
Waktu yang bergulir tanpa bisa tertahan kan, Hari demi hari berlalu tanpa terasa. Ketika Matahari mulai bergelantungan di ufuk timur, cuit cuit burung pipit pun bercengkrama di ranting pohon, Seakan membangun kan insan yang masih terlelap dalam buaian mimpi, Dan seakan memberi tahu Kalau pagi telah datang kembali.
Hari ini, Adalah hari terakhir Angelo berada di Jerman, Karena Sore nanti, Dia akan meninggal kan kota Munchen, untuk kembali lagi ke Tanah air.
Sebenar nya Angelo merasa sangat berat akan meninggal kan Pujaan hatinya, Namun mengingat pekerjaan nya serta Ibunda nya yang telah dia tinggal kan selama seminggu ini, Maka walau dengan berat hati, terpaksa dia harus kembali ke Surabaya.
Pagi ini Ellena Sengaja memasak yang banyak, sekalian untuk Siang, karena Rencana nya, Mereka akan menghabis kan sisa waktu nya di Rumah saja, Sebelum keberangkatan Angelo.
Ellena telah bangun sejak Jam 06.00
Sebelum mengerjakan yang lain, Dia lebih dulu membuat Sandwis, dengan memakai Telur Mata sapi, daging, serta daun salada dan tomat, lalu di beri Mayonaise dan Tomato sauce dan di taburi lada putih. itu merupa kan resep kesukaannya.
Sesudah membuat Sandwis serta membuat 2 gelas teh panas manis yang masing-masing di beri sepotong Kayu manis. lalu setelah itu Dia meletakkan nya di atas meja makan.
Ellena mengintip kedalam, Angelo masih belum bangun. Lalu dia ke kulkas mengeluar kan Ayam Dan sayuran, Lalu di bawa ke dapur, dan di bersih kan, lalu di potong-potong.
Ayam nya segera di rendam dengan bumbu, karena rencana nya mau di buat ayam goreng. Serta sayurannya dia mau membuat Soup Ayam dan Cap Chay, Serta Mihun goreng. Setelah semua bahan di siap kan, tinggal mau masak. Dan rencana nya akan di masak setelah sarapan pagi bersama dengan Angelo.
Tak lama kemudian Angelo keluar dari kamar dengan Celana pendek dan T'shirt.
" Selamat pagi sayang.." Sapa Angelo.sambil memeluk Ellena dari belakang.
" Pagi juga sayang, Senang nih bagi yang mau pulang ! " Ucap Ellena tersenyum.
" Nggak senang kok, pulang sendiri. hati nya di tinggalin." Ucap Angelo tersenyum.
" Hhmm sabar..sabar..! " ucap Ellena tersenyum pula.
" Iya yah! Aku akan tetap sabar menunggu Mu, sampai kapan pun !" Ucap Angelo, Lalu mengecup Pipi Ellena dengan penuh kasih sayang.
Ellena terharu mendengar kata-kata Angelo. Dia juga merasa berat untuk berpisah,Tapi mau bagaimana lagi. Dia masih punya tanggung jawab untuk menyelesaikan Kuliah nya, Nanti bila telah selesai, Dia Pasti akan pulang ke Indonesia. dan Akan menepati janji nya untuk menikah dengan Angelo.
Ellena lalu mengajak Angelo untuk makan.
Dan Mereka lalu Sarapan berdua.
๐ฟ๐ฟ๐ฟ
Ellena dan Angelo telah berada di atas mobil dan sedang menuju ke Munchen Air Port.
Dan seperti biasa nya, Ellena menyandar kan kepala nya di dada Angelo, Dan Angelo pun seakan tak mau lepas menggenggam tangan Ellena.
Ada rasa pilu di dalam lubuk hati mereka, menghadapi perpisahan yang sebenarnya tak mereka ingin kan, tapi Semua ini harus mereka hadapi.
Angelo terus menatap mata Ellena dengan pandangan sendu, Begitu pun dengan Ellena, Air mata tergenang di pelupuk mata nya.
" Jangan menangis Sayang, karena Tangis mu membuat aku merasa berat untuk meninggal kan diri mu! " ucap Angelo sambil berusaha untuk tersenyum, sambil mengusap Air mata yang tergenang di pelupuk mata Ellena.
" Yaah.. Rasa nya berat untuk perpisahan ini sayang. Tapi, Aku selalu mencoba untuk kuat. Percayalah aku akan segera pulang, bila telah selesai tugas ku. " Ucap Ellena mencoba tersenyum.
