Hanya Kamu

Hanya Kamu
Indra tahu masa lalu Nina


__ADS_3

Mengalir lah cerita Bagas


Mulai saat hancurnya hidup Nina dan ayahnya saat Wina pergi


Bagaimana akibat kepergian mamanya Nina kesulitan untuk makan


Hanya bisa minum coklat hangat untuk mengisi perutnya


Bagaimana gila kerjanya tn Wicaksono untuk menghilangkan sakit hatinya


Bagaimana tn Wicaksono dan Nina sempat hilang arah hidup


Kemudian saat saat mulai bangkit ketika Nina serta ayahnya hidup bersama keluarga Tn Baskoro menjadi satu keluarga sampai saat ini


Saat Nina terlihat ceria kembali ketika bersama Indra


Bahkan Indra bisa mengalihkan kesedihan Nina saat bertemu kembali dengan Wina


Saat dimana Wina di depan Rini menertawakannya dan membahasakan dirinya ' Tante ' untuk anak kandungnya sendiri


Tapi itu tidak lama


Kesedihan karena kehilangan kembali menghampiri Nina


saat Indra termakan hasutan dari Rini


Nyonya Vanya ikut terisak mendengar kisah Nina,tangannya menggenggam tangan Nadia


"Maafkan mama yang tadi sempat berpikir buruk tentang Nina"


Indra yang terpukul dengan cerita Bagas , kembali membaringkan tubuhnya


Meringkuk di atas kasur


"Bisakah semua keluar dari kamarku...


Aku sedang ingin sendiri sekarang"


Mama bangkit...membetulkan bantal dan guling Indra...


Ditepuknya tangan putra kesayangannya itu


"Istirahatlah nak..."


Bagas dan Nadia mengikuti langkah mama Vanya keluar kamar


Bagas juga langsung mohon diri sambil membimbing tangan Nadia...


Di kamarnya, Indra terdiam sedih....


Berkali kali dilihatnya foto Nina di hp nya

__ADS_1


Dielus2nya wajah yang sedang tersenyum itu


Kemudian di peluknya erat...


Di kamar Nina


Rara bersama Alea masih berusaha menghibur Nina


"Maafkan kak Indra ya mba Nina


Alea mohon ...."


Rara menatap Alea...kemudian menggenggam tangan adik kesayangan Indra itu


"Dek....sebaiknya kamu pulang


Ini sudah malam


Biarkan mba Nina istirahat ya"


Alea mengangguk...mencium pipi Rara dan juga pipi Nina kemudian melangkah keluar kamar


Nina menatap Rara ,mengambil tangan sahabatnya itu


"Sebaiknya kamu juga pulang Ra


Kasihan om dan Tante Radit kalau kemalaman"


"Nggak usah Ra...kamu pulang saja


Aku sudah tidak apa apa"


Mereka berpegangan tangan


Rara membelai pipi sahabatnya


"Mudah mudahan segalanya segera membaik ya nin.


Kamu dan mas Indra bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik baik"


Nina memegang tangan Rara yang membelai pipinya


"Terima kasih Ra...kamu sahabat terbaik ku"


Mereka berdua berpelukan,tangan Rara menepuk pelan punggung Nina


Lalu melangkah kan kaki keluar kamar Nina dan menutup pintunya pelan


Nina masih melanjutkan isaknya sendirian


Masih teringat perlakuan Indra yang memaksanya tadi

__ADS_1


'Sebetulnya apa maumu


Kenapa kau masih mengejar aku sedangkan kau sudah bersama Riri


Bahkan menurut pengakuan Rini kalian sudah berpacaran'


Perlahan Nina tertidur


Membawa sedih karena prasangkanya yang salah


Nina tertidur sambil mendekap erat foto Indra di hp nya


Pagi hari di kediaman Indra


Alan dan Merry sudah sampai untuk menjemput tuan mudanya


Mama Vanya mengajak mereka sarapan bersama


Berlima mereka menikmati sarapan tanpa ada obrolan


Indra hanya diam menunduk sambil menghabiskan sarapan sandwichnya


Alan dan Merry hanya tampak minum secangkir kopi


Mereka sudah sarapan pagi sebelum berangkat tadi


Alea memecah keheningan


"Kak Indra


Tadi malam kan Alea nemenin mba Nina sama mba Rara


Mba Nina nangis waktu cerita kalau kemarin siang Rini datang ke rumah mba Nina


Bilang kalau Rini sama kak Indra sekarang sudah pacaran"


Indra mendongak menatap Alea


"Bener dek...mba Nina bilang begitu?"


"Iyaa...bener...ada mba Rara yang ikut denger"


Indra menatap bergantian ke arah dua Asistennya


"Bang Alan...kak Merry...tolong kosongkan jadwal siang saya"


"Baik boss" Serempak Alan dan Merry menjawab sambil berdiri dari kursi


Mengikuti Indra yang sudah berpamitan pada mama dan Alea


"Kami permisi nyonya....Nona Alea"

__ADS_1


Alan dan Merry menundukkan kepala lalu cepat cepat berlalu menuju mobil untuk membawa tuan mudanya ke kantor


__ADS_2