Gaun Pengantin Buat Ellena.

Gaun Pengantin Buat Ellena.
Bab 54 Mathew dan Egran


__ADS_3

Ketika Ellena baru bangun dan bersiap-siap untuk mandi, Hand-phone nya berdering, dia lalu melihat nya, ternyata dari Angelo.


Ellena segera mengangkat nya.


" Hallo Sayang, Kamu belum tidur ya? Disana sudah jam berapa Yank? " tanya Ellena.


" Disini telah jam 12 malam. Disana sudah pagi ? " tanya Angelo.


" Iya, disini sudah Jam 7 pagi, aku baru bangun. " kata Ellena.


" Aku kangen Yank, waktu rasanya berjalan begitu lambat nya. " kata Angelo.


" Yang sabar ya Sayang, nggak lama kok waktu berlalu. " kata Ellena.


" Iya, sampai kapan pun, aku tetap menunggu diri Mu. sekali pun sampai memutih rambut ku. " kata Angelo, bercanda, sambir tertawa


" Iya, Aku pasti akan kembali untuk diri Mu, Sayang. " kata Ellena, berusaha untuk menghibur Angelo.


" Kamu baik-baik saja kan, disana? Bagaimana dengan kesehatan mu. " tanya Angelo.


" Iya, Aku baik Yank, Sekarang kamu tidur ya, sudah larut malam, besok kan mau ke kantor kan?! " kata Ellena.


" Iya Sayang! Kamu juga, jaga kesehatan ya. " kata Angelo.


" Iya Sayang, selamat tidur, semoga mimpi indah. Bye. " Ucap Ellena.


Elenna lalu meletak kembali Hand-phone nya di atas nakas.


Setelah itu dia pun ke kamar mandi. Udara masih sangat dingin, tapi Ellena ingin segera mandi dan membersih kan diri nya sebelum dia sarapan.


Ellena mengisi air hangat di dalam Bathtup, Dia ingin berendam, menghilang kan rasa dingin nya. Setelah air nya cukup, Ellena segera menutup kran Air nya.


Lalu Dia pun menumpah cairan rempah yang dia bawa dari Surabaya, Ke dalam air yang berada di Bathtub sehingga Aroma wewangian rempah-rempah menyebar, memenuhi seluruh ruangan dalam kamar mandi nya.


Ellena lalu masuk ke dalam Bathtup dan berendam.Cukup lama juga dia berendam.


Setelah Ellena selesai melaku kan ritual mandi nya, Ellena pun segera mandi dan mengering kan tubuh nya, Lalu dia memakai baju rumah.


Setelah itu dia pergi ke dapur untuk mulai membuat sarapan nya.


Hari ini Dia ingin membuat Omlet resep dari Oma nya. Lalu dia mengambil telur dan sosis dari dalam Kulkas dan juga dia mengambil mie dari dalam lemari dapur, Dan dia pun mulai membuat Omlet.


Setelah selesai masak nya, dia meletak kan nya di piring, lalu dia membuat segelas Juice tomat, lalu Dia pun mulai sarapan nya.


Elenna merasa, kadang-kadang sendiri itu indah, Dengan kesendirian kita bisa berkonsentrasi, dalam Rilex dapat menimbul kan banyak Inspirasi, dan banyak idea.


Ellena makan sambil mengenang kan saat sarapan bersama keluarga nya, membuat dia merasa rindu pada keluarga nya.


Ellena segera menghabis kan sarapan nya, ketika dia mendengar bunyi ketukan pintu. Dia pun ke depan pintu lalu mengintip dari kaca kecil di pintu itu.


Ternyata pengantar Paket yang mengetuk pintu.


Ellena segera membuka kan pintu.


" Selamat Pagi , Ada paket untuk Nona." kata Pengantar paket.


" Paket dari mana Pak? " tanya Ellena.

__ADS_1


" Paket dari Surabaya. " kata orang itu. Elenna menerima Paket nya, lalu tanda tangan bukti terima. Dan Pengantar paket itu pun pergi.


Lalu Ellena pun segera masuk dan mengunci pintu Apartemen nya.


Dia membaca label paket nya, ternyata dari Angelo. Segera di bukanya, Terdapat sebuah Album foto yang berisi kan Foto-foto pada saat Acara Pertunangan Mereka dan ada lagi sebingkai Foto, Saat mereka berdua di Pantai Siring Kemuning.


Ellena membuka lembar demi lembar album Foto nya dan melihat nya dengan penuh kerinduan.


Terangkai kenangan indah bersama Angelo saat itu di hari Pertunangan mereka.


Dia pun tersenyum sendiri.


Ellena lalu menyimpan Album itu di laci meja Rias nya, dan Foto Mereka di Tepi Pantai Siring kemuning, di letak kan di atas meja Rias, di dalam Kamar. Ellena Bahagia, yang mana Angelo mau mengirim Foto tersebut pada nya.


Setelah itu, Elena pun mencuci piring bekas makan nya, Lalu dia pun bersiap-siap untuk ke Rumah-Sakit tempat mereka Belajar dan Praktek.


🌿🌿🌿


London di Waktu Sore


Mathew dan Egran berlari di atas trotoar di sepanjang jalan menuju ke tepian sebuah Sungai, yang letak nya tak jauh dari Apartemen yang mereka tinggal.


