
Bagas dan Rara akhirnya berada di sebuah restoran
Bagas tadi menjemput Rara dan langsung mengajak makan siang
"Apa yang mau kamu bicarakan "
Bagas bertanya sambil menggenggam tangan Rara diatas meja
"Rara mau cerita sesuatu ke mas ,tapi janji gak boleh emosi"
Rara menatap mata Bagas yang ada di hadapannya
"Lho ...belum cerita kok sudah minta janji"
Rara tersenyum
"Ini mengenai rahasiaku dan Nina "
"Ceritakanlah...mas akan dengarkan"
Rara lalu menceritakan semua tentang impiannya bersama Nina
Membangun TPA Al Ikhlas yang sekarang sedang dalam proses pengerjaan
Bagaimana mereka mulai menabung bersama
Bagaimana mereka mulai menahan membeli sesuatu yang kurang mereka butuhkan
Semuanya Rara ceritakan...
Tak ada yang terlewat dari cerita Rara termasuk uang yang diminta Nina dari Indra
Termasuk kekurangan yang rencananya mau Rara minta dari Bagas
Tentang kerjasama mereka dengan Miko dan istrinya
"Itu yang terjadi mas,sampai terjadi mas Indra yang salah paham"Rara menutup ceritanya
Bagas tercenung mendengar cerita Rara
Merasa terharu sekaligus bangga
"Kalian berdua sudah membuat mas merasa bangga sayang
Mas bersedia menutup semua kekurangannya
Berapa jumlah kurangnya...akan mas transfer sekarang"
"Sebetulnya Rara sama Nina besok mau kesana
__ADS_1
Menyerahkan kekurangan sekaligus melihat perkembangannya
Tapi sekarang Nina sakit
Rara mungkin batalkan saja nunggu Nina sembuh"
"Gini aja...
Besok mas yang ke sana menemui bang miko
Mas akan menyerahkan kekurangannya sekalian mas pingin lihat perkembangan pembangunan TPA nya
Untuk saat ini mas minta tolong kamu ikut menghibur nina
Mungkin dia mau terbuka dan mengurangi sedihnya kalau sama kamu sayang "
"Ya mas,terima kasih atas pengertian mas
Antar Rara ke rumah mas ya
Rara pingin menghibur Nina
Semoga Nina juga segera sehat"
"Kalau seandainya uang Indra menjadi masalah,lebih baik mas ganti saja
Tidak enak karena gara gara uang itu ,Indra jadi salah paham ke Nina"
Sepulang dari makan siang Rara langsung ikut Bagas ke rumahnya menjenguk Nina
Kedatangan Rara membuat Nina terlihat gembira
Rara menyuapi Nina dengan kue yang dibelinya bersama Bagas tadi
Meskipun sedikit sekali tapi Nina mau makan
Mama dam Bu mar juga gembira melihatnya
Putri yang mulai pulang sekolah menemani Nina bersama mamanya juga terlihat tertawa tawa,ikut menyuapi mba kesayangannya
"Mba Rara,nanti sore ikut nemenin mba nin ke dokter yuk...
"Ayyukkkk....mba Rara ikut putri ngantar mba Nina ya..."
Mata putri berbinar binar memandang Nina
"Tambah banyak yang ngantar mba Nina....jadi mba Nina harus tambah semangat biar segera sehat"
Putri memberi semangat sambil memeluk Nina
__ADS_1
"Putri sayang sama mba Nina.....sama mba Rara juga..."
"Mba juga sayang banget sama putri..." bergantian Nina dan Rara memeluk putri
Sore hari Nina akhirnya diantar ke dokter
Ada mama,Andika,Putri dan juga Rara yang mengantar
Akhirnya mereka sampai di Klinik kesehatan milik Tante Galuh ,sepupu mama
Yang berprofesi sebagai dokter sekaligus pemilik klinik kesehatan tersebut
Di klinik tersebut juga tempat praktek beberapa dokter spesialis
Tempatnya bagus dan nyaman
Tante Galuh sendiri yang menyambut mereka
Mengobrol sebentar dan menanyakan kabar Dika dan Putri
Berkenalan juga dengan Rara,yang merupakan pacar Bagas keponakannya
Kemudian mempersilahkan mama dan Nina masuk ke dalam ruangan prakteknya
Sementara yang lain menunggu di luar
Rara menggandeng tangan putri dan mengajaknya berjalan berkeliling di sekitar klinik..
Ada taman kecil yang ada kolam ikannya
"Bagus ya mbak..."Putri berlari melihat kolam ikan tersebut
Rara tersenyum lalu matanya mengedar melihat sekeliling
Tiba tiba mata Rara melihat seseorang yang rasanya pernah dilihatnya
Rara melihat Rini dan seorang wanita setengah baya sedang ada di ruang tunggu praktek dokter di klinik tersebut
"Seperti pernah lihat ya..
Bukannya itu temannya Angel yang katanya artis itu ya
Yang teman SMP nya Nina"Rara membatin..
"Mba Rara ..masuk lagi yuk ...kasihan mas Dika nunggu sendirian.."Putri menggandeng tangan Rara
"Yuukk....."
Baru beberapa saat duduk menunggu lagi,ternyata mama dan Nina sudah keluar
__ADS_1
Rupanya pemeriksaan Nina sudah selesai