Gaun Pengantin Buat Ellena.

Gaun Pengantin Buat Ellena.
Bab 70 Rencana Surprise.


__ADS_3

Hari demi hari berpacu terus, Bulan berganti bulan.. dan Tahun pun berganti.


Suka dan duka datang silih berganti. kadang ada senyum, kadang pula ada air mata. Dan semua itu adalah warna-warni dari kehidupan ini.


Musim dingin telah usai, Matahari kembali bersinar memanasi bumi ini. Bunga-bunga pun mulai mengeluar kan kuncup nya. mengundang Para kumbang mulai mondar-mandir menantikan musim bunga tiba.


Hidup ini memang mempunyai saling keterkaitan antara satu dengan lainnya. itulah kehidupan. Dan semua itu nyata dalam hidup kita, Kita tak bisa hidup tanpa ada Manusia lainnya. Karena kita saling membutuhkan.


Ellena merasa Begitu senang, karena tinggal Sebulan lagi mereka telah menyelesai kan Study nya. Dan yang sangat dia Rindukan adalah dia hari Wisudanya nanti, Kedua Orang tuanya dapat hadir bersamanya dan menyaksikan Dia Wisuda.


Semua nya telah selesai, tinggal menunggu Hari Wisuda itu Tiba.


Jam 01.00 waktu di Munchen. Ellena coba untuk menelpon Ibunya.


Erinna : Hallo Ellen ..!


Ellena : Hallo Bu, Ibu lagi Ngapain ?


Erinna ; Ibu Baru saja Selesai mandi, Baru pulang dari Kantor.


Ellena : Ayah.. dimana ?" Tanya Ellena.


Erinna : Ayah masih sementara mandi nak!


Ellena : Bu, Sebulan lagi Ellen Wisuda. Ellen sangat harapkan Ibu dan Ayah dapat hadir pada saat Ellena Wisuda Nanti.


Erinna : Nanti Ibu beritahu Ayah yah.. Tapi akan Ibu usaha kan untuk datang.


Ellena. : Makasih ya Bu, Kedatangan Ayah dan Ibu, sangat Ellen harap kan.


Erinna. : Iya Nak, akan Ibu dan Ayah usaha kan yah !


Ellena : baiklah Bu, Disana semua sehat kan ?! salam buat Oma dan Opa juga Ayah dan Kak Randy ya. !


Erinna : Baiklah, Nanti Ibu sampai kan.


Ellena : Okey Bu, Ellen Tidur dulu ya, disini udah larut malam.


Erinna : Selamat tidur ya Sayang. bye !


Setelah menutup telponnya Ellena pun meletak kan Hand phonenya di atas Nakas dan membaring kan tubuhnya di atas ranjang dan akhir nya dia pun terlelap dalam tidurnya.


🌿🌿🌿


Setelah mengakhiri pembicaraan dengan Ellena, Erinna pun meletak kan Hand-phone nya di atas meja, Lalu dia pun duduk di depan meja riasnya, Dia memakai bedak dan menyisir rambutnya.


Erinna tak sadar kalau Bryan telah selesai mandi dan keluar dari kamar mandi.


Bryan memeluk Erinna dari belakang.


" Bu, kamu itu tetap cantik." ucap Bryan.


" Achh Sudah tua kita. " ucap Erinna.


" Justru tambah tua justru tambah cantik. " kata Erinna


" gombal Ayah.. !" ucap Erinna tertawa kecil. Bryan juga Tertawa.


Hubungan Mereka berdua tetap Harmonis, meski pun Anak-anak mereka telah dewasa.


" Pak, Baru saja Ellena telepon, Dia minta agar kita berdua dapat menghadiri Wisuda nya nanti di bulan depan. " Kata Erinna.


" Lalu Kamu jawab apa ?" tanya Bryan.

__ADS_1


" Aku bilang ya nanti aku beritahu kamu, Ayah ?!" jawab Bryan.


" Menurut mu bagaimana ?" tanya Bryan kembali.


" Aku sih mau aja, Apa lagi ini kan Pendidikan nya yang terakhir. " Ucap Erinna.


" Yahh Kalau begitu Kita pergi yuk !" kata Bryan.


" Iya itu maksud aku, Perusahaan kan Bisa di urus oleh Randy, Lagi pula kita kan nggak lama disana. " Ucap Erinna.


" Bu, Bagaimana bila kita sekalian mengajak Papa Dan Mama ?" kata Brian.


" Boleh, Tapi kita tanya dulu, Mereka mau apa nggak?!" Kata Erinna.


" Iya.. Coba nanti di tanya. " kata Bryan.


" Baiklah ! " Ucap Erinna.


Ketika makan malam, Bryan dan Erinna turun kelantai bawah lalu menuju ke Ruang Keluarga. Mereka melihat Pak Hendra dan Bu Lilani sedang duduk nonton Televisi.


Erinna dan Bryan menghampiri mereka dan duduk di sofa bersama mereka, Sambil menunggu Randy untuk makan malam.


Bi Onah juga telah menyiap kan makanan di atas meja, tinggal di santap.


Setelah Randy Datang, Mereka plun segera ke Ruang makan untuk makan malam.


Setelah selesai menikmati makan malam, Mereka kembali duduk di ruang keluarga sambil berbincang-bincang.


Pak Hendra dan Bu Lilani sangat Bahagia, Di hari tua, mereka dapat berkumpul dengan Anak dan Cucu mereka.


" Pak.. Bu.., Ellena telah menyelesai kan Pendidikannya, Dan rencana Bulan depan akan Wisuda. " Jelas Erinna.


