Hanya Kamu

Hanya Kamu
Kiriman dari Indra


__ADS_3

Mama Dita keluar kamar setelah berganti baju,


menuju ruang tamu menemui Wina


"Selamat datang dik Wina


Ada perlu apa ini kok tumben"


Mama menyalami tangan Wina


"Iya mbak , saya ingin menjenguk Nina


Apa dia sudah sembuh ya?"


"Alhamdulillah sudah sehat dik


sebentar ya biar dipanggilkan Nina"


Mama menyuruh maid untuk memanggilkan Nina


"Dik Wina apa kabarnya selama ini?


Kapan balik ke Indonesia ?"


"Sudah hampir 3 bulan mbak-


Maaf saya baru bisa sekarang berkunjung kesini"


Mama hanya tersenyum


Tak berapa lama Nina sampai di ruang tamu


Ada Bu mar yang mengiringi


hendak menyapa mantan nyonya rumahnya dulu


Nina mencium punggung tangan Wina


Sedangkan Bu mar hanya menyalami saja


"Ibu Wina,apa kabar?"


"Kabar baik Bu mar....Bu mar juga selalu sehat kan?"


"Alhamdulillah Bu..."


Bu mar menjawab sambil minta ijin kembali ke belakang


"Apa kau sudah sehat nak?"


Wina menyapa Nina yang duduk disamping mama Dita


"Sudah Tante.."


Nina menjawab sambil tangannya menggenggam tangan mama Dita yang ada di pangkuannya


Wina melihat hal itu


Terbersit cemburu melihat anak kandungnya lebih memilih bermanja bukan kepada dirinya


"Sebenarnya Nina sakit apa?"


"Sakit panas Tante "

__ADS_1


Panggilan Tante yang diucapkan Nina sungguh terdengar bagai ejekan untuknya


Kembali Wina dihadapkan pada kenyataan menyakitkan yang disebabkan oleh sikapnya sendiri


Nina merasa tidak nyaman karena kedatangan Wina


Bukan mau Nina kalau perasaan itu ada


Wina sendiri yang sudah memasang jarak dengan dirinya


Nina hanya menjawab pertanyaan pertanyaan Wina


Tidak mencoba ganti memberi pertanyaan yang bisa memancing obrolan


Akhirnya suasana menjadi kaku


Mama yang biasanya ramah dan banyak omong juga tampak bingung mau ngobrol apa


Ditengah ke kikuk an suasana


ada seorang maid masuk dan menghadap nyonya Dita


"Maaf nyonya


Ada paket kiriman makanan dan buket bunga"


"Dari mana?"


Mama Dita tidak merasa memesan makanan


"Dari tuan Indra untuk non Nina "


Mama Dita dan Nina terkejut


"Taruh di atas meja di ruang makan saja dulu


ini masih ada tamu"


Sang maid mengangguk dan berlalu ke belakang


"Apa gak sebaiknya di buka dulu kirimannya mbak....siapa tau makanannya bisa basi kalau tidak segera dibuka"


Wina sebenarnya ingin mencari tahu apa yang dikirim Indra


Mama tersenyum dan setuju


"Benar juga kata dik Wina


Saya permisi ke belakang sebentar saja ya...


Memastikan makanannya tidak apa apa


Tidak apa apa kan saya tinggal sebentar


Atau kita pindah ngobrolnya ke belakang?"


"Begitu juga tidak apa apa mbak


Kita pindah tempat ngobrol"


Wina mengikuti mama Dita ke belakang


Nina juga ikut menyusul ke ruang makan

__ADS_1


'Apa yang dia kirim


Untuk apa?'


Ternyata banyak sekali coklat yang dikirim


juga berbagai macam kue


Nina tercenung melihatnya


'Apa maksud semua ini?'


"Waahhh banyak sekali kue kiriman dari Indra ya?"


Wina mencatat dalam pikirannya apa saja makanan yang dikirim Indra


Sebagai bahan laporan untuk rini


Maid yang tadi melapor soal kiriman masuk lagi


"Ini buket bunga untuk non Nina juga di taruh mana nyonya"


"Bagaimana sayang ,kau maunya bunga ini ditaruh mana?"


Mama Dita menatap Nina


"Nina gak mau ma...terserah mama mau ditaruh mana"


Kemanjaan Nina kepada Dita cukup menusuk hati Wina


Interaksi manis yang tidak pernah di rasakannya bersama rini


"Maaf lho dik Wina


Malah diajak pindah ngobrol ke ruang makan"


Mama merasa tidak enak


Nina juga gelisah melihat semua kiriman dari Indra


Makin bingung dengan semua sikap Indra yang berubah rubah


Nina ingin segera kembali ke kamarnya mengunci diri


Wina menyadari sikap Nina yang gelisah


Wina juga segan seandainya tn Wicaksono ,mantan suaminya tiba tiba pulang kerja


Dia malu kalau harus bertemu, mengingat apa yang dulu telah dilakukannya


"Maaf ya mbak Dita...Nina...saya tidak bisa lama lama


Saya mohon pamit dulu"


"Baiklah dik Wina


Saya dan Nina mohon maaf bila kurang pantas menerima kedatangan dik Wina "


"Saya juga minta maaf mbak,sudah mengganggu istirahat mbak dan Nina"


Mereka kembali bersalaman


Mama Dita dan Nina mengantarkan kepulangan Wina sampai di depan pintu

__ADS_1


__ADS_2