Hanya Kamu

Hanya Kamu
dijemput Indra


__ADS_3

Bagas beranjak keluar ketika ada suara mobil masuk halaman rumah


"Sopir kamu datang tuh dek...."


Teriak Bagas


Maksudnya sih biar terdengar Indra yang mau masuk rumah


"Issh...mas Bagas tega banget ngomong gitu sama mas Indra"


Sewot Nina saat Bagas bilang kalau Indra sopirnya


"Biarlah sayang...sebagai adik kita tidak boleh marah sama yang lebih tua"


Indra yang baru masuk langsung menimpali


"Siapa yang lebih tua...??


Kurang ajar niih anak....!!"


Bagas menyemprot Indra tak terima


Yang disemprot cuek....


Malah matanya melotot ke arah Nina


"Yaa ampuun sayaaangg...


kamu cantik sekali....!?


Indra bergegas ke arah Nina


"Mas...ada mama"Nina mengingatkan


"Ehh ..mama sayang..


Assalamualaikum mama...!"


Indra menghampiri mama sambil mencium punggung tangannya


"Waalaikumussalam..!"


Mama menjawab salam Indra


Indra langsung duduk disamping mama


"Maa...Indra minta ijin mau mengajak Nina ke rumah...


Mama sama adik Indra pingin kenalan sama nina


Mama ijinkan bukan?"


"Tentu saja mama ijinkan,


Sampaikan salam keluarga disini untuk keluargamu...

__ADS_1


Dan ingat untuk ngantar pulang Nina sebelum jam 10 ya nak"


"Baik ma...


Insya Allah salam dari mama Indra sampaikan"


Indra kembali mencium punggung tangan mama Dita


Nina mengikuti apa yang dilakukan Indra


"Nina ke rumah mas Indra dulu ma"


"Ya ,sayang.." Mama mencium pipi Nina


"Kakak ipar dan adik adik ipar...


Gantian biar Nina yang makan malam di rumahku ya...


Masak aku terus yang makan malam disini"


Indra pamitan dengan gaya nya sendiri


"Kalau sadar gitu kapan kapan kirimlah beras kemari.."


Bagas menimpali ucapan Indra


"Issh...mas Bagas apa sihh..."Nina mencubit lengan Bagas


"Iyaaa....Issh...mas Bagas apa sihh....!!"


Ikut ikutan juga mencubit lengan Bagas dengan lebih keras.


Langsung lari sambil menarik tangan nina


"Aaww....heeii...!!..awas kau ya!!"


Bagas lantang meneriaki Indra yang berjalan cepat keluar rumah


"Jagain betul adik aku bro....!!"


Indra yang sudah berlalu berbalik badan dari kejauhan


Kedua tangannya di taruh di dada sembari membentuk tanda love dengan jari jarinya sambil menggerakkan maju mundur


Meniru gaya anak anak muda jaman sekarang


"Ciihh...n*j*s..."Bagas mencibir tersenyum


Ikut bahagia melihat sahabat dan adiknya bisa bersatu


"Kok papa sama ayah belum pulang ya"


mama yang sudah kembali menata meja bertanya ke Nadia yang sedang membantunya


"Mungkin macet maa...paling sebentar lagi pulang"

__ADS_1


Benar kata Nadia....


Terdengar mobil masuk halaman


Bagas dan Andika berlari menyambut kepulangan 2 pahlawan mereka


"Kok malam yah...paa.."


"Iyaa,macet tadi"


Om Adi ,Asisten papa dan ayah mengikuti masuk rumah


"Ahhh....oom Adi...."


Andika yang lama tidak bertemu menghambur memeluk lelaki yang selama ini telah setia mendampingi ayah dan papanya


"Mas Andika tambah ganteng saja"


"Iya omm...maaf...sudah kutukan keluarga"


Om Adi tertawa mendengarnya...merangkul pundak Andika sambil berlalu menuju ruang kerja bossnya


Memberesi segala sesuatu disitu kemudian keluar ruangan lagi


"Om kata papa disuruh mandi dulu ,sebentar lagi beliau akan menemui om "


Andika menghampiri om Adi


"Baiklah..Om masuk kamar dulu ya"


Om Adi masuk ke kamar tamu


Kamar yang biasa dia pakai jika ada keperluan di rumah itu


Mandi lalu keluar kamar bergabung dengan anggota keluarga lain


Malam ini akan ada pembicaraan penting mengenai perusahaan bersama 2 tuan besar dan tuan mudanya


Pembicaraan mengenai 2 pendamping Bagas yang nantinya akan dia bimbing untuk menjadi asisten yang handal bagi Bagas


Seperti biasa makan malam mereka isi dengan obrolan obrolan ringan


"Nina mana kok gak ikut makan malam..


Jangan dibolehin tidak makan lho ma.."


Tuan Baskoro mengingatka istrinya


"Nina diajak Indra makan malam di rumahnya


Sekalian mau dikenalin ke mama sama adiknya Indra.."


"Bukannya mama langganan di butiknya mamanya Indra ya...


Pernah ngajak Nina kesana kan...masak belum kenal".

__ADS_1


__ADS_2