Ketika itu hari hampir Senja. Egran duduk seorang diri di tepi Sungai sambil menunggu Sunset, sedangkan Mathew berbaring terlentang di atas hamparan rumput hijau sambil menatap langit biru.


" Mathew, Sebentar lagi sunset tiba, Apakah kau tak mau melihat keindahan Senja di tepi Sungai ini,


Mathew? Mengapa Kau hanya menatap langit terus? " Tanya Egran pada Mathew.


" Aku suka pada langit, Senja itu memang indah Egran, tapi dia datang hanya sebentar, lalu pergi lagi! dan begitu seterus nya.


Aku lebih menyukai langit, kadang dia berkabut, kadang turun hujan, kadang juga panas, Kadang gelap, Tapi, Dia tetap selalu ada untuk kita, dan selalu bersama kita, dimana saja kita berada, kemana saja kita pergi, Dia selalu ada untuk menemani kita, Selama nya, Sepanjang hidup kita." Kata Mathew dengan sendu.


" Aku tahu Egran, Keindahan nya memang telah memberi kita suatu kebahagiaan tersendiri, Namun mengapa, Dia tak bisa bertahan? Mengapa dia harus pergi, meninggal kan sekeping hati yang selalu ada rindu untuk nya? " kata Mathew sambil menatap langit.


" Dia tak bisa di tahan karena, Dia telah di atur oleh sang waktu. " kata Egran.


Perlahan-lahan Matahari pun mulai merangkak ke ufuk barat, meninggal jejak kelabu di Cakrawala, Menyingkap tirai kenangan di tepian malam


Terukir dalam kebisuan sebuah hati terluka


Tertikam sembilu, menusuk sukma yang lara


" Kita pulang yuk !" Ajak Egran lalu berdiri.


Mathew pun ikut berdiri dan Mereka pun segera meninggal kan tepi Sungai tersebut.


Mereka berjalan menuju ke Flat nya tempat tinggal mereka.


Malam telah datang kembali, Namun Kota London dengan Lampu-lampu nya terang benderang, membuat Kota itu seakan tak pernah tidur, dan tak pernah mengenal gelap nya malam.


Egran dan Mathew terus melangkah menuju ke Flat nya.


Setibanya disana, Mereka berdua pun segera masuk ke dalam lift.lalu naik ke atas menuju kamar mereka.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Ellena berjalan bersama dengan Meiddy menuju ke Sebuah Super Market, Mereka rencana untuk membeli bahan Makanan untuk Stock di Apartemen nya. Karena kebetulan ada beberapa jenis bahan makanan yang sudah habis.

__ADS_1


Setiba nya di Super Market, Ellena dan Meiddy segera masuk ke dalam.


Ellena mengambil trolly barang, Lalu memilih satu-satu bahan makanan apa yang mau di beli nya,


Dan tak lupa juga, Dia membeli Juice Apple kesukaan nya.


Dia juga membeli beberapa bungkus biscuit dan snack. Sesudah merasa semua keperluan nya sudah di ambil, mereka pun segera menuju ke kasir untuk membayar nya.


Ketika Berjalan keluar dari Super. Market, Hampir saja Ellena menabrak seseorang, Ketika Ellena mengangkat muka nya dan melihat nya, Dia jadi terkejut, Ternyata Orang tersebut ada lah Sahabat nya waktu Kuliah kedokteran di Surabaya.


" Laurent ? " Ucap Ellena seakan tak percaya.


" Ellena ?!" Seru Laurent gembira.


" Iya Laurent ! Lama banget kita nggak ketemu !" Ucap Ellena juga merasa gembira. Lalu mereka berdua pun berpelukan dengan gembira nya.


" Kamu sedang apa disini, Ellena? " tanya Laurent.


" Aku sedang memperdalam kan Spesialis Jantung ! dan Kamu ?


" ucap Ellena.


" Aku juga sama, Aku juga lagi perdalam kan Spesialis Kandungan !" Kata Laurent


" Lho kok Baru kini kita ketemu ya, !"


kata Ellena.


" Iya ! " kata Laurent.


" Oh iya, kenal kan ini teman ku Meiddy, Kita sama-dama dari Indonesia." jelas Ellena dan memperkenal kan Meiddy pada Laurent.


Lalu Meiddy pun mengulur kan tangan nya pada Laurent.


" Meiddy! " ucap Meiddy.


" Laurent !" kata Laurent.


Sesudah itu, Laurent pun pamit, karena dia baru saja hendak belanja pula.


" Ellena, Aku tinggal kan dulu ya, Aku baru mau belanja. " kata Laurent.


"Okey, Baiklah Laurent ! " ucap Ellena.


Sesudah Laurent berjalan masuk meninggal kan mereka, baru lah Ellena dan Meiddy pun meninggal kan Super market tersebut.


Dengan memakai Taxi On-line, Akhirnya mereka pun tiba di Apartemen mereka.


πŸ‘‰Bersambung Ke Bab 55


Mdo13042021


πŸ’•πŸ’–πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ


Author mengucapkan terima kasih buat pembaca setia Novelku ini, jangan lupa meninggalkan jejak nya ya. Like Vote. Komen dan juga. Rate bintang 5 πŸ™πŸ™


Baca juga Novelku yang lainnya.

__ADS_1


Melangkah di Tengah Badai


Misi Rahasia Psikolog Cantik


__ADS_2