
SELAMAT MEMBACA SEMUANYA...
TAPI SEBELUM MEMBACA, AKU MINTA KALIAN UNTUK LIKE DAN VOTE DULU YA...
KASIH AUTHOR BINTANG LIMA, BAGI YANG BELUM.
SUPAYA AUTHOR-NYA BERSEMANGAT DAN RAJIN UPLOAD.
...o0o...
Setelah dikeluarkan dari sekolah seminggu yang lalu, wanita itu hanya berdiam diri di kamar. Ia hanya keluar jika orang tuannya memintanya untuk makam bersama.
Jelita masih bergelut dengan pikirannya, ia bingung harus melakukan apa. Sama seperti yang orangtuanya bilang kemarin, ia tak bisa melanjutkan sekolahnya lagi. Dan baru tadi bagi ada uang masuk kedalam rekeningnya sebanyak satu juta. Mungkin Doddy sudah mengirim uang bulanan Jelita.
Ia menatap m-banking miliknya dari dalam ponsel, sisa saldonya tersisa tujuh juta saja.
"Aku harus cepat-cepat cari kerja, seminggu ini aku udah gak ngapa-ngapain di rumah. Kerjaanku hanya pesan makanan online mulu! Bisa-bisa abis ini uangku!" ucapnya gusar.
Ia melirik jam yang berada di atas nakas, pukul 6 pagi. Jelita segera bangkit dari tidurnya untuk membersihkan dirinya dan sarapan bersama keluarga.
Setelah lima belas menit bersiap, ia keluar dari kamar menuruni anak tangga menuju meja makan yang di sana terdapat kedua orang tua, kakak angkatnya, dan juga seorang wanita cantik dengan dress hitam.
Jelita menajamkan matanya dari kejauhan melihat wanita itu. "Sepertinya aku pernah lihat deh, tapi dimana ya ?" batinnya.
Ia bergelut dalam pikirannya, hingga tanpa sadar dirinya sudah berada di ruang makan.
"Jelita duduk, kenapa lama sekali untuk sarapan saja ?" Doddy menatap malas anak perempuannya itu.
"Tahu tuh kamu, emang di kamar ngapain sih ? Paling cuma main hape doang! Mending kamu cari kerja sana daripada diam di rumah aja. Pusing Mama lihat kamu diam di kamar turun. Udah kayak tuan Putri aja!" ucap Fara menohok.
__ADS_1
Jelita menghela nafas panjang, lalu duduk di kursinya. Membuka piring dan mengisinya dengan lauk. Ternyata mendengar ucapan tajam orang tuanya membuat perutnya menjadi lapar.
"Maaf Ma, Pa, iya nanti Jelita bakal cari kerja kok. Jelita juga pusing tiduran di kamar doang. Sama Papa juga gak boleh kuliah lagi," jawabnya sembari memasukan nasi dalam mulutnya.
Mata Doddy melotot mendengar jawaban Jelita. "Tentu saja Papa larang kamu kuliah, bisa-bisa nanti kamu berhubungan in**tm lagi dengan teman kamu. Terus bikin malu Papa untuk yang kesekian kali!"
"Keputusan Papa buat gak menguliahkan kamu itu udah benar! Kita semua udah tahu siapa pemeran laki-laki yang ada di video itu. Teman kuliah kamu kan ?" kata Bara kepada Jelita dengan senyum mengejek. "Bisa-bisa kalau sekolah lagi kamu berhubungan badan dengan orang lain lagi..." sambungan.
Tangan Jelita terkepal erat mendengar tuduhan Bara yang memutar balikan fakta. Padahal ia sendiri yang melakukan pada Jelita, tapi kenapa harus cari kambing hitam ?
"Sudah berulangkali Jelita jelaskan sama Papa kalo Jelita itu perk**sa! Kenapa Papa gak percaya ? Kenapa malah memfitnah pria lain ? Padahal yang memperk**sa Jelita adalah anak kandung Papa sendiri!!! Bara yang mempe**kosa Jelita Pa!!!" jawabnya dengan menggebu-gebu.
