
Tak lama Reza betul betul datang menjemput Nina dan Rara
Mereka berencana hendak hang out bertiga
Reza kangen jalan jalan dengan Nina
Tapi demi menjaga perasaan Indra,mereka sepakat mengajak Rara
Sampailah ketiganya di mall X
Yang mereka tidak tau kalau mall itu milik keluarga Indra
Bertiga hendak mencuci mata sepuas puasnya
Reza sempat membeli beberapa T shirt dan celana panjang
Lumayan,ada 2 cewek cantik yang bisa memberinya pendapat soal pilihannya
Terutama Nina
Dengan gaya sok tau mengarahkan Reza tentang tampilan cowok yang disukai Alea
Ketiganya tertawa gembira menikmati kebersamaan
"Haaiii ninaa...."
Nina menoleh mencari arah suara yang memanggilnya
"ketemu lagi kita"
Rini ternyata juga ke mall itu bersama Angela
Nina sempat terkejut tapi cepat menguasai keadaan
"Hai Rin....Hai Angela.."
Nina mengenal Angela sebagai teman satu kampusnya
"Hai...nin..."Angela menjawab sapaan nina
"Woo ...kalian saling mengenal rupanya ..."
Rini cukup kaget
Karena setahunya Angela hanya mau bergaul dengan orang yang setaraf dengannya
Rini masih berpikir kalau Nina tetap sama seperti dahulu
Dari kalangan yang tidak perlu diperhitungkan
Reza dan Rara memilih menjauh menjaga jarak
Kurang suka dengan cewek yang menyapa Nina
"Lagi cuci mata lagi yaa....kaciaan
Ayo gabung ke kita ajaa...
Kita traktir beli baju dehh....
__ADS_1
Iyaa kan angel..."
Angela mendelik ke arah Rini dan nenyikut pinggangnya menyuruh diam
Nina hanya tersenyum tipis
"Ehh nin...
Kami jalan dulu yaa....daahh..."
Angela menarik tangan Rini mengajaknya pergi
"Sebelum keburu malu"pikir Angela
"Siapa sih nin....yang satunya Angela..
Belagu banget...tapi wajahnya kayak pernah lihat ya..."
Rara bertanya,agak jengkel dengan sikap Rini
"Teman SMP aku,...katanya sih sekarang jadi artis"
Reza menyahut sambil tertawa
"Teman SMP....??...kayaknya lebih cocok jadi guru SMP kamu nin...make up nya setebal batu bata"
"Huusshh....gak boleh ngomong gitu...kalau dia dengar...batu batanya dia lempar ke kamu"
Ketiganya kembali tertawa....melanjutkan jalan jalan siang mereka
"Kamu kenapa sih...."
Rini sewot karena Angel menariknya saat masih ingin melanjutkan ejekan kepada Nina
Kamu pikir apa....
Dia itu bapaknya kaya raya!!
Pengusaha sukses yang cukup disegani,
kamu saja yang gak tau karena kelamaan di luar negeri"
Angel cukup kesal menjawab
"Eh...Apaa...??!!"Rini terbelalak mendengarnya
"Kamu tau apa soal Nina"Rini penasaran akhirnya
"Kalau tidak salah...
Bapaknya Nina namanya tuan Wicaksono seorang duda
Terus mereka berdua tinggal sama saudara bapaknya itu,
Yang namanya tuan Baskoro
Tn Wicaksono ini akhirnya berduet dengan Tn Baskoro ,membangun beberapa perusahaan yang sekarang berkembang pesat dan menjadi besar"
Angela menjelaskan yang membuat Rini semakin tercengang.
__ADS_1
"Tapi keluarga mereka memang bersahaja,
Aku saja jarang melihat Nina memakai barang bermerk
Meskipun tetap terlihat trendy sih..."
Angela menutup penjelasannya
"ngomong ngomong...
Kamu sendiri darimana kenal Nina?"Ganti Angel yang bertanya
"Dia teman SMP aku"Rini menjawab singkat
Rini bertambah geram dalam hati mendengar cerita angel...
Nina ternyata tidak menjadi hancur seperti yang dia bayangkan
Rasa tidak sukanya pada Nina yang telah dia pupuk sejak kecil telah tumbuh subur menjadi dengki
Apalagi Indra cowok idamannya sekarang menjadi pacar Nina
"njel....kayaknya aku butuh bantuanmu"
Rini menatap penuh arti
Sepulang dari jalan jalan bertiga ,Nina diantar pulang Reza setelah mengantar Rara
"Nin..."
"Apa..."
"Bantuin aku sama Alea dong"
"za...kalau masalah perasaan aku gak bisa bantuin apa apa....kamu cobalah deketin sendiri"
"Aku takut ditolak seperti kamu dulu nolak aku"
"Halahhh za...za...itu masih diomongin terusss.....
Kamu itu bagi aku sudah seperti saudara
Gak akan pernah nemu rumusnya buat kita pacaran"
Nina mengacak acak rambut Reza
"Iyaaa ....aku sudah insyaf.
Makanya aku sekarang memintamu membantuku jadi adik ipar.."
Reza menaik turunkan alisnya.
Nina tertawa melihat kelakuan Reza
"Tapi ingat ya za...
Jangan pernah berniat mempermainkan cewek,apalagi itu Alea
Kalau itu terjadi
__ADS_1
Bukan hanya mas Indra yang akan menghadapimu
Aku juga akan melumatmu menjadi cilok..."