Gaun Pengantin Buat Ellena.

Gaun Pengantin Buat Ellena.
bab 13 Makan siang


__ADS_3

Mobil Ertiga biru tosca memasuki area parkiran khusus Dokter di Rumah sakit..


Elena turun dari mobil dan masuk kedalam Rumah sakit. dia melangkah menuju ruang Prakteknya dan seperti biasanya dia langsung duduk di depan meja kerjanya lalu memeriksa laporan laporan yang masuk. Syukurlah bu Sesilia nggak ada keluhan semalam.


Pagi ini Suster Nova dan Vanda yang menemani Dokter Elena untuk berkeliling.


sampai dikamar 207 seperti biasa Elena masuk dengan senyuman yang merekah.


" Selamat Pagi Bu Sesilia.. " sapa Elena seperti biasanya. ibu Sesilia yang sedang duduk bersandar ditempat tidur juga tersenyum menyambut kedatangan Dokter Elena.


" Selamat pagi Dokter " ucap bu Sesilia.


" apa kabar bu. bagaimana keadaannya bu ? " tanya Elena sambil memegang bahu bu Sesilia.


" sudah membaik Dokter. " ucap bu Sesilia.


" tidak sesak napas lagi bu ? " tanya Elena kembali.


" tidak lagi Dokter " ucap bu sesilia.


" coba aku periksa lagi ya.. " lalu Elena memeriksa bagian dada bu Sesilia dengan menggunakan stateskopnya. setelah memeriksanya Elenapun menarik napas lega.


" semuanya sudah membaik.. hari ini ibu sudah boleh pulang." ucap Elena


" sudah bisa pulang Dokter ?? " tanya bu Sesilia senang.


" iya ibu boleh pulang tapi dengan syarat, ibu dirumah harus banyak istirahat, tidak boleh melakukan pekerjaan yang membuat ibu lelah dan ibu nggak boleh banyak pikiran dan ibu harus menghindari hal hal yang membuat ibu strees. bisakan bu ? " ucap Elena


" baiklah Dokter. !" ucap bu Sesilia.


" baiklah klo begitu nanti saya berikan resep obat tambahan untuk di rumah bu. " ucap Elena


" baiklah Dok. " ucap bu Sesilia


" nanti satu minggu lagi ibu bisa datang kerumah sakit buat kontrol " kata Elena


" baik Dokter " ucap bu Sesilia.


" baik kalau begitu saya permisi bu, semoga ibu cepat sehat dan tidak sakit lagi. " ucap Elena.


" terima kasih Dokter " ucap bu Sesilia dan Elenapun berjalan keluar keruangan Suster jaga. setelah itu baru dia kembali kekantornya.


dia kembali duduk didepan meja sambil menulis status pasiennya. tiba tiba pintunya diketuk orang.


" iya silahkan masuk. " ucap Elena. pintu dibuka dan Dokter Virly pun berjalan masuk


" pagi Dokter Elena yang imut . ! " ucap Dokter Virly.


" pagi Dokter Virly yang cantik. " ucap Elena


Dokter Virly adalah Dokter spesialis anak. dia sama seperti Elena, masih muda dan cantik lagi.juga belum bersuami.Dia adalah teman baiknya Elena.


" Sebentar kita makan siang bareng yuk.. " ajak Virly.


" kamu yang Traktir ya.. ! " ucap Elena bercanda sambil tersenyum.


" okey aku traktir asal kamu mau.. " kata Virly.


" baiklah kalau begitu. " ucap Elena.


" jam 12.00 aku tunggu ya. ! " ucap Virly lalu


Virly pun keluar meninggalkan Elena.


pintu diketuk kembali..


" iya silahkan masuk. " ucap Elena. pintu dibuka dan tampaklah Angelo berjalan masuk


" Pagi Dokter. " ucap Angelo


" pagi Pa Angelo. " ucap Elena " mari, silahkan duduk Pa Angelo. " lanjut Elena.


" terima kasih Dokter. " ucap Angelo


" Dok, apakah ibu saya sudah boleh pulang ? " tanya Angelo


" iya Pa Angelo, tadi saya sudah periksa ibu, ternyata keadaannya sudah membaik dan tak ada lagi keluhan keluhan maka ibu sudah bisa pulang kerumah ." kata Elena


" baiklah kalau begitu Dokter. " ucap Angelo


" tapi masih tetap harus menghabiskan obatnya dan seminggu lagi harus kesini untuk di cek up lagi " ucap Elena " dan yang harus diingat, selama dirumah ibu nggak boleh berbuat sesuatu yang membuatnya kelelahan, nggak boleh stress dan banyak pikiran. " lanjut Elena.


" baiklak Dokter.... !" ucap Angelo


" sabar dulu Pa Angelo saya akan menambah resep buat dirumah nanti. " ucap Elena lalu menulis resepmya.


