Gaun Pengantin Buat Ellena.

Gaun Pengantin Buat Ellena.
Bab 77 Tiba di Surabaya.


__ADS_3

๐Ÿ’žCinta itu akan Abadi, Apabila dua hati selalu saling Percaya๐Ÿ’ž


๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ


Akhirnya Pesawat yang di tumpangi Ellena dan Meiddy serta Mourinho dan Yoggy pun Landing di Landasan Bandara Juanda Surabaya.


Ellena merasa lega dan mengucap Syukur, setelah melalui perjalanan yang sangat panjang, Akhir nya tiba juga dia di tanah Leluhur nya.


Para penumpang pun segera mengeluar kan barang.barang nya dari dalam Cabin pesawat, lalu berdiri antri untuk menunggu Pintu pesawat di buka, barulah Mereka keluar.


Ellena dan ketiga sahabat nya pun ikut berdiri antri. Tak lama kemudian, Pintu Pesawat pun terbuka, Setelah tangga pesawat terpasang di depan pintu pesawat. Lalu satu demi satu Penumpang pun keluar dari dalam Pesawat.


Ellena dan Meiddy serta Mourinho dan Yoggy pun ikut keluar dari dalam Pesawat.


Setelah melalui koridor Bandara yang begitu panjang nya, Mereka pun mampir ke Toilet.


Setelah keluar dari Toilet, baru lah mereka menuju ke tempat Pemeriksaan Imigrasi. Untuk memeriksa Visa dan Paspor.


Sesudah itu , mereka berjalan menuju ke tempat pengambilan bagasi.


Ellena mengambil Hand phone dari dalam tasnya dan kembali mengaktif kan Hand Phone nya.


Tak lama kemudian, Hand Phonenya berdering. Di ambil Kembali Hand Phone dari dalam tasnya. Lalu di lihatnya, Ternyata dari Angelo. Segera dia menggesek tombol hijau nya.


Ellena : Hallo Yank, Udah tiba. tapi sementara tunggu bagasi.


Angelo : Oh Iya Sayang, Aku ada dekat pintu kedatangan ya, Bila keluar cari saja, aku tunggu disini !


Ellena : Baiklah Yank ! Sabar ya.


Lalu Ellena menyimpan kembali Hand Phone nya, Setelah Angelo mengakhiri pembicaraan.


Mereka menunggu bagasi. Tak lama kemudian , Setelah bagasi nya datang, Mereka pun mengambil dan meletak kan di atas Trolly, Lalu Mereka berjalan menuju pintu keluar sambil mendorong Trolly nya.


Setiba nya di luar, Ellena telah melihat Angelo telah berdiri menunggu nya di dekat pintu keluar.


Angelo begitu gembira melihat Ellena muncul dari pintu, Senyum pun mengembang di bibir kedua nya.


Tanpa memandang yang lain, Angelo pun memeluk Ellena dengan penuh kerinduan.


Begitu pula dengan Ellena, dia juga membalas pelukan Angelo dengan penuh cinta. Lama mereka berpelukan, Angelo mencium kedua Pipi Ellena, Sesudah itu, dia pun melepas kan Pelukan nya. mereka berdua tersenyum bahagia.

__ADS_1


Ketiga Sahabat nya melihat, hanya tersenyum penuh pengertian


" Tunggu ya, Aku telpon Leon untuk bawa mobil kesini. " Kata Angelo. Lalu Angelo pun menelpon Leon untuk menjemput mereka disitu.


Tak lama kemudian, Leon pun merapat kan mobil di depan Mereka.


Leon membuka pintu bagasi, Angelo menolong mereka memasuk kan barang-barang ke dalam bagasi, Dan mereka pun masuk ke dalam mobil, Lalu Leon pun segera menjalan kan mobil meninggalkan Bandara.


Setelah mengantar kan ketiga sahabat Ellena ke tempat tinggal mereka masing-masing, Baru lah Angelo mengantar Ellena, sesuai dengan permintaan Ellena.


Setiba nya di Rumah Ellena, Oma dan Opa telah menunggu Ellena, sambil duduk di kursi di teras depan. Mereka kelihatan begitu gembira, begitu melihat Mobil Angelo memasuki pekarangan rumah mereka.


Leon memarkir kan Mobil di bagian samping rumah, serta membuka pintu mobil. Ellena dan Angelo pun keluar dari mobil. juga Leon pun turun dan mengeluar kan barang dari dalam bagasi.


Ellena sangat gembira, akhirnya dapat kembali lagi ke rumah dan kembali berkumpul dengan keluarga nya.


Ellena lalu menghampiri Opa dan Oma nya, Lalu memeluk dan menciumi mereka.


