
Wina sangat bahagia saat awal menjadi nyonya Baron
Apapun yang diinginkan terkabul tanpa bersusah payah menabung
Mau kemanapun ada mobil dan sopir yang siap mengantar
Keluar masuk butik mahal dan salon kecantikan hampir setiap hari dilakukan Wina dan Rini
Wina merasa sudah menggenggam dunia
Merasa bahwa keputusannya menyetujui ketika Rini memintanya jadi ibunya dan harus meninggalkan Nina adalah sangat tepat
Tapi hal hal impiannya itu lama lama terasa hambar
Baik sebagai istri Baron maupun sebagai mamanya Rini
Selama menikah dengan tuan Baron,Wina hanya disentuh sebagai istri tak lebih dari hitungan jari sebelah tangan
Tn Baron sering pergi berbulan bulan urusan bisnis,baik dalam maupun luar negeri
Dan kebutuhan sebagai suami lebih sering dituntaskan lewat wanita wanita yang bisa dia bayar
Wina tau dan merasakan itu
Tapi tidak bisa berbuat apa apa
Karena dasar pernikahan mereka bukanlah cinta
Adapun Rini
Ketika sudah bisa merebut Wina dari Nina sikapnya justru makin keterlaluan
Sikapnya ke Wina tidak pernah hormat
Suka memerintah seenaknya
Seolah olah Wina adalah asisten pribadinya
Secara materi memang Wina tercukupi
Bahkan sangat berlebih
Tapi disudut terdalam hatinya ada rasa sesal yang terlambat disadari
"Maa...cepet dikit dong ....Mana hp aku.."
Rini seenaknya meminta ponselnya
"Hp kamu dimana ya Rin"Wina bertanya
__ADS_1
"Ya di tas lah....kan tadi mama aku suruh masukkan tas kan..."
Wina mencari cari hp di tas Rini
Mereka berdua sudah ada di dalam kamar hotel
Terpisah dengan kamar tuan Baron
Rini sedang berkaca di depan cermin kamar hotel sambil membenahi tampilannya
"Ini Rin...."Wina menyerahkan hp
Diterima dengan tangan kiri oleh Rini tanpa menoleh
Wina hanya menarik nafas panjang diperlakukan demikian
Rini tampak sedang mencari kontak seseorang lalu meneleponnya
"Haloo Angela...."
Rini rupanya menelepon sahabatnya
Sahabat yang tidak berbeda jauh dengannya
"Heiii beib.....apa kabarnya....kamu ada dimana sekarang..."
Angela adalah orang yang tepat jika harus mencari info tentang orang orang kalangan atas
Obsesinya terhadap kemewahan membuat Angela selalu rajin meng update berita berita dari kalangan itu
"Kenapa memang...."Angela bertanya
"kolega papa aku yang ketemu tadi itu ganteeeng banget....mana tajir lagi....
Bikin aku penasaran banget.... tau gak...."
"Ha ...ha....kamu kan bisa rayu merayu seperti biasa...
Buat apa wajah cantik dan body aduhai kalau tidak di manfaatkan....ya gak...."
"Yang ini lain beib...
Agak agak dingin dan cuek gitu....
Pokoknya kereeennn deh...."
Rini bercerita menggebu gebu
"Bikin penasaran deh Rin....siapa namanya"
__ADS_1
"Indra putra Prayoga...dia itu bakal jadi CEO perusahaan mendiang ayahnya"
Angela mengingat ingat sesuatu
"Berarti Indra itu anaknya tn Peter Prayoga
. yang berarti pula dia itu anaknya nyonya Vanya....
Designer yang bajunya sering kamu borong itu"
"Tau darimana kamu..."Rini penasaran dengan info dari Angel
"Aku kan pernah juga beli baju di butik ny. Vanya ngantar mama aku
kebetulan waktu itu aku ketemu juga sama Indra yang lagi di butik mamanya
Dengar dari mamaku kalau ny. Vanya itu janda dari tn .Peter Prayoga dan Indra adalah anak laki satu satunya dan punya satu adik perempuan"
Akurat sekali info dari teman gosipnya itu
Rini tersenyum ..puas dengan info dari Angel
"Terima kasih infonya lho beib...ketemu ya kapan kapan.."
Rini dan Angel berkiss bye mengakhiri obrolan
Akan halnya di dalam mobil yang dikemudikan pak Banu
Indra cemberut terus saat perjalanan pulang kembali ke kantor dari pertemuan dengan tuan Baron tadi
Jengkel karena ternyata belum menghasilkan apa apa dari pertemuan tadi
Dtambah dengan sikap tn Baron dan anaknya yang menurut Indra terlalu menyebalkan
"Banyak karakter pengusaha nak
Kau harus tetap berkepala dingin menghadapinya
bagaimanapun sifat orang yang kamu hadapi tetaplah menjunjung tinggi adab kesopanan
Karena om sangat berharap kelak kau akan seperti papamu
Sukses dan tetap terhormat karena sikap baiknya
Kau harus pandai mengendalikan emosimu..."
Panjang lebar Om Edward menasehati Indra
"Om Edward sengaja mempertemukanmu dengan tuan Baron untuk menunjukkan sedikit wajah lain dari yang selama ini kamu kenal, karena sebagai pengusaha kamu juga harus peka ketika berhadapan dengan seseorang"
__ADS_1