalan menuju ke lift dan masuk kedalam lalu menekan tombol angka 7 dan lift pun membawanya naik keatas, sampai dilantai 7 lift pun berhenti dan pintupun terbuka lalu Elena berjalan keluar sambil menenteng bungkusan makanannya.


tiba didepan ruangan Ceo, Elena mengetuk pintu.


" iya.. Silahkan masuk ! " seru Angelo


Elena segera membukakan pintu dan melangkah masuk. Angelo terkejut melihat Elena, karena tadi Elena tidak menelponnya yang mana mau datang antar makanan.


" Haii yank, kenapa nggak telpon ? aku kira kamu sibuk, maka nggak jadi datang. " kata Angelo, lalu berdiri dan menghampiri Elena.


" Elena itu orang yang pantang mengingkari janji lho ! " ucap Elena sambil menunduk meletakkan paper bag diatas meja sofa.


" Makanya Angelo tambah sayang padanya ! " Angelo lalu mencium dahi Elena.


" ihh kamu.., cari kesempatan dalam kesempitan. " ucap Elena pura pura kesal, sehingga membuat Angelo tertawa.


" itu namanya cinta sayang. ! " kata Angelo lalu segera ke toilet untuk mencuci tangan diwastafel.


Elena mengatur makanan diatas meja, sesudah itu diapun ke toilet untuk mencuci tangannya.


" wah kamu tau aja makanan kesukaanku. " kata Angelo.


" ya tentu aku tau, kamukan pernah bilang ke aku, kalau kamu itu suka makan kakap asam manis ? masa lupa ?! kata Elena sambil memandang Angelo dengan senyum manisnya.


" ohh iya ya, aku pernah cerita padamu, aku lupa he he he. ! " Angelo tertawa kecil. mebuat Elenapun ikut tertawa.


" ayoo kita makan !! " ajak Elena sambil menimbakan lauk dan masukkan kekotak makan Angelo. sesudah itu diapun mengambilkan buat dirinya.


" Wah Enakk.. ikannya segar banget.! " ucap Angelo


" iyaa diRestoran itu memang makanannya enak enak. Chefnya pintar masak. " kata Elena.


" kamu jadikan ikut aku ke Malang besok sore? " tanya Angelo.


" iya Jadi, jam berapa kita dari Jakarta ?! " ucap Elena.


" Jam 3 sore ! biar kita nggak kemalaman. " kata Angelo sambil mencomot kembali ikan asam manisnya.


" baiklah aku akan siap siap. kamu jemput aku dirumah atau ? " Elena memandang wajah Angelo.


" iya dong, biar sekali jalankan ? !" ucap Angelo


" Baiklah boss, aku pasti menunggumu. " Canda Elena sambil menyuapkan makanannya yang terakhir kedalam mulutnya.

__ADS_1


" Lalu kamu nginap dimana ? " Angelo menatap Elena.


" menurut mereka, Hotelnya sudah disiapkan, kalau nggak salah Hotel Emma katanya, supaya tidak terlalu jauh dari Rumah sakit. " kata Elenna.


" kalau kamu dimana nginapnya ? " aku belum pasti, kalau kamu disitu, yah aku ikut deh biar nggak berjauhan. " Angelo tersenyum membuat Elena tersenyum sumringah.


" ihh kamu, ikutan saja. ! " ucap Elena


" aku akan menjagamu, takut kamu diganggu orang bisa bisa aku cemburu. ! kata Angelo sambil menyuap makanannya.


" jadi orang nggak boleh cemburu, karena itu bisa membuat hubungan nggak harmonis sayang.. ! " ucap Elena.


" aku cuma becanda sayang ! " kata Angelo tertawa, Elenapun ikut tertawa.


Setelah mereka selesai makannya, Elenapun membersihkan meja dan memasukkan kotak kotak makanannya kedalam kantong plastik dan memasukkan kedalan lotak sampah dekat toilet dalam ruangan kerjanya Angelo. lalu dia membersihkan meja dengan memakai tisue.