" Oma bahagia, akhir nya kamu pulang lagi !" Ucap Bu Lilani tersenyum. Ellena juga tersenyum.


" Iya Oma ! Aku juga gembira banget, Akhir nya aku bisa pulang !" ucap Ellena senang.


Lalu Ellena pun mengajak Angelo dan Leon masuk kedalam rumah. Dan mereka pun berjalan masuk di ikuti oleh Pak Hendra dan Bu Lilani. Mereka duduk di Ruang keluarga sambil berbincang-bincang.


Sementara itu Bi Onah Sedang menyiap kan makanan di meja makan. setelah selesai menata Meja makan dan semua makanan telah tersaji, Bi Onah pun menemui Mereka dan mengajak mereka untuk makan


Lalu mereka pun menuju ke meja makan, Dan duduk dan makan bersama.


" Hmm makanan kesukaan ku, Ayam goreng Hongkong dan Ayam rica-rica.. Oma ku ini paling mengerti aku !" Ucap Ellena dengan gembira.


" Ayoo di makan Nak Angelo dan Leon, Nggak usah malu-malu!" ajak bu Lilani. pada Angelo dan Leon.


Angelo dan Leon tersenyum sambil menyendok lauk nya.


Mereka pun makan dengan lahap, sambil Berbincang-bincang.


Setelah selesai makan, Tak lama kemudian, Angelo dan Leon pun pamit untuk kembali ke Kantor.


" Oma, Opa, Kita pamit ya. Makasih Makan siang nya Enak banget. " ucap Angelo, Sambil mengulur tangan nya dan menjabat tangan Pak Hendra dan Bu Lilani, di ikuti oleh Leon.


" Aku Jalan dulu yank, Nanti baru aku telpon ! Aku ada Meeting jam 2 nanti. " Kata Angelo pada Ellena.

__ADS_1


" Baiklah Yank ! Terima-kasih ya, udah jemput. Hati-hati di jalan! " Ucap Ellena pada Angelo. Lalu Angelo dan Leon keluar dan di antar oleh Ellena.


Ellena memandang sampai mobil Angelo menghilang, Baru lah dia melangkah masuk ke dalam rumah.


" Bagaimana dengan kesehatan Opa dan Oma, apa kah baik-baik saja ?" Tanya Ellena dan duduk di damping Oma nya.


" Kami baik-baik saja ! Waktu sebelum berangkat ke Jerman itu kan ada medical Cek-Up dan ternyata semua nya baik." jawab Pak Hendra.


" Syukur lah jika demikian. " Ucap Ellena.


Lalu Ellena pamit pada Opa dan Oma nya untuk ke kamar nya, mandi dan Istirahat.


Ellena membuka pintu kamar nya yang telah lebih 2 tahun dia tinggal kan.


Dia melangkah masuk dan mengunci nya kembali. Lalu dia mengambil handuk dari dalam lemari dan masuk ke kamar mandi. Dia menyalakan air hangat, dan mengalir kan ke dalam Bathtup, dia juga memasuk kan cairan ramuan tradisional yang ada disitu, Lalu dia pun berendam dalam kehangatan, Menghilang kan kepenatan dalam perjalanan yang memakan waktu lama itu.


Sekitar setengah jam berendam, Ellena pun menyudahi Ritual mandi nya. Lalu dia pun segera mengering kan tubuh nya dengan handuk, dan masuk ke kamar nya, Lalu Ellena mengena kan baby doll. setelah mengoles bedak di wajah nya dan mengering kan rambut dengan Hair dryer, lalu dia menyisir rambut nya.


Ellena pun membaring kan tubuh nya di atas ranjang nya, yang telah cukup lama dia tinggal kan, tapi tetap rapi dan bersih, Karena Bi Onah Tiap hari membersihkan nya, meskipun Ellena tidak ada.


Ellena mencoba untuk memenjam kan matanya dan usaha untuk dapat tidur. dan akhir nya, dia pun tertidur dengan nyenyak.


Ellena terbangun kembali ketika hari menjelang sore, di saat dia mendengar langkah-langkah kaki berjalan di depan pintu kamar nya.


Dalam hati dia berkata, Itu pasti Ayah dan Ibu, Mereka baru saja pulang dari kantor.


Tapi karena masih merasa ngantuk,


Ellena malas untuk keluar. di penjam kan mata nya kembali meski pun tidak tertidur, sambil menunggu untuk Nyawa nya terkumpul kembali


๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ


๐Ÿ‘‰Bersambung ke Bab 78


. Mdo09062021


๐Ÿ’•๐Ÿ’–๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ


Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya. juga Rate Bintang 5. ๐Ÿ™๐Ÿ™


Kita saling mendukung untuk Sukses bersama.

__ADS_1


__ADS_2