Hanya Kamu

Hanya Kamu
Bukti Aku Mencintaimu


__ADS_3

keesokan paginya


bagas lebih dahulu terbangun daripada anak dan istrinya, dia membereskan semuanya dan membenarkan posisi Selimut Keduannya.


Tapi saat dia melakukan itu shandrianna membuka matanya, dia menatap bagas sebentar dan segera bangkit.


" Nanti siang ikutlah denganku mengukur baju. "


" aku tidak bisa hari ini, aku dan andrew akan menghadiri acara peresmian. "


" kalau begitu pulangnya aku akan menjemputmu. "


" tidak tau jam berapa "


" kabari aku "


Shandrianna menatap ailleen yang masih tertidur pulas itu " sayang ayo bangun , kita pulang " katanya lembut membangunkan anaknya.


" biarkan dia tidur "


" Aku akan pergi bersamanya"


" jangan macam-macam shandrianna, ingat perjanjian itu. " ucap bagaskara takut jika shandrianna membawa ailleen pergi lagi.


" Sayang " panggil lembut shandrianna.


ailleen mengulet dan menempelkan kepalanya di dada shandrianna " good morning mommy "


" good morning son "


" Mom, we're leaving, right? "


" hmm now wake up and let's go home first"


" oke mom "


ailleen pun bangun dan berlarin memeluk bagaskara


" good morning daddy "


" morning sayang "


" Are you happy baby ?" tanya bagaskara.


" i'am very happy. ailleen bangun dan ada mommy juga daddy "


ailleen menatap wajah shandrianna, agar ailleen senang dia pun tersenyum begitu juga dengan bagaskara.


" sudah ayo kita pulang nanti kita terlambat " ujar shandrianna.


" Tunggulah disini aku mandi dulu , nanti aku antar sekalian ke perusahaan. "


shandrianna mengangukkan kepalanya, bagas mengacak rambut ailleen " mau mandi sayang ?"


" no daddy ailleen tidak bawa baju. "


" yasudah "


***


shandrianna sudah berada di sebuah tempat peresmian brand Fashion, dia terlihat cantik dengan gaun berwarna cream dan rambut yang di bentuk curly bawah.


beberapa orang membawanya melihat-lihat barang yang sedang didisplay tersebut.



" tas ini merupakan seri terbaru tahun ini bu, pak andrew sendiri yang mendesainnya. "


" ha iya dia pernah menunjukkannya padaku. "


jawabnya


" dia memang sangat berbakat, oh ya apakah Pak Andrew sudah bicara pada desainer yang terbaru tentang model yang kita buat ?"


" untuk yang di indonesia sendiri sepertinya belum bu, kami masih mencari ahli desainer. "


shandrianna menganggukkan kepalanya tanda jika dia mengerti.


" baiklah ini sudah bagus , saya akan pergi dulu putra saya sudah menunggu disana "


" iya bu "


shandrianna pergi dari sana, dia menghampiri ailleen yang duduk menikmati susu kotaknya sambil membaca buku ensiklopedia.


" sayang "


" mommy " dia menutup bukunya, shandriana pun ikut duduk dihadapan ailleen.


" Kita pulang katanya papa sudah didepan, papa tidak jadi masuk. "


" baik mom "


ailleen pun memasukkan bukunya kedalam tas, hingga mereka berdua bergandengan tangan menuju ke lantai dasar menggunakan lift.


sesampainya disana mereka berdua berdiri menunggu andrew, andrew yang berada di dekat mobilnya tersenyum melihat shandrianna yang keluar bersama ailleen.


tapi saat dia akan mendekati shandrianna, bagaskara melewatinya begitu saja sehingga membuatnya menghentikan langkahnya.

__ADS_1


Bagaskara memeluk Shandrianns dengan tiba-tiba membuatnya terkejut. Andrew hanya bisa melihatnya dengan rasa kecewa.


" Kita pergi sekarang ya, agar bajunya cepat selesai. "


shandrianna melepaskan pelukan bagaskara


" semua orang melihat "


" hey bukankah itu shandrianna yang dikabarkan telah bunuh diri " ujar pengunjung yang mengenalinya.


" ha iya benar, kenapa kita tidak berpikir cepat " saut yang lainnya.


semuanya mulai berbisik-bisik dan mengambil gambar shandrianna dengan kesempatan itu bagas melapaskan pelukannya dan berpindah merangkul shandrianna.


