
*•••••••⊰❁❁🦋Kalam Hikmah 🦋❁❁⊱••••••••*
ALLAH MAHA DEKAT, CURHATLAH KEPADA-NYA
Dear Readers Fillahku, curhatkanlah setiap masalahmu kepada Allah. Karena sesungguhnya Allah itu Maha dekat dan pasti mengetahui apa yang kita butuhkan.
Jangan ragu akan pertolongan Allah, karena hanya pertolongan-Nya lah kita bisa melewati setiap ujian, masalah, cobaan dalam hidup. Dan semua itu akan dilalui dengan mudah bila Allah Menolong dan Membimbing kita.
Semoga kita menjadi orang-orang yang benar-benar yakin kepada-Nya serta menjadi orang yang istiqomah dalam doa.
__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__
•••••••••••••••••••••⊰❁❁🦋❁❁⊱••••••••••••••••••••
"Iya saya sanggup, tapi dengan sebuah Syarat. Anda juga harus mengembalikan nyawa kedua orang tuanya Arsyad! Apakah Anda sanggup Tuan?"
__ADS_1
Mendengar perkataan dari Kyai Ibrahim, Pria berjaket hitam itu, langsung tersentak. Tampak sekali ia begitu terkejut, saat mendengar syarat yang telah diajukan oleh Ibrahim. Akan tetapi setelahnya wajahnya langsung berubah semakin garang, karena ia merasa kalau Ibrahim sedang mempermainkan dirinya.
"Heh! Apakah Lo sedang mempermainkan gue, Hah?!" serunya, terlihat amat marah. Karena ia menyangka kalau dirinya sedang dipermainkan.
"Mempermainkan? Anda salah Tuan! Asal Anda tahu saja, saya bukanlah tipe orang yang suka mempermainkan orang. Karena itu sangatlah dilarang oleh Tuhan saya," balas Ibrahim, dengan wajah yang terlihat serius. Namun tetap tenang dan santai, "Maka dari itu Tuan, ucapan saya sangatlah serius, akan menggantikan semua kerugian yang telah Anda alami! Tapi asalkan Anda mau memenuhi persyaratan dari saya juga!" lanjut Ibrahim, terdengar sangat tegas.
"Heh! Apakah kamu sudah gila hah?! Hei Pak Tua?! Kalau memang gue bisa mengembalikan nyawa seseorang, tentu saja gue akan menghidupkan semua orang mati yang ada di jagat raya ini! Dan pastinya saya akan menjadi orang terkaya di dunia ini! Tapi sayangnya gue tidak bisa melakukan itu! Jadi apakah itu artinya Lo tidak akan membayar kerugian gue hah?!" kata pria berjaket hitam tersebut, yang tampaknya ia jadi penasaran pada jawaban dari Ibrahim.
Ibrahim langsung menyunggingkan senyuman ciri khasnya pada Pria berjaket tersebut, "Hmm.. benar yang Anda katakan. Saya tidak akan membayarnya, karena bukankah seharusnya kita impas? Tapi seharusnya belum bisa dikatakan impas, karena menurut saya Arsyadlah yang paling dirugikan. Kenapa? Karena harta, uang dan seluruh kekayaan, sangat mudah dicarikan? Tapi tidak bagi nyawa seseorang, Karena bila dia mati, tidak akan bisa digantikan oleh apapun. Jadi menurut saya, yang paling dirugikan, adalah Arsyad, karena Anda sudah membunuh kedua orangnya!" tutur Ibrahim, panjang lebar. Membuat pria itu semakin kesal mendengarnya.
"Aakh... brengsek! Lo sengaja berdalih! He! Pak Tua, asal Lo tau aja ya? Gue tidak akan menghabiskan seseorang, kalau dia tidak mengusik gue! Jadi kematian orang tuanya belum bisa menebus semuanya! Jadi sekarang gue nggak mau berbasa-basi lagi. Dan gue juga nggak butuh Lo mengganti rugi lagi, asalkan Lo serahkan adik perempuannya Dia. Jadi cepat panggil perempuan itu sekarang juga! Atau gue tidak akan sungkan lagi untuk membantai habis nyawa kalian semu..." ancam pria berjaket putih tersebut. Dan belum lagi ia menyelesaikan kata-katanya, tiba-tiba seorang pria berjas hitam datang menghampirinya dengan cara tergesa-gesa.
Dan disaat pusat perhatian Richard beralih pada pria itu, tiba-tiba saja Ibrahim bergerak begitu ringan dan sangat cepat. Lalu ia pun menendangi satu persatu, para pria yang sedang memegang tangan wanita, yang sedang disandar oleh pria-pria tersebut. Dan otomatis, mereka semua langsung terhempas dan jatuh ketanah.
Setelah lawannya jatuh, Ibrahim pun langsung memeluk tubuh wanita itu. Lalu ia langsung membawa wanita tersebut dengan memakai ilmu peringan tubuhnya. Lalu ia pergi dan menghilang diantara pohon-pohon yang tumbuh di sana. Sedangkan Richard berserta anak-anak buahnya, yang menyaksikan hal itu, langsung terkesima, dan otomatis mereka sempat lengah kembali.
__ADS_1
Sehingga memberikan kesempatan buat Siddiq untuk menyerang mereka. Dan akhirnya pertempuran kembali terjadi. Dan kali ini begitu sengitnya. Membuat Richard terlihat begitu marah. Dan ia pun langsung mengarahkan senjatanya pada Siddiq, yang menurutnya dialah yang paling terkuat diantara mereka.
"Brengsek! Sepertinya Lo sudah bosen hidup ya?! Baiklah kalau begitu, gue akan mengirim Lo ke neraka!" teriak Richard, lalu ia pun langsung melepaskan pelurunya kearah Siddiq dan..
DOOOR! DOOR!! DOOR!!" Tiga peluru langsung melesat menembus ke tubuh Siddiq. Namun itu tidak membuat ia langsung terjatuh. Bahkan ia masih juga menghantami para anak buahnya Richard. Membuat Richard yang melihatnya semakin marah.
"Sialan! Apakah dia tidak mempan dengan peluru gue? Kalau begitu gue akan menambahkannya!" kata Richard terlihat begitu geram. Dan ia pun kembali mengarahkan senjatanya pada Siddiq. Namun baru saja ia ingin membidik senjata tiba-tiba, saja terdengar suara Auman
ROOARR..!! ROOARR!!
Mendengar suara tersebut, seketika para anak buahnya Richard, langsung mengalihkan pandangannya ke sumber suara tersebut. Dan seketika mereka semuaya begitu terkejut, saat melihat seekor harimau putih nan besar sedang berjalan mendekati mereka.
"Hah? A-ada Ha-ha-ha-Harimaaau!!" teriak mereka, sambil lari kucar kacir, meninggalkan halaman padepokan maung putih. Dan tinggallah Richard seorang diri di sana. Namun saat harimau putih itu semakin mendekatinya, akhirnya ia pun ikut berlari begitu kencang.
"AAAKH...!! TOLOONG!!"
__ADS_1
...••••••••••••⊰❁❁🦋❁❁⊱•••••••••••...
DUKUNG RAMANDA TERUS YA GUYS 🙏 SYUKRON 🙏