
~ Berpisah dengan Mu,
telah membuatku semakin mengerti, betapa indah saat bersama
yang masih selalu ku kenang
Selamat jalan Kekasih
Kau lah cinta dalam hidupku
Aku kehilangan Mu
Untuk Selama-lamanya***. ~
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Angelo dan Elena sedang menunggu W O nya datang untuk mengajak mereka turun ke Pelaminan, di Ballroom JW Hotel untuk Acara Resepsinya.
Sebelum itu Elena telah di dandan kembali oleh MUA nya. Dia telah menggantikan Gaun Pengantinnya dengan yang satunya lagi.
Gaun pengantin Putih panjang menjuntai di lantai sepanjang 1 1/2 meter. Yang berhias kan Batu-batu permata yang bagaikan berlian, berkedip-kedip dari dada sampai ke panggul. Di tambah dengan kecantikan Elena yang Alami, membuat Angelo bertambah terpesona memandangnya.
Tak lama kemudian, W O pun datang dan mengajak mereka untuk turun ke Ballroom, Karena Acaranya segera akan di mulai.
Angelo dan Elena pun segera keluar dari kamar dan bersama keluarga besarnya, mereka masuk kedalam lift dan turun ke lantai satu, karena dari lantai 1 mereka akan turun lewat tangganya ke lantai ground.
Elena dan Angelo pun berada di bagian depan sambil bergandengan tangan.
Pada bagian belakang adalah orang tua dan saudara- saudara Mereka berdua.
Dengan langkah perlahan, merekapun mulai menuruni satu demi satu anak tangga, Dan turun ke lantai Ground.
Setelah tiba dilantai ground, Mereka telah di sambut oleh para Pagar Ayu yang berdiri menyambut mereka di sepanjang Red karpet di depan tangga. Dan dengan di pandu oleh MC, Mereka berdua pun menapaki kakinya di atas Red Karpet.
Dan dengan di iringi musik dari Band dan Lagu yang di nyanyi kan oleh Artis terkenal di Ibu Kota, yang mengumandangkan lagunya Shania Twain..
From this moment on
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
From this moment, life has begun
From this moment, you are the one
Right beside you is where I belong.
Di sisimulah tempatku berada
From this moment on
From this moment I have been blessed.
I live only, for your happiness
Hidupku hanya untuk membahagiakanmu
And for your love
Dan demi cintamu
I'd give my last breath,
Rela kuberikan hidupku
From this moment on
I give my hand to you with all my heart,
Ku ulurkan tanganku padamu beserta hatiku,
I Can't wait to live my life with you
Ku tak sabar untuk hidup bersamamu
I Can't wait to start.
Aku tak sabar.
You and I will never be apart,
Kau dan aku takkan terpisah,
My dreams came true because of you
Mimpiku jadi nyata karena mu
From this moment, as long as I live
I will love you.
__ADS_1
Aku akan mencintaimu.
I promise you this.
Ku berjanji padamu
There is nothing I wouldn't give
Semua kan kuberikan
From... this... moment on.
You're the reason. I believe in love,
Engkaulah alasanku percaya pada cinta,
And you're the answer to my prayers, from up above
Dan engkaulah jawaban doaku, dari yang di atas
All we need is just the two of us.
Yang kita mau hanyalah berdua
My dreams came true because of you.
Mimpiku menjadi nyata karena mu
From this moment as long as I live
I will love you
Aku akan mencintaimu
I promise you this
Ku berjanji padamu
There is nothing I wouldn't give
Semua kan kuberikan
From this moment
I will love you (I will love you)
Aku kan mencintaimu
As long as I live
Seumur hidupku
From this moment on
Mmmmmm
πΈπΈπΈπΈπΈ
Angelo dan Alena terbawa perasaan, terhanyut dalam alunan lagunya.
