Hanya Kamu

Hanya Kamu
Bagaimana Bayiku


__ADS_3

" mas bagas " gumamnya yang tak percaya dengan yang barusan saja bagaskara ucapkan.


" aku bercanda sayang " jawab bagaskara dengan senyuman.


" hiks hiks hiks mas bagas jahat ! aku tidak mau bicara " tangisnya didalam pelukan bagaskara.


bagaskara terkekeh melihat wajah itu


" bercanda sayang, aku akan memberikanmu uang itu dan tidak perlu menggantinya. aku juga banyak hutang dengan mereka dan inilah caraku membalasnya. "


" terima kasih ( shandrianna mendongakkan wajahnya menatap bagaskara ) aku berjanji apapun yang kau minta dariku aku akan memberikannya tanpa berkata lagi. "


" Iya-iya sayang "


****


tomi berada di depan rumah septi dan benar adanya rumah besar itu terlihat kosong tak berpenghuni. dia menelpon pun tidak dijawab lagi.


" kak septi ! aku tomi " teriaknya.


" tomi ! " alfian turun dari mobilnya mengejar tomi.


" tomi kau harus cepat ikut denganku, ini genting. "


" ada apa ? "


" kak septi ternyata akan menikah bersama anak temannya paman ku. "


" apa ? kau serius ?"


" mukaku ini sedang berbohong ? ayo cepat ! "


" pakai mobilku saja " ujar tomi.


tomi sangat mengebut membawa mobilnya sampai alfian saja berpegangan. " hei kita mau ketempat kak septi bukan menemui tuhan ! turunkan gas nya ! "


" dimana alamatnya ?"


" Hotel Beston "


kembali tomi menaikkan gas nya " heiiii !!! "


***


suasana hotel itu dipenuhi tamu undangan, di area hotel pernikahan dilakukan di outdor dan hari ini bimo memakai beskap berwarna putih dan sedang menunggu septi datang.


" huuu "


suara tamu undangan yang menyambut septi yang datang berjalan menuju altar pernikahan membawa bunga mawar putih di tangannya.


bimo tersenyum melihatnya sejujurnya dia itu mencintai septi hanya saja caranya yang salah dia terlalu kasar dan hanya memikirkan egonya saja.


" kau siap ?" tanya bimo.


septi tidak menjawabnya dan memilih langsung duduk disebelah bimo " mari pak calon istri saya sudah siap. "


" baik lah mari kita mulai. "


" Saya nikahkan dan kawinian Bimo Setiawan Bin setiawan dengan Septi Lestari Binti alm Sutomo dengan mas kawin uang sebesar 100 juta dibayar tunai. "


" saya terima nikahnya dan kawinnya septi lestari ...


jantung septi terasa ingin lepas inikah akhir dari masa gadisnya yang sangat ia sukai ini, dia tidak akan menyukai hal hal apapun setelah ini.


" dengan mas kawin tersebut dibaya..."


" Berhenti ! "


suara bariton shandrianna dan tomi bersamaan sangatlah kuat, semua orang yang ada disana menoleh kearah mereka dan septi langsung saja bangun dari tempat duduknya namun tangannya ditahan oleh bimo.


" pernikahan ini tidak boleh dilanjutkan " kata shandrianna yang didampingi bagaskara.


" siapa kamu ?"


" kak septi " panggil shandrianna.


" shandrianna " dia ingin menangis saat ini karena diselamatkan oleh shandrianna.


" Pak lanjutkan pernikahan ini. " kata bimo.

__ADS_1


" kak septi aku mencintaimu " teriak tomi


septi menangis mendengar pengunkapan tomi itu, " ya aku sudah mencintaimu sejak lama tapi aku baru menyadari nya sekarang. " katanya lagi.


" dia milikku ! " kata bimo.


Shandrianna berjalan mendekati septi, bagaskara membiarkannya saja. dia melepaskan cekalan tangan bimo ditangan septi.


" kakak aku disini "


septi tersenyum sambil meneteskan air matanya. " Kalian semua siapa ? pernikahan ini harus dilanjutkann septi harus menikah dengan bimo sekarang juga. " kata seorang wanita tua menatap tidak suka shandrianna.


" turunkan pandanganmu kepada istri saya " ujar bagaskara yang melindungi shandrianna.


" Dia tidak mencintai pria ini jadi dia tidak akan menikah dengan nya " kata bagaskara.


" Kalian semua ! pergi dari sini dan jangan ganggu pernikahanku! " teriak bimo.


" septi kembalilah padaku atau orang tuamu akan kupenjarakan beserta kakakmu " ancam bimo.


" dia tidak akan menikah denganmu ! sudah dikatakan kalau septi tidak mencintaimu dia hanya mencintaiku " tomi mendorong bimo hingga bimo hampir tersungkur.


" Kakak ayo ikut denganku " ajak shandrianna.


" dia tidak akan pergi karena sudah berjanji menikah denganku sebelum dia membayar hutang nya maka dia harus menjadi istriku hari ini ! "


" uang ? kau mau uanganya ? mas bagas "


bagaskara mengangukkan kepalanya " jaga shandrianna sebentar " ujar bagaskara kepada tomi yang langsung dijawab anggukan oleh tomi.