Angelo mengambilkan Juice Apple lalu menuangkan kedalam gelas Elena, lalu kedalam gelasnya pula.


mereka berdua masih duduk disofa sambil minum juice.


" Angelo, maaf aku lupa membertahu kamu, kalau aku mendapat kesempatan untuk memperdalamkan Spesialis Jantung selama 1 tahun lagi di Jerman. " kata Elena sambil memperhatikan mimik wajah Angelo yang merasa terkejut.


" kapan itu Elena. ? " tanya Angelo


" tiga bulan yang akan datang. ! " kata Elena


Angelo terdiam dengan tatapan yang kosong


" yank.. ! " panggil Elena. Angelo tersentak kaget


" eehh iyaa.. ! " ucap Angelo.


" Angelo, maukah kau menunggu aku ?? " tanya Elena.


" hmm yahh aku akan menunggumu !! " kata Angelo sambil memegang tangan Elena.


" kalau itu membuatmu bahagia, aku akan tetap menunggumu. sampai kapanpun ! yang penting kau tetap setia padaku. " lanjut Angelo.


Elena terharu mendengar kata kata Angelo. walaupun sebenarnya dia tidak tega meninggalkan Angelo, tapi itu sudah mejadi cita citanya sejak kecil, dan dia telah berkomitmen untuk sukses.


" Percayalah, aku akan tetap setia padamu. sampai kapanpun. " ucap Elena.


" aku percaya padamu yank ! " kata Elena


Angelo tersenyum bahagia dan mata mereka berduapun saling beradu mencerminkan rasa cinta yang mendalam dihati mereka.


" yank, aku pamit dulu ya.. kamukan masih sibuk. lanjut kerjamu, biar besok nggak tergesa gesa ! " kata Elena sambil berdiri.


" baiklah yank, nanti malam kita VC ya ! ucap Angelo mendekati Elena dan meletaklan kedua lengannya dibahu Elena lalu menciumi Kening Elena dan memeluknya.


" aku sangat menyayangi mu. ! ucap Angelo.


" aku juga yank ! " lalu Elena melepaskan pelukan Angelo dan mengambil tasnya diatas sofa lalu berjalan mendekati pintu.


" aku jalan ya sayang ! " kata Elena sambil membukakan pintunya


" iya.. hati hati dijalan ya sayang. " kata Angelo lalu mengantarkan Elena ke lift.


pintu lift terbuka, Elenapun melangkah masuk.


" bye yank ! " ucap Elena


" bye. hati hati ya. ? " ucap Angelo.


Pintu lift tertutup dan liftpun segera turun kelantai ground.


Pintu lift terbuka, Elena melangkah keluar dari lift dan melewati meja Resepsionis Elenapun memberikan salam buat mereka dan Jenny membalasnya.


" aku pamit ya Jenny. ! " ucap Elena


" baiklah bu, hati hati dijalan. " ucap Jenny.


Sotty hanya menunduk sambil tersenyum sinis.


Sebenarnya Elena mengetahui akan sikap Sotty padanya, tapi dia nggak mau peduli dan tidak mau simpan dihati.


Keluar dari area parkiran dikantornya Angelo, Elenapun melajukan mobilnya ke Rumah Sakit.

__ADS_1


Elena berjalan dengan santai menuju ke ruang prakteknya. dia tidak menyadari kalau Virly dan Mayoshi pun sedang berjalan dibelakangnya.


" ehemm ehemm !! " suara Mayoshi membuat Elena terkejut dan menoleh kebelakang.


" Dari mana saja nih tuan Putri ?? " ucap Virly sambil menghampiri Elena.


" mau tau aja urusanku ! " kata Elena becanda


" dari mana Elena ? kok tumben sudah dua hari ini nggak makan bareng ? " tanya Mayoshi.


