Hanya Kamu

Hanya Kamu
Cerita Alan dan Merry


__ADS_3

Begitu masuk kamar karena menghindari Indra


Nina langsung merebahkan diri di kasur


Bingung kenapa Indra mengejarnya tadi


'Apalagi mau mu...


Apa masih kurang makian mu kemarin


Ada kesalahan apa lagi yang menurutmu aku lakukan


Tidak perlu kau tunjukkan rasa tidak sukamu padaku di depan keluargaku


Sudah cukup mas, aku menyadari posisiku sekarang


Meskipun aku masih sangat mencintaimu,aku sudah tidak akan lagi memperjuangkan cintaku'


Nina meneruskan lamunannya hingga malam


Panggilan Bu mar yang mengantarkan susu coklat hangatnya tidak di hiraukan


Ada setitik bening air di sudut mata yang mengiringi tidur lelapnya


Pagi hari dilalui seperti biasa


Sarapan pagi bersama penuh cerita


Nina tetap berusaha agar dirinya terlihat baik baik saja


Mencoba sesekali menimpali saat ada yang bercerita


Meskipun tampak sekali kalau Nina sekarang lebih pendiam


Hanya tersenyum kalau ada yang menggodanya


"Dek ,hari ini kamu jadi bawa mobil sendiri ?"


Bagas menoleh ke arah Nina


"Jadi mas...nanti pulang kuliah nin mau pergi sama Rara"


"Jangan terlalu capek ya nak


Kau baru sembuh dari sakit"


Papa menasehati Nina


"Ya papa..Nina cuma pergi sebentar"


"Nanti sepulangnya dari pergi, Rara biar sekalian kesini saja


Biar mas Bagas nanti yang antar dia pulang"


"Ya mas"


"Mau kemana sii sayang..."

__ADS_1


Mama bertanya


Bagas sudah hampir menjawab kalau Nina dan Rara mau ke kampung bang Miko


Semalam Rara cerita lewat telepon kalau sepulang kuliah nanti mau melihat perkembangan pembangunan TPA


Untung Nina segera memberi kode


Bagas urung menjawab


Baru ingat kalau masih menjadi rahasia


"Mau ke toko buku ma.."


Bohong Nina


"Oooow...hati hati ya nak


Kau harus makan bekal makan siang yang mama bawakan'


"Iya ma..."


Nina pamit berangkat saat sudah selesai sarapan


Semua juga berangkat melanjutkan aktifitas masing masing


Di kantor Indra


Alan dan Merry tengah berada di ruang kerja tuan mudanya


Mereka sedang membantu pekerjaan bossnya


Benar kata Bagas ,ada kewajiban yang harus dia tunaikan


Berusaha menyeimbangkan pikiran untuk menyelesaikan semua masalahnya


Tidak boleh terlena pada satu masalah saja


Indra tetap akan berjuang mendapatkan cinta Nina


Tapi pekerjaan yang menjadi tanggung jawab nya tetap harus di tunaikan


"Maaf tuan muda


Apa tidak sebaiknya beristirahat sebentar


Terlalu memforsir diri juga tidak baik untuk kesehatan tuan muda"


Alan mengingatkan bossnya


Merry menghampiri membawakan secangkir teh tanpa gula kesukaan bossnya


"Bang...bisakah kau bawakan irisan buah seperti yang tempo hari


Yang kata Abang yang jual orang yang punya cinta yang besar.."


Alan mengernyitkan kening mengingat ingat kemudian tersenyum

__ADS_1


"Tidak ada yang jual tuan muda, mohon maaf"


"Maksud nya bagaimana?"


Indra bingung


"Itu dari nona Nina tuan muda"


Mengalir dari mulut Alan tentang kejadian siang itu


Dimana Nina sebetulnya ingin menemui Indra tapi diurungkan karena melihat Indra bersama Rini


Indra terkejut sampai berdiri dari kursinya


Jadi Nina masih berusaha menemuinya saat itu


"Kenapa Abang baru cerita sekarang?"


"Nona Nina melarang saya menceritakan tuan muda


Nona pergi sambil menangis waktu itu"


Indra tergugu


Jadi semakin tau sedalam apa telah menyakiti hati Nina


"Sehari sebelumnya nona Nina juga berusaha menemui tuan muda


Bermaksud menghadang langkah tuan muda untuk memberi penjelasan


Tapi hari itu tuan muda juga keluar makan siang bersama Rini "


Ganti Merry yang bercerita


Indra sudah benar benar tidak tau lagi apa yang harus diperbuatnya


Pikirannya benar benar bingung


Penyesalannya yang dalam membuat tubuh Indra limbung


Indra jatuh terduduk di kursi


Badannya lemas


Alan segera memapah tubuh tuan mudanya ke sofa besar sudut ruangan


Memberi tempat yang lebih nyaman


Merry mengambilkan air putih dan menyodorkan kepada Alan yang segera mendekatkan ke mulut Indra


Indra meminum air putih itu


Merasa sudah tenang Indra mengambil ponselnya


Mendial nomer Bagas


"Halo ndra"

__ADS_1


"Gas tolong aku"


__ADS_2