
Indra mendengarkan dengan seksama apa yg sudah om Edward nasihatkan
Om Faizal yang duduk di depan disamping pak Banu ikut mendengarkan
"Bener yang kamu katakan tadi kalau kamu sudah punya calon istri...atau hanya untuk menghindari anaknya tn Baron yang melirik terus ke arah kamu.."
Om Edward tertawa mengatakan itu
"Hati hati lho nak...kayaknya gadis itu tipe tipe agresif"
Om Faizal ikut menimpali
"Indra benar benar sudah punya calon istri om,
Namanya Nina...
Setelah urusan peralihan nanti selesai ,
Indra mau melamar Nina,
Setelah Nina selesai kuliah Indra akan segera menikahinya..."Indra menjelaskan
"Waahh...wahh....kalian dengar itu Faizal....Banu...
Tuan muda kalian sudah menyiapkan pendamping hidupnya"
Tn Edward ikut gembira mendengarnya
"Oh ya ...untuk pendamping Indra di perusahaan nanti apa sudah kau persiapkan juga zal..."
Om Edward menanyakan kepada Om Faizal
"Sudah tuan...dua orang sudah siap membantu tuan muda sebagai asisten nantinya
Mereka sudah mulai bekerja sejak awal bulan
Saya sudah persiapkan mereka agar saat peralihan nanti mereka sudah tau tugasnya ketika mendampingi tuan muda"
"Bagus itu...kau memang selalu bisa diandalkan zal....terima kasih ya kamu selalu ada saat dibutuhkan"
Om Edward memuji tn Faizal
"Sudah menjadi tugas saya tuan"
Faizal menjawab takzim
"Kau juga Banu,kau sudah bekerja dengan sangat baik,
Pengabdian mu tidak kami ragukan lagi
Dampingi selalu tuan mudamu ya"
__ADS_1
Om Edward ganti memuji Pak Banu
"Saya yang seharusnya berterima kasih tuan
Saya akan selalu mendampingi tuan muda selama saya mampu"
Tn Edward menjawab dengan menepuk bahu pak Banu dari belakang
"Setelah peralihan nanti,Om mau pindah ke daerah puncak
Tantemu yang minta
Kami ingin hidup tenang di hari tua
Dimas setelah lulus kuliah nanti biar membantumu di perusahaan
Emily akan ikut om pindah ke daerah puncak
entah nanti dia ingin bagaimana dan jadi apa biar dia tentukan sendiri
Saat ini karena masih SMA pikirannya masih suka berubah rubah
Saat tidak sedang sibuk om akan sering mengunjungimu
Atau kau yang tidak sibuk ,mainlah ke tempat Om...
Oh ya .....om jadi ingin berkenalan dengan calon istrimu itu....ajaklah bertemu om..."
Indra juga kangen Tante Ajeng,Dimas dan Emily"
Tiba tiba ingatan Indra melayang ke wajah cantik Nina
"'Ahhh,rindunyaaaa....sedang apa ya dia....apa masih di rumah Reza
.eehhhh.....jam berapa ini
Harusnya sudah pulang kan...."Indra bergumam dalam hati sambil melirik arloji....
Malam nanti dia akan apel ke rumah Nina
"Om Faizal...hari ini agenda Indra sampai jam berapa ya ?"Indra bertanya
"Sesampai di kantor nanti tanda tangani berkas berkas yang ada di mejamu..
kemudian berkenalan dengan 2 calon asistenmu....
Setelah itu kau boleh pulang tuan muda"
Om Faizal menjelaskan apa yang harus Indra kerjakan hari ini
Indra terharu dengan kebaikan orang orang yang ada di sekelilingnya
__ADS_1
"Terima kasih yaa Allah,
Kau hadirkan orang orang baik di sekeliling hamba
Semoga hamba bisa membalas semua kebaikan yang telah hamba dapatkan dari orang orang baik ini"
Indra khusyuk memanjatkan doa dalam hati
Sesampai di perusahaan
Indra langsung masuk ruang kerja sementaranya
Karena ruang CEO masih menjadi ruangan om Edward
Indra menanda tangani beberapa dokumen dan berkas berkas yang diserahkan Om Faizal padanya
Om Faizal juga sekalian memperkenalkan 2 calon asisten Indra
yang pertama
seorang wanita yang berusia sekitar 30 tahun sesuai resume
Cantik ,ramping, masih bujang dan terlihat smart
Lulusan sebuah universitas bergengsi dalam negeri
Pernah bekerja di sebuah televisi swasta tapi kemudian keluar
Tn Faizal sendiri yang menyeleksinya
Indra memanggilnya kak Merry
Yang kedua
Seorang cowok ganteng berkulit gelap tapi bersih
Wajahnya terlihat tegas,
Badan tinggi tegap
Sorot matanya tajam tapi lembut
Usia menurut resume 28 tahun
Masih bujang
Lulusan sebuah universitas di Australia
Pernah bekerja di negeri itu tapi memutuskan kembali ke Indonesia karena permintaan orang tua
Namanya Alan
__ADS_1
Dia juga hasil seleksi dari om Faizal sendiri