Hanya Kamu

Hanya Kamu
Inikah Yang dinamakan Ngidam


__ADS_3

" iya ini adalah anak kedua kami, anak pertama saya usia nya sudah 6 tahun. " jawab shandrianna.


" itu artinya bu shandrianna pasti sudah paham bagaimana keadaan ibu hamil dan pak bagaskara juga sudah tau pasti selalu siaga nantinya. "


Bahkan aku tidak pernah tau apa yang dia alami dulu saat mengandung anakku, ini adalah kesempatan ku untuk menebus semua kesalahanku.


***


" Kita mau kemana setelah ini ?" tanya shandrianna


bagas pun berhenti setelah mengambil obat tadi mereka masih berjalan menuju keparkiran.


" Ini baru jam 11 aileen belum pulang, mau kesuatu tempat dulu ? atau kita memberitahu ayah dan ibu ?" usul bagaskara.


" Nanti saja "


" terus mau apa hmm atau kita makan kan harus minum obat bagaimana ? "


" perutku mual, aku tidak mau makan. "


" Kalau begitu harus makan dan minum obat agar tidak mual ya " ujarnya yang merayu shandrianna dengan lembut.


" sedikit saja " katanya lagi.


" tadi sarapan yang aku buat dimakan tidak ?" tanya bagaskara.


" tidak "


" sayang sudah jangan membantah sekarang harus makan " paksanya yang takut shandrianna sakit.


" Nanti saja tunggu aileen "


" tidak ada nanti-nantian sekarang ayo cepat kita cari makan. "


" huft kau ini seperti aku orang sakit saja, aku ini hamil bukan sakit parah. "


" masih bisa mengeles ?" tatap bagaskara dengan tajam sehingga shandrianna takut. dia tau sekarang shandrianna takut jika dia sudah menatapnya dengan tajam pasti akan menurut.


" tidak "


****



dari sisi kirinya shandrianna bagas terlihat sedang memesan makan siang, dia selalu saja tersenyum kepada shandrianna seperti nya jiwa mereka tertukar bukankah shandrianna yang selalu tersenyum kini malah bagaskara.


drrtt....drrttt


" Ayah Calling "


" ayah " gumamnya , dan langsung mengangkat telpon itu.


📱 " Halo nak apa kabarmu ?" tanya ayah dibalik telpon.


" ayah aku baik-baik saja , tumben menelpon apa ada sesuatu ?" tanya shandrianna yang langsung ceria seketika.


📱 " tadi kata karyawan ayah, dia melihat anna dirumah sakit bersama nak bagas apa kalian baik-baik saja sayang ?"


" oh itu baik ayah hanya sedang memeriksa saja. "


📱 " memeriksa apa nak ? siapa yang sakit ?"


" itu... ayah... "


shandrianna masih menelpon bagas sudah duduk kembali bersama shandrianna.


📱 " itu apa nak ? ayah jadi cemas "


" ayah .. sebenarnya , aku ... aku sedang hamil. " ungkapnya kepada ayahnya.


📱 " benarkah sayang ? wah ! itu kabar yang menggembirakan, sayang ajaklah bagas kerumah pasti ibu dan kakakmu senang. ajak juga aileen ya hari ini bagaimana kita makan malam bersama ? kita sudah lama kan tidak makan malam bersama. "


" i-iya ayah aku akan mengatakan padanya. "


📱 " lalu bagaimana dengan kondisimu sayang ? baik-baik saja ? "


" sangat baik ayah, terima kasih sudah mengkahwatirkan aku. "


📱 " sama-sama sayang, yasudah mungkin kalian sedang apa pekerjaan. ayah tutup dulu pokoknya datang ya nanti malam biar ibumu menyiapkan sesuatu. "


" iya ayah. dah sampai jumpa "

__ADS_1


📱 " sampai jumpa sayang "


shandrianna mematikan ponselnya.


" ayah menyuruh kerumah ? "


" iya "


" yasudah setelah menjemput ailen kita langsung saja kerumah ayah dan ibu. tapi makanlah ini dulu. "


" iya "


mereka berdua pun makan dengan tenang tapi shandrianna tidak terlalu bernafsu karena perutnya sedang mual dan hanya makan dikit saja.


" sayang bagaimana rasanya hamil ? " tanya bagaskara.


" ya hamil saja jika ingin tau rasanya. "


" ck sayang aku ini pria mana bisa hamil , malahan aku hanya bisa menghamili saja. " celetuknya.


" cih dasar "


" ngomong- ngomong anak kita sudah mau dua berarti tinggal 8 lagi , kita harus semangat membuatnya. "


shandrianna tak habis pikir mendengarnya bisa-bisanya bagaskara mengatakan hal seperti itu. yang ada dia seperti mesin pembuat anak pikirnya.


" Kau sudah gila ya, tidak-tidak aku tidak mau 10 jika kau mau kau sendiri saja yang hamil. "


" hahha aku bercanda sayang, sekarang minum obatnya "


shandrianna pun meminum obatnya bagaskara senang shandrianna menurut, ia melihat wajah shandrianna yang merasa kepahitan itu.


tiba-tiba ia melihat seorang anak kecil memakan ice cream berwarna hijau muda yang membuat ia langsung ingin memakannya.