" aduh maaf.. ! aku dua hari ini nggak makan bareng kalian, aku bawa makanan untuk Angelo dikantornya, soalnya dia sibuk banget nggak bisa keluar makan. maka aku bawa makanan untuknya sekalian aku makan bersamanya. " cerita Elena sambil tersenyum


" ohh pantes kamu nggak kelihatan pada jam makan, aku kira kamu pulang kerumah. " kata Virly tersenyum.


" Mayoshi, Virly.., aku masuk dulu ya, kalau mau ikut keruangku, ayoo. ! " ajak Elena.


" ada buah nggak dikulkasmu ? " tanya Mayoshi.


" ada Mayo, buah Naga mau ?! tanya Elena


" mau ! ayo Viirly, kita keruang kerjanya dulu ! " Mayoshi mengajak Virly.


Elena membukakan pintu dan masuk, lalu Virly dan Mayoshi pun mengikuti Elena masuk keruang Prakteknya.


Elena mengeluarkan buah dari kulkas dan memberikan pada Mayoshi. Mayoshi menyambut piring yang berisi buah dari Elena lalu meletakkannya diatas meja.


Mereka bertigapun lalu duduk disofa sambil memakan buah Naga.


" Elena, jadi besok kamu ke Malang. ?" tanya Virly memandang Elena.


" Jadi Virly, aku berangkat sore jam 3 jadi masih sempat ke Rumah Sakit sebentar. " kata Elena.


" kamu pake Travel ? ! " tanya Mayoshi.


" nggak, aku bareng Angelo. kebetulan besok Angelo juga mau ke Malang, untuk peresmian kantor Cabang nya disana lusa nanti. " kata Elena


" kok tumben ya, bisa kebetulan gitu ! " kata Virly.


" Iya, aku juga sendiri heran he he he " Elena tertawa menjawab pertanyaan Virly.


" itu yang di namakan jodoh tau !! " seru Mayohshi dan merekapun tertawa bareng.


Mayoshi dan Virly pun segera kembali keruang prakteknya masing masing setelah selesai makan buah naga diruang prakteknya Elena. dan setelah mereka keluar, Elenapun kembali ke meja kerjanya dan mulai melanjutkan pekerjaannya yang tertunda.


Elena sementara membuka laptopnya dan melanjut menyelesaikan membuat Makalahnya untuk presentasi diMalang nanti,


seorang perawat mengetuk pintu.


" masuk ! ! " seru Elena. perawat itupun membukakan pintu dan melangkah masuk.


" Selamat Siang Doktet ! "sapa perawat itu.


" Selamat siang Suster Rina. ! " balas Elena.


" Dokter, pasien yang di ruang ICU, apakah masih melanjut infusnya? soalnya Infus dan obat suntiknya sudah tinggal 1 botol " kata perawat yang bernama Rinna itu.


" Masih Suster, kalau begitu nanti saya membuat resepnya dan minta tolong keluarganya untuk menebusnya ya.. !" kata Elena lalu menulis resepnya.


" kalau obat minumnya masih ada Suster? " tanya Elena.


" obat minum masih Dok, masih bisa 2 hari lagi ! " kata Suster Rina


" obat dilanjut saja minumnya, sambil kita menunggu hasil Katerisasinya nanti sebentar. " kata Elena


" Baiklah Dokter, kalau begitu saya pamit Dok. saya bawa resep ini buat keluarganya. ! " kata Suster Rinna mengambil rrsep dari Elena.


" Baiklah Suster ! " kata Elena.


dan setelah Suster Rina pergi, Elenapun melanjutkan pekerjaannya. 👉 bersambung


Mdo 16022021


🌻🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Thanks ya bagi yang sudah mampir hari ini.


jangan lupa meninggalkan jejaknya ya..

__ADS_1


Like Vote Komen Tip dan Rate Bintang 5. 🙏🙏🙏


__ADS_2