" mana bisa mengeluarkan uang 1 milyar secara tunai begitu saja " kata bimo.


" shandrianna apa yang kau lakukan ? ini tidak benar " kata septi.


" sudahlah kak "


" kakak berhutang besar padamu. " dia sangat sedih menyusahkan semua temannya, dan juga bos nya sendiri.


" Menyingkirr " bimo menarik tomi dan mendorongnya hingga terjatuh, shandrianna dan juga septi yang sedang bicara itu dia langsung mendorong shandrianna hingga terjatuh.


" haaa ! " teriaknya.


" Shandriannaa !!!! " teriak kak septi, tomi dan alfian bersamaan.


shandrianna memegangi perutnya dan melindungi perutnya yang terkena benturan batu.


" brengsek ! "


bugh


bugh


bugh


" kau melukai istri saya bugh ! bugh "


" ahh " shandrianna mengeluh sakit , dan ia dipangku oleh septi.


" shand kau baik-baik saja ? "


" shandrianna ! buka matamu ! "


" pak shandrianna berdarah " kata alfian


bagas yang sedang menghajar bimo itu langsung menatap shandrianna yang mengerang kesakitan.


" sayang " tomi menyingkir dan memberikan akses kepada bagaskara.


" berikan uang itu " Kata shandrianna dengan lemah.


" jangan bicara asal shandrianna, kakak tidak penting tapi kandunganmu " ujar septi.


bagaskara menggendong shandrianna lalu ia menatap tajam bimo " kau tidak akan lepas dariku ! " ancam bagaskara.


akhirnya tomi, alfian dan septi pergi dari sana dan mengantar shandrianna kerumah sakit " pak aku akan dibelakang berikan shandrianna padaku. "


" iya "


" sayang bertahanlah "

__ADS_1


gaun putih milik septi itu terkena darah yang keluar dari bawah shandrianna memang tidak terlalu banyak tetapi warnanya sangat terang sekali.


***


dirumah sakit itu shandrianna langsung ditangani oleh dokter kandungan, dia terbaring pingsan di brankar itu dan wajahnya terlihat pucat sekali.


ceklek


dokter keluar dari ruangan dan disana bagaskara langsung mendatanginya.


" istri saya "


" Pendarahannya tidak terlalu banyak dan bayi nya masih bisa diselamatkan. beruntung pak bagas membawanya dengan cepat. "


" tapi istri saya "


" kondisinya baik hanya lemah saja harus banyak istirahat. "


" Terima kasih dokter."


dokter itu mengangukkan kepalanya dan segera pergi, septi yang merasa semua ini salahnya langsung mendekati bagaskara dan menyatukan dua tangannya.


" Maafkan saya pak , ini semua gara-gara saya. bapak bisa menghukum saya " katanya dengan suara yang bergemetar.


" saya juga pak , bapak menitipkan shandrianna pada saya tapi saya tidak bisa menjaganya dengan baik. " timpal tomi yang tidak ingin septi menyalahkan dirinya sendiri.


" Sudahlah , shandrianna tidak apa dan anak kami juga masih ada. ini bukan salah kalian, seharunya aku tidak meninggalkan nya sendirian aku juga salah. "


" daddyy ! mommmy dimana ! hiks hiks " tara mengantarkan aileen kerumah sakit dan langsung menangis dipelukan bagaskara.


" aileen mommy didalam sedang dirawat. " jawabnya menenangkan aileen.


" hiks hiks mommy pasti kesakitan , daddy aileen mau jenguk mommy. "


" ayo kita lihat mommy. "


" septi ? ada apa dengan pakaianmu ?" tanya tara.


" panjang ceritanya kak " jawabnya.


" shandrianna dia baik-baik saja ? kondisi bayinya ?"


" dua-duanya selamat. " jawab tomi.


didalam kamar rumah sakit itu aileen menangis tersedu-sedu memeluk shandrianna yang tengah terbaring itu. dia begitu sedih melihat mommy yang sakit.


" Sayang mommy sedang tidur jangan menangis ya "


" tapi mommy tidak bangun hiks hiks aileen takut daddy hiks hiks "


" mommy bangun mommy aileen ingin bicara sama mommy " rengeknya.


semuanya sangat sedih mendengar tangisan dan perkataan aileen itu.


" aileen maafin tante ya, ini semua salah tante "


" Tante jahat ! mommy aileen pasti kesakitan gara-gara tante hiks hiks "


" iya tante yang salah "


" hiks hiks mommy bangun , aileen tidak mau melihat mommy seperti ini. adek bayinya masih ada disini kan daddy ?" tanyanya.


" iya sayang adiknya baik-baik saja "


" sayang biarkan mommy tidur dulu ya, jangan menangis mommy butuh waktu istirahat. daddy juga ingin bicara sama mommy tapi nanti setelah mommy bangun oke ?"


perlahan-lahan shandrianna membuka matanya, kepalanya terasa berat dan sangat pusing sekali.


" sayang sudah sadar ? " tanya bagaskara.


" shandrianna " kata ketiga temannya.


" anna kau baik-baik saja ?" tanya tara.


" Bayi ku .. apa dia baik-baik saja ?" tanyanya dengan lemah.


" mom ini aileen "


" sayang "

__ADS_1


" bayi kita sehat sayang " kata bagaskara.


__ADS_2