" sayang ada apa ?"


" aku mau itu ( Tunjuknya kearah anak itu sehingga bagaskara menoleh ) cepatlah aku mau itu. "


" pelayan " panggil bagaskara dan seorang pelayan laki-laki langsung mendekatinya.


" ada yang bisa saya bantu pak ?"


" maaf pak tapi tadi ice cream rasa mint itu sudah habis, tapi jika mau masih ada rasa vanila, coklat dan ... ".


" aku mau rasa itu tidak mau yang lain. " potong shandrianna, bagas menatapnya aneh.


" sayang tapi ice cream nya sudah habis, yang vanila saja bagaimana ? itu lebih enak dari rasa mint " bujuknya


" Bagaimana bisa rasanya lebih enak sedangkan kau saja tidak pernah memakan rasa itu, sudahlah aku mau langsung pulang saja "


Shandrianna melenggang pergi sendirian " sayang ! " panggil bagaskara yang langsung menyusul shandrianna.


" sayang ! " panggilnya lagi tapi tak digubris oleh shandrianna.


rasa vanila lebih enak dari mint, mau menipuku dia saja tidak pernah memakannya dasar pembohong. awas saja aku tidak mau bicara padanya.


shandrianna terus bergerutu dalam hati dia kesal pada bagaskara, tapi dia juga kenapa bisa langsung ingin ice cream itu.


" sayang tunggu, maaf - maaf aku akan mencarinya oke . jangan marah ya "


shandrianna masih diam dan tak mau menatap wajah bagaskara.


" sayang aku mohon " lirih bagaskara.


" aku mau kesekolah aileen lalu kerumah ibu. " jawabnya dengan cetus.


" baik-baik tapi senyum dulu jangan marah "


" tidak mau "


" kalau begitu tidak jadi kerumah ibu "


" kalau begitu juga aku tidak mau bicara kepadamu. "


" ha iya-iya baiklah, yasudah ayo masuk kedalam mobil kita pergi sekaranng. "


daripada tambah didiamkan shandrianna lebih baik dia menurut pikirnya, kondisi hati shandrianna memang sedang tidak bisa ditebak.


didalam mobil itu shandrianna hanya diam saja, bagas jadi bingung dari tadi memikirkan tingkah aneh shandrianna.


*apakah ini yang dinamakan ngidam. pikirnya

__ADS_1


hatinya juga tidak menentu kadang ceria, kadang diam kadang juga cerewet. ha jangan-jangan anak ku perempuan. pikirnya lagi*.


" sayang anak kita pasti perempuan celetuknya "


" hmm "


" aku bisa tau itu dengan caramu bertingkah sekarang. aku jadi tidak sabar menunggu anak kita lahir nanti. "


" hmm "


" sayang sudah ya marahnya, janji aku carikan nanti. "


" aku mau nya sekarang. "


" ha pusingnya " batin bagaskara.


****


sembari menunggu aileen di dalam mobil bagaskara punya ide, hingga dia mengabari tomi saja pikirnya.


📱 " Kelvin Tomi "


^^^💬 " Carikan ice cream rasa mint siapa yang bisa mendapatkannya dalam hari ini juga aku berikan berikan bonus 5% "^^^


typing


💬" serius pak ? untuk siapa ?"


typing


^^^💬 " istri saya sahabat kamu sedang hamil lagi, sepertinya sedang mengidam cepatlah "^^^


typing


💬 " wih pecah telur nih pak. siap habis bekerja aku langsung mencarinya "


^^^💬 " cepatlah "^^^


💬 " siap pak 😌 "


***


disela-sela pekerjaannya tomi mencari cafe dan restoran yang menjual ice cream rasa mint, dia harus mendapatkan bonus 5% dan jika dapat lagi ice cream nya maka dia akan minta nambah bonus jadi 10% pikirnya.


" kenapa kamu mencari cafe yang jual ice cream rasa mint ?" tanya kak septi.


" oh ini kak hmmm sini aku bisikin "


" hei kau pikir aku suka menguping " saut alfian.


" emang iya " jawab tomi.


tomi sedang membisikkan sesuatu kepada kak septi hingga kak septi terkejut " haaa serius tom ?"


" hmm "


" apasih ? kalian ini ada apa ? aku kepo " ujar alfian.


" kita harus menemukannya "


" tidak ada apa - apa " jawab kak septi dan tomi bersamaan.


" awas saja aku akan tau sendiri nanti " batin alfian.


****


" jadi mommy beneran aileen punya adik ?" tanya aileen yang duduk dibelakang.


" iya sayang , aileen senang ?" tanyanya.


" senang sekali ! aileen ingin menggendong adik nanti. "


" Adiknya perempuan apa laki-laki mom ?" tanyanya.


" tidak tau sayang "


" daddy ! daddy nanti kalau adiknya sudah lahir kita ajak liburan yuk, aileen mau foto berenang sama adek. "


" pasti sayang tapi sabar ya kan adeknya masih ada di perut mommy. "


" heheheh "

__ADS_1


__ADS_2