
Kedua orang dihadapan Indra menundukkan kepala hormat ke arah Indra
"Selamat bergabung di perusahaan kak Merry...bang Alan
Semoga kita dapat bekerja sama dengan baik"
Indra menghampiri dan menyalami 2 Asistennya itu
Karena sejak perkenalan ini
Mereka bukan lagi calon tapi sudah resmi menjadi Asisten Indra
"Terima kasih tuan muda"
Merry dan Alan menjawab serentak
"Baiklah silahkan melanjutkan pekerjaan kalian,biar tuan muda juga menyelesaikan pekerjaannya"
Tn Faizal mempersilahkan keduanya keluar
Semua pekerjaannya sudah beres
Juga sudah berkenalan dengan dua Asistennya
Indra bersiap siap pulang
Alan sigap membawakan tas Indra menuju mobil yang sudah dipersiapkan Banu
Duduk di sebelah Banu mengantarkan tuan mudanya pulang..
Sesampai di rumah Indra
dengan sigap pula Alan turun dari mobil
Berdiri di samping mobil
menunggu Indra yang di bukakan pintu oleh pak Banu
Alan juga ikut masuk ke dalam rumah
Mencari tau letak ruang kerja boss nya
Meletakkan tas dan membereskan segala sesuatu lalu keluar mohon pamit
Indra sempat memperkenalkan Alan kepada mama dan adiknya
agar tidak bingung lagi jika tiba tiba Alan muncul di rumah
Mulai sekarang ,Alan atau Merry yang akan mengantar jemput Indra bersama pak Banu
Mendampingi tuan muda mereka
"Terima kasih ya bang Alan"
Indra melambaikan tangan menjawab salam Alan yang pamit untuk kembali ke perusahaan
segera Indra membersihkan diri dan berganti pakaian
Keluar kamar Indra masuk ke kamar mamanya
Ada Alea disitu sedang bongkar bongkar perhiasan mama
Indra meminta ijin ke rumah Nina sehabis Maghrib nanti
"Pergilah nak,sampaikan salam mama untuk keluarga Nina ya.."
"Alea ikut dong....mau ketemu Nadia ..."
"Boleh kah ma....?"Indra memintakan ijin Alea
__ADS_1
"Boleeeh.....kebetulan mama mau ke rumah om Edward
Kangen sama Tante Ajeng....sekalian ada yang mau mama omongin"
"Mama ajak kak Selvy ajalah biar ada temannya"
Indra mengusulkan
Selvy adalah asisten pribadi mama vanya
Lebih sering membantu di butik
Kebetulan butik mama ada di sebelah rumah terhubung dengan pintu samping rumah utama
Mama biasanya bekerja di
ruang kerja mama yang ada di rumah utama
Atau kalau sepi karena Indra dan Alea pergi
Mama cukup ke butik di samping rumah ngobrol dengan para pegawainya
Sebagian dari mereka ,termasuk kak selvy juga tinggal di mess pegawai
Ada di belakang butik bersebelahan dengan kamar kamar maid
Terpisah sedikit ,ada kamar kamar untuk pegawai laki laki
Jadi meskipun rumah Indra sangat besar dan luas,tidak pernah sepi karena selain mereka bertiga banyak pegawai di rumah itu
"Alea siap siap dulu ahhh ....!!
Mau ke rumah Nadia...
Alea juga pingin kenal dengan keluarganya....kan mau jadi saudara.."
"Iyaaa ....siiapp kakak sayang"Alea berlalu ke kamarnya sendiri
dua puluh lima menit waktu yang diperlukan untuk tiba rumah Nina
Sekarang Indra dan Alea sudah ada di halaman rumahnya
Turun dari mobil Indra menggandeng Alea masuk ke rumah lewat pintu samping
Kebetulan pas mama keluar dari pintu penghubung
"Eehh....Indra....
Siapa si cantik ini..."
Mama menyapa Indra sambil memandang Alea
Alea malu malu mengulurkan tangan
"Alea Tante,adiknya kak Indra..."
Nadia yang keluar dari dapur ,kaget saat melihat Alea datang bersama Indra
"Aleaaaa......!!"
Berjingkrak jingkrak kesenangan melihat sahabatnya datang
"Kok gak kasih kabar ke aku sii kalau mau ikut kesini..."
Nadia tertawa tawa sambil memegang tangan Alea
"Kejutan kannn.."
Alea juga kegirangan
__ADS_1
"Mamaa ..Nadya ke kamar ya sama Aleaa...."
"Lhaaa terus Indra gimana ini..."Mama bingung
"Buang aja maaa ..."
Nadia berlari sambil menarik tangan Alea, diajak ke kamarnya
Alea tertawa tawa mendengarnya...
"Heeii....!!"
Indra memberikan bogem tangan dari jauh ke arah dua gadis centil itu
Kemudian beralih menatap mama
Mengedip ngedipkan mata sok imut
"Maaa...minta tolong dong panggilin Nina...masak Indra ke kamarnya Nina.."
Indra senyum senyum merayu mama
"Gakpapa...masuk saja ke kamar Nina....mama ijinkan..."
"Kok......???!!"Indra melotot
"Iya.....mama ijinkan....
Soalnya Nina lagi ada di kamar mama"
Dhuengg......!!
"Mama ini bikin dag Dig dug aja...."Indra bergumam
Dari tangga atas terlihat duo Reza Bagas turun ke arah mama dan indra
"Haaloooo saingan...."Reza menyapa duluan
"Haaloooo adik ipar sayang"Bagas menimpali
"Hadewww duo TBM keluar...."Indra menggerutu
"Apa TBM.. "Reza mengernyit...
"Tukang bikin masalah"Indra menjawab
"Diihhhh....GTM....."Reza mencibir
"Apa GTM. ..."ganti Indra bertanya
"Gak tau malu..."Reza membalas....
"haaa...haa...haa...."mama tertawa geli
"D K I A A S M M K D A N M M M."mama melanjutkan terbata bata mengeja huruf satu persatu
"Apa itu ma....panjang amat....?"Ganti Bagas bingung
"Dasar kalian ini ada ada saja mama mau ke dapur aja nyiapin makan malam....haa...haa"
Mama tertawa geli sambil berlalu ke dapur...
"Diihh....!!!"
bertiga memasang wajah datar dan malas
Bagas diam sambil mikir singkatan yang dibikin mama
"Maaaa M nya kebanyakan satu..."
__ADS_1