Lalu di hantar oleh Pagar Ayunya, mereka melangkahkan kakinya satu demi satu memasuki gerbang yang terbuat dari rangkaian bunga dan lampu- lampu hias berwarna- warni, Mereka Berjalan dengan Gagah dan Ayu, menuju ke Pelaminan.
Ketika baru di pertengahan perjalanan menuju ke Pelaminan, Elena tiba-tiba mendengar Angelo Merintih kesakitan, dan Elena merasa tangan Angelo melemah lalu terlepas dari gandengannya.
Elena merasa terkejut, Dia langsung memandang Angelo yang sedang meringis kesakitan, memegang dadanya.
" Sayang, Kamu kenapa? " Suara Elena membuat Semua orang menjadi terkejut dan melihat ke arah Mereka. Ketika Tubuh Angelo mau ambruk, Segera di tahan oleh Bryan Ayah nya Elena yang pas Berada di belakang mereka.
" Angelo!! " Ucap Elena Panik.
" Angelo!! " Melihat Angelo yang pingsan membuat Bu Sisilia juga ikut menjadi Panik.
" Angelo, kamu kenapa Nak? " Seru Bu Sisilia, Dan semua menjadi panik.
" Ada apa dengan Angelo? " Teriak kakaknya Angela panik.
" Kamu kenapa Angelo? Kamu harus kuat sayang, Aku selalu ada untuk Mu. Ayah.., tolong bawa dia ke Rumah sakit, " Ucap Elena, dengan tubuh yang gemetar dan mata yang berkaca-kaca.
Lalu Bryan, Randy dan beberapa orang pun segera menggotong Angelo ke Mobil, Elena yang dengan Gaun Pengantin nya, tanpa memikirkan apa pun, Segera Masuk duluan ke dalam mobil itu untuk memangku Angelo.
Sopir pun Melajukan Mobil dengan kecepatan tinggi menuju ke Rumah Sakit Harapan tempat Elena bekerja.
Para tamu pun ikut heboh, Terutama keluarga besar mereka dan para Sahabat Elena, Dokter Firly, Dokter Meidy, Dokter Mayoshi juga Dokter Mourinho dan Dokter Yogi, Mereka adalah sahabat-sahabat sejati Elena, Mereka pun segera mengikuti mobil yang membawa Elena dan Angelo dari belakang, menuju ke Rumah sakit.
Begitu tiba di Rumah- Sakit, Para Perawat telah siap dengan Brankar dan Standby di depan IGD. karena dalam perjalanan tadi, Dokter Firly telah menghubungi Bagian IGD, untuk menyambut mereka.
Angelo segera di dorong langsung ke Ruang ICU.
Setibanya di Ruang ICU, Elena pun segera memerintah kan Perawat untuk memasang Oksigen dan E K G. Elena lalu bergerak cepat untuk menanganinya, di bantu oleh Mayoshi dan Firly. walau pun dengan Gaun Pengantin nya yang masih melekat di badannya, Dia tak peduli ! Saat itu baginya keselamatan Angelo lebih utama dari segalanya.
__ADS_1
Tak lama kemudian, Angelo mulai sadar dan membuka mata nya dengan perlahan-lahan, begitu melihat Elena berada di sisi nya, dia menarik Alat Oksigen Yang menutup hidung dan mulutnya, Lalu Dia tersenyum sendu, Tangan kanan nya yang melemah berusaha untuk merangkul Elena, serta menariknya ke dalam pelukannya dan mencium dahinya. Elena hanya diam, tak sanggup berkata-kata.. Air mata mengalir dengan deras dari kedua pelupuk matanya.
" Sayang.. Maaf..kan..lah. aku, Aku .. bahagia bersama.. Mu, Walau..pun.. hanya.. sampai disini.. Aku..sangat.. Mencintai.. Mu..! " Ucap Angelo terbata-bata.
" Jangan berkata begitu Sayang, Kamu pasti sembuh sayang! Kamu pasti sembuh Angelo. Aku juga sangat mencintai mu. Kau tidak boleh meninggalkan Aku! " Ucap Elena lalu menangis Tersedu-sedu.