" ini pa tolong dibeli obatnya dan diteruskan minumnya sampai habis ya. " ucap Elena


" Baiklah Dokter, terima kasih banyak. " ucap Angelo.

__ADS_1


" sama sama Pa angelo. " ucap Elena sambil tersenyum.


lalu Angelo menjabat tangan Elena dan segera keluar dari ruang kerja Angela.


Jam 12.00 Elena menemui Virly diruang kerjanya yang berdekatan dengan ruang kerja Elena rencana mereka untuk makan siang berdua..


" hallo Dokter Virly.. udah siap belum, kita makan siang. " kata Elena


" ohh.. iya, Dokter Elena, aku siap.. " ucap Virly sambil segera berdiri dan mengambil tasnya lalu mereka berjalan keluar..tiba tiba ada yang memanggil mereka


" Hai Dokter Dokter cantik, mau kemana kalian. " panggil Dokter Mayoshi. Dokter spesialis penyakit dalam.


" kami mau makan siang Dokter Mayoshi !" ucap Virly tersenyum.


" aku ikut kalian. " kata Dokter Mayoshi


" ayoo Dok, yang penting kami ditraktir. " canda Elena


" okey.. pastilah aku yang traktir kalian. " ucap Mayoshi. mereka bertiga mamang sangat akrab. lalu merekapun berjalan kearea parkir khusus Dokter.


" pakai mobilku saja "kata Mayoshi


" baiklah " ucap Elena dan Virly serentak dan Mayoshipun mengeluarkan mobil dari tempat parkiran lalu Elena dan Virly pun naik di mobil dan Mayoshi pun menjalankan mobilnya keluar dari area Rumah sakit dan mobilpun melajukan dengan kecepatan sedang dijalan raya.


" rencananya mau makan dimana nih. " tanya Dokter Mayoshi.


" terserah deh yang traktir. " ucap Virly


" bagaimana klo kita makan di BN Cafe saja? " tanya Mayoshi.


" okey deh ..terserah kamu aja ?! " ucap Elena. Mayoshi mengangguk dan melarikan mobilnya kearah BN Cafe.


" Enaknya ya kalau makan ditemani gadis gadis cantik seperti kalian. " canda Mayoshi


" ihh maumu tuh.. " kata Virly sambil tertawa kecil. Elenapun ikut tersenyum.


Mobil melaju menyusuri sepanjang jalan raya


menuju BN Cafe dan tibalah mereka diBN Cafe sekarang tinggal mencari tempat perkir mobil mereka karena di area parkirnya sudah pada penuh jadi mereka harus mencari tempat yang agak jauh sedikit baru bisa parkirkan mobil mereka. akhirnya mereka berhasil memarkirkan mobil mereka.


Mereka bertiga turun dari mobil dan berjalan sedikit lalu masuk kedalam Cafe. didalam pengunjungnya sudah ramai. mereka mencari tempat duduk yang kosong,hanya ada dipojok bagian dalam terpaksa mereka duduk. lalu Mayoshi memanggil pelayan.


" kalian berdua mau makan apa ? " tanya Mayoshi


" kamu sendiri ? " Elena balik bertanya pada Mayoshi


" aku juga Beef steak ! " ucap Elena


" aku fish Steak ! " ucap Virly.


lalu pelayanpun mencatat pesanan mereka dan berjalan masuk kedalam.


Seorang pelayan menghampiri mereka dengan membawa Roti dan Mentega lalu dihidangkan didepan mereka. tak lama kemudian pelayan yang lain datang lagi dengan membawa Steak pesanan mereka. Mayoshi lebih dulu mencoba Steaknya.


" hmm Enak banget.. ! " seru Mayoshi


" memang enak Steaknya disini. " kata Virly


" aku juga suka.. !" ucap Elena.


lalu merekapun menyantapnya dengan lahap.


" disini memang paling terkenal dengan Steaknya. aku paling suka.. " ucap Mayoshi


" iya tempat makan favorit keluargaku. " ucap Virly


" iya Enak banget.. " ucap Elena.


" Eehh Elena, ngomong ngomong itu Pasienmu yang Anaknya ganteng banget itu masih ada yah.. ? " tanya Virly


" Oohh Ibu Sesilia maksudmu ? " tanya Elena


" Iya.. siapa nama anaknya ? " tanya Virly lagi


" Angelo.. kenapa Virly, naksir ya.. ? tanya Elena sambil tertawa kecil


" nggak ahh cuma nanya doang. he he he. " kata Virly sambil tertawa.


" biasa Dokter Virly gituu! " kata Mayoshi " aku sih cuma dianggap angin.. ! " lanjut Mayoshi


" he he he... " Elena hanya bisa tertawa. Elena memang selalu akrap dengan Virly dan Mayoshi. dia tidak pernah merasa bosan berada bersama dengan mereka. apalagi bila ada Mayoshi, suasana selalu ramai dengan candaan candaannya.