" benar , dia shandrianna putri dari handika dia juga istriku yang dikabarkan bunuh diri. tapi itu tidak benar , dan kami akan menikah kembali minggu depan. "


semua orang terkejut mendengarnya , " kenapa kau mengatakannya " bisik shandrianna.


" ingat perjanjian " ucap bagas.


" mom dan daddy akan menikah ?"


" dan ini putra kami berdua " ujar bagaskara memperkenalkan ailleen, aileen tampak tersenyum.


" wah tampan ya "


" Mirip ibunya "


" mirip ayahnya juga "


shandrianna tidak sengaja melihat Andrew, dia merasa tidak enak dan hanya bisa saling menatap saja.


****


Disebuah toko jam shandrianna menemani ailleen untuk membeli jam tangan anak, aileeen telihat sedang memilih jam bersama bagaskara berbeda dengan shandrianna yang merasa terus kepikiran andrew.


drttt ..drrtr


📱 " Andrew Message "


💬 " shand Nanti kita bertemu ya sebentar saja ada yang ingin kukatakan "


dia langsung membaca pesan andrew itu.


^^^💬 " dimana ?"^^^


💬 " Jangan sekarang nanti saja aku beritahu "


^^^💬 " baiklah "^^^


💬 " tidak masalah shand ".


shandrianna melihat ailleen yang sangat senang berbelanja dengan bagaskara, dia baru saja mengukur baju dalam beberapa hari bajunya akan siap dan pernikahan akan kembali terjadi.


ailleen melihat mommy nya yang dari tadi hanya diam saja,



dia merasa bahagia terhadap pernikahan mom dan daddynya, tapi melihat wajah shandrianna membuatnya tidak tega jika mommy nya seperti tertekan.


dia paham mana yang senyuman tulus dan senyuman yang dibuat-buat. bagaskara pun melihat ailleen yang sedang memperhatikan shandrianna.


dia takut aileen akan membuat shandrianna melepaskan janjinya begitu saja, dia harus bicara pada ailleeen.


" sayang ikut daddy sebentar "


ailleen hanya diam lalu bagaskara membawa ailleen kesebuah ruangan yang sepi dia mendudukkan ailllen di meja itu dan tersenyum padanya.


" Ailleen senang kan daddy dan mommy akan kembali ?"


yang langsung dijawab anggukan oleh ailleen.


" kalau begitu jangan katakan apapun pada mommy , daddy mencintai mommy sayang ... daddy tidak ingin kehilangan mommy dan juga ailleen lagi. ".


" Aileen Juga tidak ingin jauh dari daddy dan mommy. "


" iya sayang jadi jangan katakan apapun ya. sebentar lagi kita akan tinggal bersama oke. "


" Tapi mommy .. "


" mommy hanya sedang merasa kelelahan tidak lihat bagaimana mommy diukur tadi ? sangat memusingkan pasti. "


" baik daddy "


" anak pintar "


***


besok adalah hari pernikahan shandrianna dan bagaskara, semua orang sangat repot dirumah itu. kali ini bagaskara akan menggelear pesta pernikahan terbuka dan dengan mewah.


untuk menunjukkan pada dunia shandrianna telah kembali padanya, pernikahan akan digelar disebuah gedung dan dirumah ini sedang mengatur persiapannya untuk acara nanti.


walau semua orang terlihat senang tapi shandrianna hanya terus memikirkan perasaaan andrew lagi-lagi dia melukai perasaaanya.


dikamarnya itu dia hanya diam dikala semua orang sibuk bicara dan berteriak, andrew juga belum menghubunginya semenjak hari itu katanya dia ingin bertemu tapi dimana.


tok

__ADS_1


tok


tok


" anna makanlah kau belum makan dari siang " tara membawakannya makanan di nampan itu shandrianna hanya menatapnya saja.


" Taruh saja nanti aku makan "


tara ingin mendekatinya dan bicara pada shandrianna tapi dia merasa segan.


" bicara saja " kata shandrianna.


" Jika kau tidak ingin menikah kau bisa memutuskannya, jangan sakiti hatimu. "


shandrianna hanya bisa mendesah pelan, bagaimana mungkin dia bisa memutuskannya sedangkan dia diancam dengan anaknya juga telah menandatangani surat perjanjian.