Tiba-tiba tubuh Angelo menjadi kejang.. Lalu Dia pun menghembus napasnya Yang terakhir di dalam pelukan Elena.
Elena diam terpaku.Tubuhnya bergetar kuat menahan tangis..
Firly yang ada bersama di Ruangan tersebut, segera memeriksa Nadi Angelo..lalu Firly memandang Teman-temannya yang juga ada bersama disitu..Firly menggeleng kan kepalanya.
Dan tiba-tiba tangis Elena memecah di keheningan malam...
" Angelo .!! Mengapa kau tinggalkan aku? " Teriak Elena histeris..
Dan tubuh nya limbung, untung Firly dan Meidy ada bersamanya. Mereka lalu memapah Elena duduk di kursi. Dan Elena pun menangis tersedu-sedu.
Semua Keluarga yang sedang menunggu di Luar Ruang ICU, Menjadi heboh mendengar tangisan Elena.
Mayoshi pun keluar Untuk menyampaikan berita duka ini pada Keluarga. Dan semuanya menjadi terkejut.
Bu Sisilia pun menjerit histeris mengetahui Kalau Angelo, Putranya telah tiada. Begitu pula Angela, Menangis sedih di tinggalkan oleh Adiknya tersayang.
Awan kelabu pun membalut langit biru dan Rembulan pun seakan meredup kan sinarnya, dengan bersembunyi di balik awan. Sementara itu, sang bayu pun berhembus santer, Menggugur kan daun-daun berterbangan jatuh ke bumi, Di antaranya, Selembar daun hijau pun ikut berguguran jatuh dan dihempas angin... jauh..jauh pergi dari dahan dan rantingnya. dan semakin menjauh dari pohonnya. begitu pula malam yang kelabu ini, Seorang Anak telah pergi meninggalkan Ibunda nya terkasih, dan Istrinya yang tercinta, yang baru saja di Nikahnya.
Burung-burung malam yang hinggap di dahan pohon Menyenandungkan nada-nada sendu. Mengiringi kepergian Seorang Angelo, laki-laki tampan yang berhati emas.
Sekuntum Bunga Mawar Merah pun, Menjadi terkulai layu diterpa badai, Badai yang datang secara tiba-tiba di saat Matahari lagi bersinar ceria. namun Mawar itu tetap bertahan di tangkainya, meskipun Tetes-tetes Embun masih melekat, dan menetes dari kelopak bunga yang hampir layu.
Elena tenggelam dalam duka yang mendalam,
Dia telah kehilangan Kekasihnya... Kehilangan Orang yang sangat Dicintainya. Orang yang dimana dia melabuhkan Cintanya yang terakhir.
π
Setelah segala sesuatu nya selesai di urus oleh Bryan, Randy dan Suaminya Angela, Lalu dengan menggunakan Mobil Ambulance, Jenasah Angelo pun dibawa pulang ke rumahnya.
Elena yang di temani oleh kedua orang tua dan keluarga lainnya, juga Sahabat-sahabat nya. Dia hanya menunduk Diam menahan tangisnya.
Di Rumah Angelo, Elena duduk di samping Jenasah Angelo dengan Air mata yang seolah tak ingin berhenti mengalir, jatuh menetes dan membasahi Gaun Pengantin nya yang masih melekat di tubuhnya.
Erina mendekati Putrinya Elena dan membelai rambutnya. Elena lalu memeluk Ibu nya dan menangis sesenggukan di atas pundak Ibundanya.
" Ibu..., Mengapa semua ini harus terjadi padaku?? " Ucap Elena dengan sendu.
" Yang tabah ya sayang, Ibu tau, Cobaan ini memang sangat berat buat Mu Nak, tapi Ibu percaya, Kamu adalah orang yang kuat dan Tegar, kamu Pasti bisa melewati semua cobaan ini ! Serahkan semua ini pada Tuhan Nak, Karena Tuhan tak akan memberi cobaan yang sangat berat lebih dari kemampuan kita.. " ucap Erina pada Elena.
