
Hari ini Elene ke Rumah sakit dengan hati yang berbunga cinta..
Dia telah menemukan Cinta sejatinya yang selama ini dia rindukan.
Diusianya 25 thn in barulah dia benar benar merasakan gejolak cinta yang sesungguhnya Saat ini semuanya terasa begitu indah.
" Selamat Pagi Dokter Elena..apa kabarnya " sapa seorang Pria sambil mendekatinya.
" Pagi ! aku baik.., maaf anda siapa ya? " tanya Elena.
" Masa lupa ? nggak kenal lagi ya sama teman sendiri ? " ucap Pria tersebut
" Siapa ya...?" Elena semakin bingung,. dimana ya aku pernah kenal orang ini? batin Elena.
" coba bersihkan lagi memorimu.masa bisa lupa sama temanmu yang tampan ini ." ucap Pria Tampan itu. Elena tampak berpikir.
" Jailah....kamukan Mourinho ? teman se Universitas waktu di Jerman !" seru Elena.Elena bingung karena perubahan Mourinho. badannya bertambah besar dan apalagi sudah ada kumisnya.
" Nah itukan, memorimu tadinya terlalu penuh makanya nggak ingat.! kata Mourinho sbil tertawa.
" maaf..maaf, aku benar benar lupa tadi, soalnya kamu berubah banget sih!" kata Elena iku tertawa.
" nggak papa Ellen. aku senang kamu masih ingat aku ! " Mourinho ingat pada panggilan kesayangannya waktu mereka berteman di Jerman, dia lebih senang memanggil Elena denan Ellen.
Mourinho waktu itu mengambil spesialis mata di Jerman dan Elena mengambil SpesialIs Jantung. mereka satu Universitas tapi beda jurusan. namun walaupun beda jurusan, mereka sering ketemu karena mereka tinggal di Flat, disatu tower yang sama.bedanya Elena tinggal dilantai 5 dan Mourinho dilantai 8 . karena sering bertemu akhirnya mereka jadi berteman.
Mereka yang berasal dari Indonesia ada 4 orang yang satu Universitas dan yang tinggal bersama disatu tower. maka tiap Mau ke Kampus selalu mereka jalan bareng.
banyak juga teman teman yang lainnya tapi bukan dari Indonesia. cuma mereka berempat yang berasal dari Indonesia.
" kok jadi melamun ?" kata Mourinho melihat Elena terdiam.
" achh aku cuma lagi ingat waktu dijerman dulu ." kata Elena sambil tersenyum.
" lalu bagaimana kabarmu sekarang ? apa udah Married ?? " tanya Mourinho
" Belum..aku tunggu kamu duluan .! kata Elena tersenyum.
" Aku juga belum, masih nunggu kamu..! " lalu mereka kembali tertawa.
" kamu kerja disini Ellen ? " tanya mourinho lagi
" iya..kamu?? " Elena balik tanya
" Aku juga kerja disini, tapi aku baru mulai masuk hari ini." kata Mourinho
" kok bisa ya, kita satu tempat kerja lagi.
kalau begitu harus traktir dong.!" ujar Elena tersenyum.
" Pasti..nanti kalau udah gajian." mourinho tersenyum.
Tanpa mereka sadari Virly sedang berjalan mendekati mereka.
" ehhmm ada teman baru ya !" seru Virly
" haloo selamat pagi ..! " ucap Virly
" selamat Pagi Dokter..!" jawab Elena dan Mourinho bareng.
" oh iya Dokter Virly..kenalin ini Dokter Mourinho dan Dokter Mourinho ini Dokter Virly." kata Elena.
lalu Virly mengulurkan tangan buat Mourinho dan merekapun saling berjabat tangan.
" Dokter Mourinho ini adalah teman satu Universitas di Jerman dulu." jelas Elena.
" oh pantes kelihatannya sudah akrab banget. tugas dimana Dokter Mourinho ? " tanya Virly
" mulai hari ini aku tugas di Rumah Sakit ini." kata Mourinho.
" kalau gitu ada teman baru lagi .! " kata Virly.
" ok deh Dokter Elena, Dokter Virly saya pamit keruanganku dulu, aku belum berbenah ." kata Dokter Mourinho pamit keruang kerjanya yang letaknya sederet dengan Dokter Elena dan Dokter Virly juga Dokter Mayoshi.
" ok Virly kita juga masuk yuk! " ajak Elena
Lalu merekapun segera masuk kedalam Ruang prakteknya masing masing.
Elena segera membukakan pintu Ruang prakteknya dan segera masuk. lalu melangkah kekursi empuknya yan terletak di belakang meja kerjanya.
Elena gembira bisa ketemu dengan temannya Mourinho. karena sejak mereka selesai kuliah dan pulang ke Indonesia mereka tak pernah lagi bertemu.
