Hanya Kamu

Hanya Kamu
Aileen mulai sekolah


__ADS_3

malam harinya


hari semakin larut bagas baru saja keluar dari kamar mandi sedangkan shandrianna masih mengajari aillen belajar di ranjang kamarnya.


mereka terlihat serius sekali, saat melirik kearah jarum jam ternyata sudah jam 9 malam bagaskara ingin minta jatah malam ini tapi karena ailleen sedang disini dan dia menunggu dari tadi maka dia harus menunggu lagi.


" hoam " sesekali bagaskara menguap saat melihat kedua orang itu masih fokus belajar.


" sayang ini sudah malam sudahlah belajarnya besok lagi"


" ini mom iya yang halaman 45 ini, daddy ailleen masih ingin belajar. "


" ada apa ? kau mau tidur ?" tanya shandrianna.


bagaskara mengangkat tangannya lalu membuat huruf v dan menggerakkan nya hingga menyatu.


" apa ?"


bagas kesal shandrianna tidak juga mengerti lalu dia mengangkat kedua tangannya dan membuat seperti dua orang saling ciuman.


seketika shandrianna langsung paham, dia hanya menggelengkan kepalanya , tapi muka bagas malah terlihat kesal dan ingin berhubungan intim.


" mom kalau yang ini nomor 9 , kenapa hasilnya bisa 50 ?"


" oh kalau itu lihat dari pertanyaannya sayang ( sambil sesekali melirik bagaskara ) kenapa 50 ? karena kalau dibulatkan menjadi 60 dia terlalu jauh, lihat garis ini 52 lebih dekat dengan 50 kan kalau dia 55 , 56 dia lebih dekat ke 60. "


" ah ailleen paham sekarang "


shandrianna tersenyum mendengarnya dari jam 9 sampai ke jam 10 ailleen tetap belajar hingga membuat bagaskara terus menunggu.


" ailleen sudah cukup belajarnya sekarang tidur besok harus sekolah kan ? " bagaskara sepertinya sudah tidak tahan lagi dia menutup buku itu dan langsung memindahkannya.


" ailleen tidur disini "


" ha ? sayang tidur disebelah ya , mom dan daddy ada pekerjaan "


" pekerjaan apa ini kan sudah malam jadi harus tidur , ayo mom ailleen ingin tidur pelukan sama mommy. "


shandrianna tidak menolaknya dia hanya menatap bagas dan mengkodenya menyuruhnya tidur. bagas menggelengkan kepalanya.


" mom ceritakan sesuatu "


" cerita apa sayang ? bukankah mommy sudah menceritakan semuanya ?"


" iya iya , tidurlah sayang kan besok hari pertama sekolah jadi tidak boleh telat. "


" baik mommy , selamat malam daddy selamat malam."


" selamat malam." ucap shandrianna.


" selamat malam." ucap bagaskara.


lantas ailleen memeluk shandrianna dan tidur dalam dekapannya, aileen yang berada di tengah-tengah mereka berdua itu membuat bagaskara tak kuasa menyentuh shandrianna.


" apa sudah tidur ?"


shandrianna menggelengkan kepalanya, 10 menit .... 15 menit ... 20 menit, akhirnya ailleen tertidur lelap, mata shandrianna juga terlihat sudah ingin terlelap namun sepertinya bagas tidak akan membiarkannya tidur.


" sudah tidurkan ?"


" sudah "


" jangan tidur dulu, kita main sebentar saja "


" aileen ada disini sebaiknya nanti saja "


" tidak sayang aku sudah menunggu dari tadi " ujar bagas sambil melepaskan pelukan ailleen dari pelukan shandrianna dengan pelan dan menyingkirkannya.


" pelan-pelan " ujar shandrianna.


" iya "


kini aileen berada di samping sedangkan bagas yang ada ditengah , bagas memeluk shandrianna dan mengecup keningnya.


" bagaimana jika ailleen bangun ?"


" kita jangan berisik "

__ADS_1


bagaskara mendekati wajah shandrianna dia mencium lembut bibir shandrianna, sambil mengelus tangan shandrianna.


bagas pun beralih mencium leher shandrianna dan mengecupnya lembut memberikan rangsangan-rangsangan pada shandrianna.


tangannya mulai membuka baju tidur shandrianna tapi ailleen langsung tidur miring menghadap mereka.


" tidak jangan sekarang, aku tidak mau mengganggunya tidur. "


" tidak akan kita akan pelan dia tidak akan bangun, percaya padaku. "


lalu ailleen kembali bergerak membuat bagaskara tidak lelauasa melakukannnya. karena dirasa sudah tidur nyenyak lagi bagaskara pun mulai memposisikan miliknya ke milik shandrianna.


shandrianna berusaha tidak bersuara saat bagas memacunya , bagas teru memacu miliknya dengan cepat " ahhh ahhh ahhh sayang " desah bagaskara.


shandrianna menggigit bibirnya agak tidak mengeluarkan suara , bagaskara tiba-tiba memainkan *********** menggunakan lidahnya " ahhh " ucapnya lolos begitu saja hingga dia sadar apa yang dia lakukan.


" nghhh bagash ahhh "


" iyahh sayang ahhh ... ahhh "


" aku mau keluar "


bagas tidak bisa bergerak dengan sesuka hatinya hingga dia memutuskan untuk membawa shandrianna turun saja " kita ke bawah "


" apa ?"