Elena lalu memeluk Ibunya semakin erat lagi dan menangis tersedu-sedu dalam pelukan Erina.
Lalu dia pun memeluk Ayahnya...
" Ayah... Mengapa Elena harus mengalami semua ini, justru pada hari yang seharusnya Elena Bahagia? Apa salah dan dosa Elena Ayah? sampai Elena harus menerima semua cobaan ini? " tangis Elena dalam pelukan Bryan, Ayahnya.
" Kamu yang tabah ya Nak, Semua ini adalah kehendak Tuhan. Apapun yang terjadi adalah Rencana Nya. Mungkin di balik semua ini, Tuhan mempunyai Rencana yang lain untuk Mu. ! " Ucap Bryan.
Semua Keluarga memberi perhatian pada nya termasuk Opa dan Oma serta Randy Kakaknya, dan Erny adiknya. Juga para Sahabat nya.
Memang tak ada yang lebih menyedihkan, Dari pada kehilangan orang yang kita cintai untuk Selama-lamanya.
" Kamu yang tabah yang Ellen, Cobaan ini memang terlalu berat untuk mu, namun aku percaya, Kamu adalah seorang Wanita yang tegar dan tangguh, Kamu pasti bisa melalui Semua cobaan ini. " Ucap Firly, membujuk Elena.
" Iya Ellen, Kalau kamu terus bersedih, Pasti Angelo juga bersedih disana. Tapi bantu lah dia dengan doa, Agar Dia mendapat tempat yang layak di Sisi Allah di Surga. " Ucap Meidy membujuk Elena .
" Kamu harus kuat Ellen, aku tau Kamu adalah Wanita yang tegar. Kamu pasti bisa menerima kenyataan ini.ini adalah ujian, Walau pun berat kamu Harus bisa menghadapinya Ellen ! " Kata Mourinho.
" Kenyataan ini memang pahit Elena, Namun aku percaya, Kamu pasti bisa melaluinya dengan ketabahan dan Iman. Karena kamu adalah seorang Wanita yang hebat !" ucap Mayoshi. Mereka semua adalah Sahabat sejati Elena, Mereka tidak hanya ada di saat Elena bahagia, Namun Mereka juga selalu ada di saat keadaan Elena sedang dalam Keterpurukan.
Elena hanya diam dan membiarkan Air matanya terus mengalir. Dia tak dapat berkata-kata, hatinya hancur berkeping-keping bagai tersayat sembilu.
" Aku mengerti, Kalian semua sayang dan peduli pada aku! Memang Aku sadar, Semua yang terjadi ini adalah takdir dari Tuhan ! Namun yang aku sesali, Seperti yang kalian ketahui, Telah begitu banyak Orang yang aku tolong, Aku telah berhasil menyelamat kan banyak orang, Tapi Mengapa, Angelo, Suamiku ku sendiri, Orang yang sangat aku cintai, Tak dapat Aku selamatkan??? Mengapa...?? Oh Tuhan.. " Ucap Elena, Penuh penyesalan lalu tersedu-sedu dalam tangisnya kembali.
Firly dan Meidy mengelus-elus punggung Elena. Mereka sangat terharu melihat Elena yang terlarut dalam kesedihannya.
Angelo telah pergi untuk selamanya, namun dia meninggal kan Kesedihan yang sangat mendalam di lubuk hati Elena Kekasihnya.
Elena hanya bisa memandang Wajah Kekasihnya yang diam, Terbujur kaku dalam tidurnya yang panjang.
~ Selamat jalan Kekasih....Peluklah cintaku dan bawa pergi bersama Mu. Aku akan selalu mengenang diri Mu di sepanjang hidup Ku .....! ~ batin Elena
πππππππππ
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
πBersambung ke Bab 106.
Mdo11082021/15.27
πππΈπΈπΈπΈπΈπΈ
__ADS_1