Elena jadi tersenyum sendiri bila ingat masa masa kuliah di Jerman.
mereka berempat selalu kompak.
Elena dari Surabaya, Mourinho dari Semarang, Yoggy dari Bandung dan Meidy dari Jakarta.
Ada saatnya Elenna merasa rindu pada teman teman sepenanggungannya selama diRantau dulu.
Elena memeriksa mulai Status pasien pasiennya dan dia menbaca Status Ocha temannya.
__ADS_1
Syukurlah Bu Ocha sudah mulai membaik.
Perawat datang dan merekapun mulai mengadakan tugas Rutinnya tiap pagi dengan mengunjungi pasien pasien dikamar inapnya masing masing.
Ketika sampai dikamarnya Ocha, Elenapun menghampirinya.
" haloo Cha, bagaimana keadaanmu sekarang? apakah masih ada keluhan ?" tanya Elena.
" aku merasa uda agak baikan Elena ! " kata Ocha
Elena lalu meriksa nadi Ocha dan lalu meng kop dadanya.
" bengkak dikaki juga udah turun..kalau sampai besok nggak ada keluhan, udah boleh pulang ya..!" kata Elena sambil tersenyum.
" baiklah Dokter. terima kasih ! " ucap Suaminya.
" Oh ya, saya minta nomor Hand phonemu Cha." kata Elena.
" baiklah O821 9993 1157. nanti miscall aja biar aku simpan nomormu juga Elena." kata Ocha. lalu setelah menyimpan nomornya Ocha,, Elenapun miscall Ocha.
" Baiklah aku akan menyimpannya." kata Ocha
" Baiklah Ocha aku pamit semoga besok udah boleh pulang ya." kata Elrena sambil memegang lengan Ocha.
Lalu Elena keluar bersama Perawatnya dan kembali keruang prakteknya.
Para Perawat yang melihat sikap Elena mereka sangat salut padanya,Yang mana Orangnya sudah Cantik, bertitel, baik dan nggak sombong seperti orang lain pada umumnya.
Setelah menulis resep buat para pasiennya dan Elena segera memberikan pada perawat untuk diantar kekamar pasien masing masing sesudah itu diapun segera mencuci tangannya di Wastafel.
Elena mengambil sekotak juice Apple dari kulkas lalu diapun kembali duduk di depan meja kerjanya untuk istirahat sebentar.
ketika lagi menyeruput minumannya tiba tiba ada yang mengetuk pintu.
Iya silahkan masuk ! " kata Elena sambil meletakkan minumannya.
Mayoshi membuka pintu dan melangkah masuk.
" Selamat siang Dokter Elena ! " sapa Mayoshi
" Siang juga Dokter Mayoshi." jawab Elena
" Elena, bagaima kalau kita makan diluar yuk ! " ajak Mayoshi.
"Boleh juga, aku mau tapi bagaimana dengan Virly ? " tanya Elena
" aku belum mengajaknya. ! kata Mayoshi
" baiklah aku akan memanggilnya." kata Elena sambil mengambil Hand Phone lalu menelpon Virly.
" baiklah " ucap Virly
Lalu terdengar bunyi langkah langkah yang mendekati ruangan Elena.
tanpa mengetuk pintu lagi, Virly lalu membuka pintu dan masuk.
Virly terkejut melihat ada Mayoshi duduk sambil bersandar di atas sofa.
" ada apa memanggilku Elena. ?" tanya Virly membuat wajah serius. Elena tersenyum.
" begini Vir. Mayoshi mau traktir kita makan siang diluar..mau ikut nggak ? " tanya Elena sambil tersenyum memandang Mayoshi.
" mau dong! pasti dia lagi banyak berkat nihh ! " seru Virly.
" siapa juga yang mau traktir ? aku cuma ngajak aja kok !" kata Mayoshi.
" yang ngajak yah berarti mau tanggung jawab dong..! " seru Virly.
" Iya udah jangan berantem, bagaimana kalau bss aja." kata Elena
" apa itu BSS ? " tanya Mayoshi
" bayar sendiri sendirilah.! " kata Elena.
" yah..gimana sih! Kalau gitu okey deh. ayo kita jalan !" seru Virly.
" ayoo.." ucap Elena
Lalu Elenapun berdiri dan ketoilet, dia membasuh wajahnya diwastafel lalu memoles bedak tipis tipis diwajahnya dan tak lupa memakai lipstik dibibirnya. lalu keluar dari toilet dia mengambil tasnya lalu merekapun keluar dar ruang kerja Elena .
Elena tak lupa untuk menutup kembali pintu ruang prakteknya dan menyusul Mayoshi dan Virly.
