
"Kalau begini hasil foto yang di hasilkan angel...kayaknya satu pertemuan lagi foto foto Nina sudah bisa dipakai buat mulai memprovokasi Indra"
Rini tersenyum senang menerima kiriman
foto foto dari Angel
"Tunggu aku Indra sayang...,sebentar lagi kau harus jadi milik ku
Tinggalkan Nina dan datanglah padaku seperti ibunya dulu..."
Rini menyeringai....
Iri dan dengki tampak jelas di matanya ..
Sementara Reza yang lama tak terdengar kabarnya
Tadi pagi dapat bocoran dari Nina kalau siang ini Alea mau menjumpai Indra di kantornya
"Benarkah...?"Reza kesenangan mendengarnya
"Bener....kamu bikin janji ke kantornya mas Indra gih...
Mumpung mas Indra juga gak keluar kantor"
Setelah merayu ini itu....dan itu ini...kepada Indra
Reza sekarang sedang menuju kantor Indra
Memakai setelan jas karena Reza juga dari perusahaan ayahnya
Jas berwarna abu abu dan dasi senada membungkus tubuh tinggi Reza
Terlihat sungguh tampan
Berangkat dengan diantar sopir kantor
Saat ini seperti Indra dan Bagas
Reza juga sedang di godok menjadi pimpinan perusahaan
Setiap hari ikut ngantor ayahnya
Tadi Reza ijin keluar saat makan siang
Dia rindu bertemu Alea
'Sepertinya aku sedang jatuh cinta'
Batin reza
Mobil yang mengantar Reza sudah sampai di lobby kantor Indra
Sesuai instruksi Indra ,sudah ada yang berdiri menyambut kedatangan Reza ketika turun dari mobil
"Selamat siang,selamat datang tuan Reza"
Alan menunduk hormat ke arah Reza
Reza membalasnya dengan mengangguk dan tersenyum
mengarahkan tangan menjabat tangan Alan
"Nama saya Alan
Saya asisten pribadi tuan muda Indra"
Alan memperkenalkan diri
Reza mengangguk tanpa melepas senyumnya
Kemudian merangkul pundak Alan dan berjalan minta diantar ke ruangan Indra
"Silahkan masuk tuan Reza" Alan membukakan pintu ruangan Indra
"Halooo....sepadaaa......"
Suara cempreng Reza memenuhi ruangan
Cukup untuk membuat Indra dan Merry yang sedang membicarakan sesuatu menengok ke arahnya
"Haaii...!!
__ADS_1
Kenapa sii bisa sampai sini ....
Kenapa gak pakai tersesat dulu..
Aku nggak berharap kamu datang secepat ini lhooo...!!"
Alan dan Merry tersenyum lebar mendengar cara Indra menyambut Reza
Alan mohon diri untuk kembali ke ruang kerjanya untuk melanjutkan pekerjaannya
Sementara Merry masih tinggal di ruangan itu untuk memastikan tidak ada lagi yang diperlukan boss nya
"Tuan Reza mau minum apa.."Merry menawarkan minum
"Air mineral saja"
"Baik tuan"Merry berjalan ke arah kulkas
"Mana dia...."
Reza bertanya ke arah Indra sambil mengedarkan pandangan mencari seseorang
"Siapa...?"Indra pura pura tidak tahu
"Calon istri aku lah ...jangan suka pura pura tidak tahu yaa.."
Reza masih celingak celinguk
Merry menghampiri menyerahkan botol air minum Reza
"Terima kasih kak...,ehhmm maaf...Alea belum datang ya"
Beralih mencari info ke Merry
"Sebentar lagi tuan
Sekarang saya akan menjemput nona Alea ke bawah...mohon ijin"
Merry berlalu setelah Indra mengangguk mengiyakan
Reza berdiri mencari kaca
Memantaskan diri di depannya
"Belum"
"Masak belum oke sii...
Kurang apa coba..."
Reza berputar putar di depan cermin
"Kurang asem.."
Indra menjawab sekenanya
matanya tetap ke arah berkas berkas yang ada di depannya
"Kakak ipar kok gitu siii..."
Reza berjalan ke arah Indra dan berdiri di belakang kursi Indra
Memijat bahu Indra dari belakang
"Mas Indra...."
"Apa..."
"Hiii...iihhh...kok cuek gitu sih
Aku ijin pacaran sama Alea yaa...."
Tangannya terus memijit bahu dan merayu Indra
Berharap ijin dari calon kakak iparnya itu
Tiba tiba..
Ceklek......!!
Pintu terbuka
__ADS_1
Seraut wajah cantik masuk ke dalam ruangan indra
"Kakaaaakkk..."
"Yaaaaa...."Indra menjawab
"Yaaaaa..."Reza ikut ikutan menjawab
Alea tertawa melihat 2 orang di depannya menjawab kompak...
Rok selutut berwarna biru muda
Memakai sepatu flat warna putih dan tas Selempang sewarna dgn sepatunya
Alea tampak cantik dan sangat imut
Reza terpesona melihatnya...mulutnya bergerak gerak menahan air liurnya tumpah..
"Hiiiihhh.....gemezz akuuu......!!"
Reza berteriak tertahan menatap Alea
Tapi tangannya bergerak mencubit pipi Indra sekuat tenaga
"Aaaawww....sakiit"lndra menjerit kesakitan
"Bawooooo...sialan lu..."Tukasnya sambil melotot ke arah Reza...
"Ehhh....kakak ngomong jorok ih.."Alea menegur kakaknya
Reza garuk garuk kepala yang tiba tiba gatal.
"Maaf ya mas Indra...yang gantengnya tiada tara...gak sengaja...sumpah"
Reza mengangkat jarinya ke atas
Alea tertawa melihat kelakuan dua cowok di depannya
"Ehh..mas Reza kok tumben ada disini"Alea bertanya ke arah Reza
"Mas Reza lagi kangen seseorang dek...
Mas Reza lagi jatuh cinta..."
Reza menjawab sambil lekat menatap Alea
Alea tersipu sipu merespon tatapan Reza
"Ehmm...ehmmm....."Indra berdehem
Duduk bersedekap tangan
Matanya melotot menatap Reza
"Ehhh yaa....lupa aku kalau ada yang terganggu"
Yang dipelototi merasa
Hari ini Alea minta diantar Indra memilih mobil
Dia ingin pulang pergi kuliah bawa kendaraan sendiri
Sebetulnya Alea merasa iri dengan kemandirian Nadia yang pulang pergi kuliah bawa mobil sendiri
Sementara dia kemana mana diantar sopir
Setelah meminta ijin kepada mama dan kakaknya
Diiringi dengan tangisan manja
Akhirnya diijinkan dengan sejuta pesan agar berhati hati
Maklum kesayangan keluarga...
"Dek...
Kalau bang Reza main ke rumah Alea boleh gak....
Nyariin Alea lho...bukan dia.." Reza berbicara lirih ke Alea sambil dagunya diarahkan ke Indra
"Boleh siii....memang mas Reza mau apa?"
__ADS_1
Alea malu malu menjawab