Selesai makan Mayoshi melihat jamnya sudah jam 1.25 lalu dia memanggil pelayan dan meminta billnya. Pelayan data membawa billnya lalu Masyoshi pun membayarnya.


" Makasih ya, atas traktirannya.. " ucap Elena.


" aku juga makasih ya. " ucap Virly


" iya sama sama.. !" kata Mayoshi.

__ADS_1


Lalu merekapun berdiri dan berjalan keluar dari BN Cafe menuju tempat dimana mobil mereka di parkirkan. lalu Mayoshi membukakan pintu, Elena dan Virlypun masuk kedalam mobil dan menutup pintunya. dan Mayoshipun menjalankan mobilnya menuju jalan raya dengan kecepatan sedang menuju kerumah sakit.


Setibanya di Rumah Sakit Mayoshi memarkirkan mobilnya diarea parkir khusus untuk Dokter dan merekapun keluar dari mobil dan berjalan masuk ke Rumah sakit.


sampai didalam Rumah sakit merekapun menuju ruang prakteknya masing masing.


" sekali lagi makasih atas traktirannya,


Dokter Mayoshi . " ucap Elena sambil tersenyum.


" Aku juga ya.. " ucap Virly


" iya.. sama sama.. ! ucap Mayoshi


Lalu merekapun masuk dan menutup pintunya. ketika Elena baru saja mau mengambil buku catatannya dilaci meja kerjanya, Hand phonenya berdering. dia melihatnya., nomor tak dikenalnya. dia ragu mau mengangkatnya namun dia pikir jangan jangan ada pasien dadakan.. lalu diangkatnya.


" hallo.. selamat siang. !" sapa Elena


" iya hallo, selamat siang Dokter. " ucap suara yang bagi Elena seperti tidak asing lagi.


" iya.. dengan siapa ini ? " tanya Elena


" saya Angelo Dokter.. " jawab Angelo


" Ohh Pa Angelo, apa kabar Pa Angelo. " ucap Elena.


" baik Dokter, saya mau tanya Dok, apakah ntar malam Dokter punya waktu ? " tanya Angelo.


" ada apa ya Pa ? " Elena balik bertanya.


" begini Dok, sebagai ungkapan terima kasih saya atas kesembuhan ibu saya, ntar malam saya mau mengajak Anda untuk makan malam bisa Dok ? " ucap Angelo.


" hmm bagaimana ya.. Jam berapa ya Pak. " tanya Elena.


" jam 7.00 " jawab Angelo


" baiklak Pak Angelo. " ucap Elena.


" dimana saya bisa jemput anda ? " tanya Angelo


" dirumah saya saja, nanti saya kasih alamat nya. " ucap Elena


" baiklah Dokter sampai nanti, terima kasih." ucap Angelo.


" sama sama pak. " balas Elena. hati Elena berdebar debar, lalu dishare alamat rumahnya buat Angelo.


Jam 5.00 Elena selesai kerja dan pulang kerumahnya. sampai dirumah diLihatnya Oma dan Opanya lagi duduk santai diteras depan sambil minum teh dan didepannya ada sepiring Tart Labu kuning. Elena memarkirkan mobilnya didalam garasi lalu dia keluar dari mobilnya dan mengunci pintu mobil. dia berjalan menuju teras menghampiri Opa dan Omanya.


" Selamat sore Oma,Opa..." sapa Elena sambil mencium tangan Opa dan Omanya.


" sore Cucu Oma. " ucap Omanya. Opanya tersenyum.


" tumben pulangnya cepat. " ucap Opanya.


" iya.. Opa, hari ini gak ada pasien khusus sih. maka aku pulang cepat. " ucap Elena


" baik begitu, agar kamu juga bisa istirahat. " ucap Omanya


" iya Oma. tapi ntar malam aku diajak makan malam oleh keluarga pasien yang baru baru ini aku rawat ." kata Elena.


" kalau begitu sekarang istirahat dulu donk ! "


ucap Omanya.


" Iya Oma. aku masuk dulu ya. " ucap Elena sambil berjalan masuk kedalam rumah dan Elena masuk kekamarnya meletakkan tas kerjanya pada tempatnya lalu mengambil handuk dan mandi. sesudah mandi dia mengenakan baju rumah dan berbaring diatas ranjangnya sambil menunggu waktu untuk keluar makan malam dengan Angelo.


mdo 29122020


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Author sangat berterima kasih buat pembaca yang telah setia mengikuti jalannya certa ini,


buat memicu semangat Author, jangan lupa ya..


Like


Vote


Komen


dan jangan lupa pula mampir diNovelku yang


lainnya..


Melangkah ditengah Badai


Raja Ampat in Love💘💘


Misi Rahasia Pisikolog Cantik

__ADS_1


__ADS_2