Virly membuka pintuk ruang. prakteknya dan mengambil tasnya lalu merekapun jalan.
Ketika melewati ruang prakteknya Mourinho, Pas dia baru keluar dan hendak menutup pintunya ruang kerjanya.
" Haii Ellen,, mau kemana ?? " tanya Dokter Mourinho ketika melihat Elena dan teman temannya lewat didepannya.
" kami mau keluar makan siang, mau ikut bareng ? " tanya Elena.
" boleh gabung ?? " tanya Mourinho sambil tersenyum menampakkan sederet giginya yang putih.
__ADS_1
" boleh dong.!" ucap Virly.
" Oh iya Dokter Mayoshy kenalkan ini Dokter Mourinho Spesialis Syaraf. temanku waktu di Jerman." kata,Elena memperkenalkan Mouriho pada Mayoshi.
Mourinhopun mengulurkan tangannya dan Mayoshipun menyambutnya.
" Mourinho " ucap Mourinho sambil tersenyum
" Mayoshi." kata Mayoshi tersenyum pula
" Ayo kita jalan..!" ajak Virly.
Lalu merekapun berjalan menuju ketempat parkir khusus untuk Dokter.
" Jadi ini mau pakai mobil siapa ? " tanya Mayoshi
" Siapa lagi kalau bukan pa Sopir andalan.." kata Elena membuat mereka tertawa melihat wajah Mayoshi yang cemberut.
Lalu Mayoshipun membukakan pintu mobilnya lalu Virly dan Elena duduk dibagian tengah dan Mourinho duduk disamping Mayoshi yang mengemudi.
Mayoshi melajukan mobilnya ke Galaxi Mall.
Setibanya disana Mayoshipun segera memarkirkan mobilnya diarea parkir.
Lalu merekapun keluar dari mobil dan berjalan masuk kedalam Mall dan menuju kelantai 2.
Disebuah Resto Chinese Food merekapun masuk dan mendapat tempat duduk dekat dengan pintu masuk.
disini ruangannya agak kecil tapi makanannya sangat enak . karena Elena juga pernah makan dengan Omanya disini.
Pelayan datang membawa daftar menu dan
memberikan pada mereka.
" Aku Nasi Ayam Kung Pao sama minumnya juice mangga." kata Elena
" aku sama aja dengan Dokter Elena.Nasi ayam Kung Pao dan minumnya es Jeruk." kata Virly
" aku nasi Ayam Cah jamur, minumnya juice Tomat.! " kata Mourinho
" kalau aku Nasi Udang asam manis dan es jeruk." kata Mayoshi.
Lalu pelayan itu mencatatnya dan membawa catatannya ke dapur.
" ingat ya waktu diJerman kita juga berempat paling kompak ! kemana mana selalu bersama.berjalan kaki kekampus. " kata Elena pada Mourinho
" iya..Nggak tau ya Yoggy dan Meidy apa kabarnya , sejak balik ke Indonesia, tak pernah lagi kita bertemu dengan mereka." kata Mourinho
" iya aku juga. mana nggak ada nomor hand phonenya lagi." kata Elena.
" aku juga nggak punya nomor hp mereka." kata Mourinho.
Pelayan datang membawa makanannya sesuai dengan pesanan mereka.
lalu merekapun makan dengan lahapnya. apalagi Mayoshi yang sejak tadi sudah merasa kelaparan.
" Enak masakannya " kata Mourinho
" banget, makanya kita sering makan disini" kata Mayshi.
" apalagi ayam Kung Paonya ini. uahh enak banget ! kata Virly
" this is okay. Yummy ! " seru Elena
Sesusudah selesai makan Elena memanggil pelayan memintal billnya.
Mourinho mengambil dompet nya dan mengeluarkan uang 3 lembar 100 ribuan .
" biarlah kali ini aku yang traktir, sebagai tanda terima kasihku atas perkenalan kita dan semoga aku juga bisa menjadi sahabat kalian." kata Mourinho.
" benarkah..terima kasih ya Dokter Mourinho!" ucap Virly.
Lalu mereka semuapun tertawa.
Setelah itu merekapun segera meninggalkan tempat itu dan turun kelantai bawah lalu menuju parkiran.
Mayoshi segera membuka pintu mobilnya dan merekapun segera masuk kedalam mobil lalu Mayoshipun menjalankan mobilnya keluar dari parkiran menuju ke jalan raya dan balik ke Rumah sakit.🌼
mdo 02012021
🌻🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Thanks ya sudah baca Novelku ini.
tetaplah untuk Like Vote Komen Tip dan Rate bintang 5 ya...🙏🙏
Baca pula Novelku yang lainnya.
Melangkah di Tengah Badai
Raja Ampat in Love💘💘
__ADS_1
Misi Rahasia Psikolog Cantik
*******