"JELITA!!!" teriak Fara dan Doddy kompak dengan mata menajam. "Jaga bicaramu anak panti! Bisa-bisanya kamu memfitnah anak kandung saya yang melakukan hal bejat seperti itu!" dengan dada yang bergerak naik-turun karena Marah, Doddy menatap Jelita bagai singa yang hendak menerkam kelinci.
Pecah sudah tangisan Jelita, padahal seminggu ini ia bisa menahan emosinya meskipun kedua orangtuanya selalu saja memojokkannya.
"Jadi ini ya om, yang namanya Jelita ?" ucap wanita yangs sedari tadi hanya diam memperhatikan perdebatan keluarga Adinata itu.
Mendengar ucapan calon menantunya tatapan Doddy dan Fara kian melembut menatap Sinta. "Iya sayang, dia ini adik angkatnya Bara yang selalu saja membuat onar. Semoga kamu bisa menerima Jelita sebagai adik kamu juga ya..."
Sinta tersenyum kecil mendengar ucapan Fara, kini ia mengalihkan pandangannya menatap Jelita. "Halo, nama saya Sinta. Perempuan yang ketemu kamu sama pacar kamu di jalan seminggu yang lalu bersama Bara."
Mata Jelita melebar mendengar ucapan Sinta, ia mengerti sekarang. Jadi wanita yang duduk berhadapan dengannya ini adalah calon istri Bara...
"Dimana sopan santun mu Jelita! Jawab salam dari calon kakak iparmu!" Fara menatap tajam Jelita.
Jelita menghela nafas panjang, menatap malas Sinta. "Saya Jelita," jawabnya singkat dan melanjutkan makannya.
"Maaf ya Sin, dia memang sangat nakal dan tidak tahu diri. Itu karena om dan tante yang jarang di rumah. Jadi Jelita ini tidak ada yang mengajarkan sopan santun. Dia setiap harinya hanya ditemani oleh para pembantu di rumah ini, karena Bara sangat sibuk dan jarang di rumah juga. Kalau om dan tante tinggal di Singapura, maka Bara yang akan mengambil alih perusahaan sambil kuliah online. Jadi tolong kamu maafkan sikap buruk Jelita ini ya. Dia hanya bergaul dengan para pembantu.." Doddy menjelaskan pada Sinta.
__ADS_1
Sinta menganggukkan kepalanya mengerti, "iya om aku paham kok, lagian Jelita ini umurnya juga masih sangat muda. Jadi wajar jika muda terjerumus sama lingkungan yang gak baik," jawabnya. Ia menatap Jelita dengan pandangan iba, "lain kali pilih-pilih ya kalau cari teman," sarannya.
Telinga Jelita mendadak panas mendengar ucapan ketiga orang itu, apa tak ada satupun orang yang percaya padanya ?
Apalagi manusia hina yang duduk di sebelahnya ini. Hanya diam dan memakan makanannya dengan khidmat, tanpa ada rasa bersalah sama sekali.
Tringg...
Jelita membanting sendok dan piringnya dengan sangat keras, lalu berdiri dari duduknya. "Aku selesai makan, sekarang aku ijin keluar rumah untuk cari pekerjaan!" ucapnya lalu berlalu dari ruang makan itu untuk menuju kamarnya.
Langkah kaki Jelita terhenti tepat pada anak tangga ke tiga mendengar ucapan Sinta yang kurang enak di telinganya.
"Lulusan SMA mau kerja apa om ? Pelayan cafe atau tukang cuci piring di restoran?"
Tak ingin mendengar jawaban kedua orangtuanya, Jelita berlari dengan sangat cepat menaiki tangga untuk menuju kamarnya.
...o0o...
GIMANA ? SERU GAK CHAPTER HARI INI ?
YUK LANGSUNG NEXT KE CHAPTER SELANJUTNYA....
TAPI SEBELUMNYA JANGAN LUPA MASUKKAN CERITA INI KE FAVORIT YA...
BANTU AUTHOR VOTE+KOMEN+LIKE.
SUPAYA AKU LEBIH SEMANGAT NULISNYA π₯°
TERIMA KASIH SEMUANYA
__ADS_1