" Kamu juga harus Percaya, bila Aku akan selalu menunggu diri mu, sampai saat nya kau kembali untuk ku !" Ucap Angelo juga tersenyum.
__ADS_1
Selama perjalanan, Mereka terus bercakap-cakap, tak mau menyia-nyia kan waktu yang tinggal sebentar.
Tak lama kemudian, Mobil yang mereka tumpangi memasuki Air Port International Munchen.
Mobil pun memasuki area parkir, Lalu Angelo dan Ellena pun segera keluar dari dalam Mobil, Setelah membayar Taxi nya, Mereka pun berjalan menuju ke Air Port.
" Aku pulang ya Sayang!" kata Angelo.
" Hati-hati di jalan ya sayang , Jangan lupa kabarin aku bila udah tiba disana. " Ucap Ellena sambil menatap Angelo.
" Kamu juga Jaga dirimu Baik-baik , Juga selalu jaga kesehatan, jangan lupa untuk makan yang teratur. " kata Angelo.
" Iya sayang, Aku selalu ingat pesan mu, kamu juga jaga kesehatan ya. " Ucap Ellena.
Lalu Angelo Memegang tangan Ellena lalu mencium kening Ellena.
" Selamat tinggal sayang. aku akan kembali lagi kesini di musim dingin nanti. " Ucap Angelo.
" Selamat Jalan sayang, Aku akan selalu menunggu mu pada musim dingin nanti. " Ucap Ellena.
Angelo lalu Memeluk Ellena dengan penuh perasaan. Ellena juga membalas pelukan Angelo, seakan tak rela untuk melepaskan nya.
" Aku pergi sayang." Ucap Angelo mencium pipi Ellena. lalu perlahan-lahan melepas Pelukannya dan melangkah dengan perlahan meninggal kan Ellena Yang masih mematung memandang kepergian Angelo, seakan sedang berada di alam mimpi, melepaskan kepergian Kekasih nya.
Angelo masih membalik badan sambil melambai kan tangan pada Ellena, Berat rasa nya kaki nya melangkah untuk pergi meninggal kan pujaan hati nya. Ellena pun membalas lambaian tangan Angelo.
Dan sayup-sayup dari Speaker Di Air Port terdengar Alunan lagu Vaya Con dios.
Vaya Con dios My Darling
Now the hacienda's dark
The town is sleeping
Now the time has come to part
The time for weeping
Vaya con dios, my darling
Vaya con dios, my love
Now the village mission bells are softly ringing
If you listen with your heart
You'll hear them singing
Vaya con dios, my darling
Vaya con dios, my love
__ADS_1
Wherever you may be, I'll be beside you
Although you're many million dreams away
Each night I'll say a pray'r
A pray'r to guide you
To hasten every lonely hour
Of every lonely day
Now the dawn is breaking through a gray tomorrow
But the memories we share are there to borrow
Vaya con dios, my darling
Vaya con dios, my love
Vaya con dios, my darling
Vaya con dios, my love
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
Ellena Terhanyut dalam perasaan , Air Mata nya menetes satu-satu membasahi wajahnya, Sementara tangannya masih melambai dengan perlahan sampai bayangan Angelo menghilang di balik Pintu masuk Keberangkatan. Dalam hati Ellena berbisik.
Pergilah Sayang.. sampai tiba saatnya, aku akan pulang untuk menepati janji ku.
Setelah itu, Dia pun melangkah dengan perasaan kehilangan, Dia lalu Memanggil Taxi dan mengantar nya kembali ke Apartemen nya.
Setiba nya di Apartemen nya, Dia pun masuk kedalam kamarnya dan mengambil buku Diary nya Lalu dia pun menulis.
๐Hari ini Kau pergi meninggalkan diri ku, hari ini aku merasa sangat kehilangan. walau pun aku tau, kita pasti akan bertemu lagi.
Aku baru merasa kan benar-benar mencinta diri mu, setelah Aku bisa melupakan masa lalu ku. aku bisa melupakan Mathew, biarlah Cinta Mathew ku kubur di lubuk hati ku yang paling dalam.
Dan kini, di hati ku hanya ada Nama Angelo semata. ๐
๐Bersambung ke Bab 61
Mdo27042021
๐๐๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
Author mengucapkan terima kasih buat pembaca setia Novelku ini, jangan lupa meninggalkan jejak nya ya. Like Vote. Komen dan juga. Rate bintang 5 ๐๐
Baca juga Novelku yang lainnya.
Melangkah di Tengah Badai
__ADS_1
Misi Rahasia Psikolog Cantik