" Ohh.. Tidak terasa ya, Lalu sesudah itu Dia pulang kesini dan akan menikah !" Ucap Ibu Erinna.


" Jadi Kalian berdua mau ke Jerman nanti ? " tanya Pak Hendra.


" Iya Pak, Makanya Aku dan Bryan punya rencana, Agar Ayah dan Ibu juga turut bersama dengan kami. " jelas Erinna.


" Ohh Ibu mau Errin, Ibu telah lama nggak jala-jalan ke Luar Negeri. " Ucap Bu Lilani.


" Iya.., Kalau begitu Kita Akan kesana bersama-sama. " Kata Pak Hendra.


" Yah.. aku di tinggal Sendirian !" Ucap Randdy.


" Iya.., Selama kami pergi, Kamu yang urus Perusahaan!" kata Bryan.


" Baiklah Ayah !" Ucap Randdy.


" Jadi Ayah dan Ibu, Benar mau Ikut bersama dengan kami Ke Jerman ? " kembali Erinna pastikan.


" Iya.., kami Ikut !" Ucap Pak Hendra dan Bu Lilani.


" Kalau begitu, Besok Kita sudah boleh mengurus Paspor dan Visa." Kata Bryan


" Iya.. Besok kita urus Paspor dulu "kata Erinna.


" Tapi Kedatangan Ayah dan Ibu kita Rahasia kan pada Ellena, kita bikin kejutan pada mereka. " Kata Erinna.


" Baiklah kita buat Surprise pada Ellena dan Ernny. " ucap Bu Lilani. mereka semua tersenyum.


Akhir nya mereka pun Sudah Viks agar Pak Hendra dan Bu Lilani ikut ke Jerman untuk acara Wisuda Ellena Nanti.


setelah mereka selesai berembuk, Hari pun hampir larut, Lalu Mereka masing-masing pun kembali ke kamarnya, untuk istirahat.

__ADS_1


🌿🌿🌿


Angelo sibuk menyelesai pekerjaan nya, Karena Rencana Bulan depan Nanti dia akan Ke Jerman untuk menghadari Wisuda nya Ellena. Walau pun Ellena tidak meminta nya, Namun Angelo sangat ingin untuk memberi kan Surprise pada Ellena, sebagai hadiah di Hari Bahagia nya. Rencananya dia akan berangkat bersama dengan Ibu nya, Dan juga Dia membawa Leon, ikut bersama dengan mereka.


Pagi ini begitu tiba di Ruang Kerjanya di Lantai 7. Angelo memanggil Leon untuk menemui nya.


Leon pun segera masuk ke dalam Ruangan Angelo.


" Leon, Aku minta tolong untuk mengurus Pasport dan Visa. " kata Angelo.


" Untuk Siapa Boss? " Tanya Leon


" Untuk Aku, Ibu dan kamu !" kata Angelo.


" Kita akan pergi Ke Jerman bulan depan ! " kata Angelo.


" Benar Boss ? "Tanya Leon meyakin kan.


" ya iyalah, Masa aku bohong?! " ucap Angelo.


" Baiklah aku akan mempersiap kan semuanya. " kata Leon


" Terima-kasih Leon. " Ucap Angelo.


Lalu Leon pun segera keluar dari Ruang Kerjanya Angelo.


Sorenya, Sepulang dari Kantor, Angelo menemui Ibu nya yang sedang Istirahat di dalam kamarnya. Angelo mengetuk pintu kamar Ibu nya.


" Siapa? " Tanya Ibu Sesilia.


" Aku Bu !" Ucap Angelo.


" Oh. Masuklah, Ibu nggak kunci Kok " Kata Bu Sesilia dari dalam.


Lalu Angelo membuka kan pintu dan berjalan masuk menemui Ibu nya.


" Sore Bu, Ibu sehat kan? " Angelo menyapa Ibunya dan menanya kan tentang kesehatan Ibu nya.


" Iya Nak, Ibu Sehat kok! " Kata Ibu Sesilia.


" Syukurlah Bu, Bu, Aku rencana mau mengajak Ibu Ke Jerman bulan depan nanti. Ibu mau kan? " Tanya Angelo.


" Oh Benar kah? Ibu mau Nak! Ibu sudah jenuh di rumah, pengen jalan-jalan. " Kata Bu Sesilia.


" Kalau begitu, Mulai sekarang Ibu jaga kesehatan, supaya kita bisa berangkat nanti. Rencana nya kita akan buat kejutan buat Ellena di hari Wisuda nya. " kata Angelo tersenyum.


" Ellena sudah mau Wisuda? Syukur lah, biar kalian dapat segera menikah! " kata Bu Sesilia tersenyum.


" Iya Bu ." Ucap Angelo.


" Biar Cepat Ibu momong Cucu! " kata Bu Sesilia tertawa. Angelo pun tertawa.


" Ahh Ibu bisa aja! " Ucap Angelo.


Setelah itu Angelo pun meninggal kan Ibunya, dan berjalan menuju ke Kamar nya.πŸ’πŸŠπŸ’πŸ“πŸŠπŸ’πŸ‡πŸŠπŸ’πŸ‡πŸŠ


πŸ‘‰ Bersambung ke Bab 71.


Mdo250520241


πŸ’•πŸ’–πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ


Thank's ya Readers tercinta, sudah mampir di Novel ini, Jangan lupa untuk Like, Komen dan Vote. juga Rate Bintang5 πŸ™πŸ™

__ADS_1


Karena dukungan mu memicu semangat ku untuk menulis.πŸ’ͺπŸ’ͺ


__ADS_2