" aku tidak bisa "


" Anna untuk semua yang kulakukan , maaf ... semuanya karena diriku, jika saja aku tidak mengambilnya darimu... "


" semuanya sudah terjadi." potong shandrianna.


drrtt.....drrrttt


📱 Andrew Calling


shandrianna langsung melihat ponselnya karena nama andrew diapun langsung mengangkatnya.


📱 " shand temui aku di alamat yang akan kukirimkan "


" andreew ".


📱 " cepatlah "


tanpa memperdulikan tara dia langsung pergi meninggalkannya, saat itu juga shandrianna langsung pergi dengan mobil.


dia mengendai mobilnya dengan kecepatan penuh, kenapa alamat ini membawanya ke bandara pikirnya.


shiiitt


dia turun dan berlarian mencari sosok andrew disana, semua orang yang berjalan melihat kerahnya yang sedang mencari seseorang.


Andrew yang memakai jas navy itu sehabis menelpon membalikkan tubuhnya dan ketika shandrianna ada dihadapannta dia tidak bisa berkutik.


" andrew " ucapnya dengan ngos-ngosan.


" kenapa kau ada disini ? katamu masih beberapa hari lagi "


Andrew tersenyum kecil lalu menyentuh kedua pundak shandrianna " malam ini aku akan pergi, dan kali ini tidak akan kembali lagi kesini. "


" Andreww "


" Shandrianna aku harus pergi sekarang ... tapi kau jangan khawatir sampai kapanpun aku tidak akan pernah melupakan mu dan ailleen. kalian tetap bagian dari hidupku. "


shandrianna meneteskan air matanya " setidaknya temui ailleen ".


andrew menggelengkan kepalanya dengan berusaha tegar dia tersenyum " jika aku bertemu dengan wajah tampannya dan senyumannya maka aku tidak akan bisa pergi sekarang. "


" Selamat untuk pernikahanmu dan pak bagaskara, ailleen pasti sangat bahagia sekarang akhirnya kedua orang tuanya kembali bersama. "


shandrianna hanya bisa menangis saja dia benar-benar menyakiti hati andrew " jangan menangis shandrianna kau harus bahagia, aku juga akan bahagia saat melihatmu bahagia. percayalah tidak ada yang mengganggu hubungan kalian lagi, semuanya akan baik-baik saja. "


" Bagaimana denganmu ? kau akan sendirian disana "


" Tidak masalah aku punya banyak pekerjaan sampai aku lupa dengan kesendirianku. "


" aku tidak akan melupakanmu andrew "


" aku juga "


andrew menahan air matanya untuk tidak menangis lalu dia mengambil kedua tangan shandrianna " Apakah kau mau memelukku sebagai sahabatku ?" pinta andrew


tanpa berkata shandrianna langsung memeluknya bagi ini andrew ini sudah lebih dari cukup.


" terima kasih " ucap andrew


lalu dia melepaskan pelukannya " aku harus pergi , selamat tinggal shandrianna "


" andrew " lirihnya


andrew menyentuh kopernya lalu dia pergi meninggalkan shandrianna, dia hanya bisa meratapi satu-satunya orang yang selalu ada untuknya.


" Andrew " panggil shandrianna.


andrew pun menoleh " Jaga dirimu baik-baik "


andrew kembali tersenyum dan mengangukkan kepalanya, dan hari ini dia benar-benar pergi dari kehidupan shandrianna.


*Walau tidak berakhir bersama aku mendoakan mu agar , siapapun atau orang yang kau cintai nantinya akan memperlakukanmu lebih baik dari caraku. akan mencintaimu lebih baik dari caraku mencintaimu, akan lebih sabar mendengarkan keluh kesahmu daripada diriku .. dan semoga ... kau akan selalu menjadi berartinya sama seperti kau berarti untukku.


Beberapa orang memang lebih beruntung dari yang lainnya , mungkin aku adalah bagian dari orang yang tidak beruntung itu , itu sebabnya aku tidak bersama dengan orang yang sangat aku cintai. Tapi aku tidak akan marah , wajah cinta berbeda-beda dan aku mengalah padanya*


dan menerima bahwa aku belum cukup sempurna untuknya.


*Aku pergi malam ini, tadinya aku ingin melihat kau tampil cantik dengan gaun panjang berwarna putih itu tapi aku tidak sanggup melihatmu bersanding dengan pria lain. dengan caraku begini aku membuktikan kalau aku benar-benar mencintaimu.


~ Andrew*

__ADS_1


__ADS_2