" aku masih ingin lagi "


" tapi ailleen sendirian "


" dia tidak akan bangun "


bagaskara menggendong shandrianna sambil mereka berdua berciuman, lalu saat di ruang kerjanya itu karena sofanya besar dia mendudukkan shandrianna disana dan kembali ******* bibirnya.


shandrianna didudukkannya di pangkuannya dia mencium leher shandrianna dan juga dada shandrianna hingga menimbulkan kemerahan.


" ahhh jangan berikan tanda "


" kau milikku , hanya milikku "


" shhh pelan-pelan "


" sayang aku ingin kau yang melakukannya " lirih bagaskara.


" ahhhh " desah keduanya saat milik bagas mulai masuk.


shandrianna menatap bagaskara dengan nanar, begitupun dengan bagaskara, wajah shandrianna yang terlihat berkeringat itu diusapnya.


" aku mencintaimu " ucap bagaskara.


" aku sangat mencintaimu sayang " sambungnya.


shandrianna menatap sendu bagaskara, dia mencari kejujuran dimata bagaskara. dan didalam matanya dia tidak menemukan kebohongan itu.


setelah melakukan hubungan intim itu shandrianna membersihkan tubuhnya dan mandi di kamar mandi, sedangkan bagaskara sudah bersiap untuk tidur dan ditengah-tengah mereka ada ailleen.


shandrianna sudah selesai mandi, bagaskara ingin melihat shandrianna apa yang sedang ia lakukan di meja hias itu kenapa dia duduk lama sekali.


bagaskara yakin shandrianna pasti meminum obat lagi, semenjak kemarin malam dia melihat shandriannya yang selalu meminum obat itu.


dan benar saja kali ini shandrianna pun meminumnya, setelah minum barulah shandrianna naik kembali ke kasur dan membenarkan posisi selimut sampai menutupi tubuh ailleen.


" Obat apa itu ?" tanya bagaskara.


" hanya obat biasa , vitamin "


" selalu meminumnya ?"


" hmm ... ya "


lantad shandrianna langsung memeluk ailleen dan memejamkan matanya " Kau pikir aku tidak tau apa itu, kau membodohi ku sayang. "


keesokan harinya


shandrianna sudah bangun lebih dahulu, dia menyiapkan pakaian sekolah juga bekal untuk ailleen ditambah lagi dia harus membuat sarapan untuk bagaskara.


hari pertama ailleen akan bersekolah hari ini juga dia akan kerumah orang tuanya untuk melihat ibunya. tak lama bagas dan ailleen turun dan sudah siap dengan pakaian masing-masing.

__ADS_1


" good morning mom "


" morning son "


" anak mommy sudah siap ? wah pakaiannya sangat cocok untuk aileeen " katanya sambil memasukkan bekal kedalam tas ailleen


" pagi sayang "


tak lupa bagaskara mencium kening shandrianna sesaat " pagi "


" hari ini kita antar ailleen baru aku antar kerumah ibu. "


" iya "


" masak apa hari ini ? wah ! ada ayam kecap dan capcay " kata bagaskara melihat makanan yang ada di meja itu.


" daddy suka ya ?"


" tentu saja semuanya kesukaan daddy "


" makanlah, mommy akan bersiap-siap dulu. "


****


dikamarnya shandrianna memakai make up yang tak terlalu tebal, dengan kemeja putih dan celana jeans putih nya dia terlihat cantik sekali.


diusianya yang akan menjelang 30 tahun dia masih terlihat masih cantik.



dia ambil tasnya berwarna coklat lalu turun kembali menuju ke tempat makan.


" Mommy look so beautiful "


" terima kasih sayang. "


" Sudah selesai kan ? kita berangkat sekarang " tanya bagaskara.


" sudah dad "


shandrianna membantu aileen memakai tas sekolahnya dan mereka pun keluar dari rumah bersamaan. akhirnya mereka meninggalkan rumah itu dan menuju ke sekolah.


beberapa saat kemudian mereka pun telah sampai disekolah, hingga shandrianna dan bagaskara mengangtar aileen sampai ke depan kelasnya.


" mom "


" sayang belajar yang rajin ya, daddy akan menjemputmu nanti siang. mommy akan kerumah grandma oke "


" siap mommy " ucapnya semangat membuat bagas dan shandrianna merasa senang.


" anak daddy yang pintar, jangan nakal ya dan belajar yang baik "


" iya daddy "


bagaskara mengusap pelan rambut ailleen " daddy ! mommy ! aileen masuk ya "


" iya sayang " jawab mereka bersamaan.


aileen melambaikan tangannya lalu segera masuk kedalam kelas, tapi shandrianna masih ingin melihatnya. ailleen terlihat duduk dibangku paling depan dan anak-anak lain juga melihatinya.


" ayo kita pergi" ajak bagaskara.


shandriana pun mau diajak pergi, tapi dia tidak ingin digandeng oleh bagaskara. dia berjalan sendiri-sendiri.


" sayang apa kita sedang bertengkar ?" tanya bagaskara.


" tidak "


" lalu kenapa kita seperti musuhan, mendekatlah"


" berjalan biasa saja kita juga tidak akan menyebrang "


" Yasudah tidak kuantar kerumah ibu "


" aku bisa pakai taksi. "


" cepat masuk aku antar "

__ADS_1


shandrianna pun masuk kedalam mobil begitupun dengan bagaskara, dia langsung menyetir mobilnya dengan kecepatan sedang.


__ADS_2