
*•••••••⊰❁❁🦋Kalam Hikmah 🦋❁❁⊱••••••••*
Tak ada yang tak mungkin bagi Allah. Jika Allah sudah berkehendak, tak ada satupun yang bisa menolak. Mengubah malam yang gelap menjadi siang saja Allah mampu, apa lagi cuma mengubah nasib hidup kita
Mengatur alam semesta saja sangatlah mudah baginya, apa lagi cuma membuat hidup kita teratur. Menerbitkan matahari di pagi hari saja Dia mampu, apa lagi hanya menumbuhkan harapan di hati kita. Jika Allah bisa mengambil nikmat kita dalam sekejap, Allah pun bisa mengembalikannya dalam waktu singkat
Berdoalah dengan memohon ampun kepada Allah atas dosa-dosa kita dengan penuh kerendahan hati dan rasa butuh. Niscaya Allah akan memperbaiki kehidupan kita menjadi lebih baik dan menyelesaikan segala masalah yang kita alami.
__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__
•••••••••••••••••••••⊰❁❁🦋❁❁⊱••••••••••••••••••••
"APAA?!!"
Richard tampak begitu terkejut, setelah mendengar laporan dari bawahannya. Dan seketika wajah begitu memerah, karena sudah diselimuti oleh amarahnya.
"Bagaimana bisa sistim perusahaan kebobolan, hah?!! Bukankah sistem keamanan di perusahaan ini begitu kuat? Karena Aku sudah memperkerjakan yang ahlinya! Lalu kenapa bisa hacker sialan itu menerobos sistem keamanannya, hah?!!" Tanya Richard, dengan suara lantangnya. Membuat para bawahannya yang berada di sana, terlihat gemetaran.
"Ma-maaf Bos! Sa-saya juga ti-tidak tahu!" Balas salah satu bawahan Richard yang memberikan laporan tadi.
__ADS_1
"Aaakh.. brengsek! Ternyata Aku sudah memperkerjakan orang-orang bodoh!!" Teriak Richard. Sambil menggebrak meja besar yang ada dihadapannya. "Ayo Sandi, kita ruangan keamanan!!" Lanjutnya lagi, seraya ia mendorong kursi kebesarannya yang berada didalam ruangan rapat tersebut. Sehingga kursi itu pun terjatuh kebelakang.
GUBRAAKK!!
Seketika semua para bawahan Richard, langsung tersentak. Karena dikejutkan dengan suara keras yang berasal dari kursi yang terjatuh itu. Sedangkan Richard langsung berjalan meninggalkan ruangan rapat tersebut dengan wajah yang terlihat garang karena amarahnya sudah memuncak. Sandi yang melihat itu tak berani mengeluarkan sepatah kata pun dan ia hanya mengikuti langkah sang Bos dari belakangnya saja.
Mereka terus berjalan dengan langkah cepat. Menuju ke ruangan yang dikhususkan untuk keamanan sistem di perusahaannya. Sesampainya di ruangan tersebut tampak pada bawahannya sedang sibuk. Sebagian berusaha memperbaiki sistem dan sebagiannya lagi tampak melacak sang peretas.
"Bagaimana, apakah sudah teratasi?! Tanya Richard dengan suara menggelegarnya membuat para tarian bagian keamanan tampak terkejut.
"Belum Bos! Karena kami masih berusaha melacak IP addressnya hacker itu Bos!" Jawab salah satu karyawan yang ditugaskan dibagian keamanan itu.
"APAA?! Jadi kalian belum berhasil melacak si hacker sialan itu, hah?! Apa kau juga tidak bisa mengatasi hal ini Jackson?" Tanya Richard, dengan suara kerasnya.
"Apa maksud Lo hah?!" Tanya Richard lagi, yang sepertinya ia belum paham dengan perkataannya Jackson.
"Begini Bos, Seorang hacker cara bekerjanya hanya mencari celah keamanan perusahaan saja. Seperti kami, bisa memperbaikinya, bukan untuk mengambil data atau merusak suatu jaringan tertentu. Berbeda dengan Cracker Meskipun sama-sama memiliki pengetahuan dan kemampuan tentang bahasa pemrograman yang baik, cracker menggunakannya untuk kejahatan, Bos. Cara kerja Cracker bisa meretas sistem perangkat orang lain atau suatu perusahaan untuk memperoleh keuntungan secara ilegal serta mencari celah keamanan untuk merusak jaringan dan bahkan mencuri data. Selain itu, cracker juga memiliki IP address dan perangkat yang sangat sulit untuk dilacak, supaya bisa lebih leluasa untuk menyerang, Bos," jelas Jackson panjang lebar.
"Cih! Apa itu artinya orang itu sudah merusak sistem perusahaanku, hah?!" Tanya Richard lagi, terlihat sangat emosional.
__ADS_1
"Ya begitulah Bos, orang itu sudah memasukkan malware Bos. Efek dari malicious software biasa jauh lebih berbahaya bagi corporates dibanding untuk personal user. Jika malware menyerang jaringan sistem, dan itu menyebabkan kerusakan dan gangguan yang meluas. Dan hal memerlukan upaya pemulihan ekstensif di dalam organisasi, Bos!" jelas Jackson, yang sepertinya ia mulai kesulitan untuk mengatasi sistem di perusahaannya Richard.
"Lalu sampai kapan, kalian bisa mengatasi hal ini, hah?!' tanya Richard terlihat penasaran.
"Paling cepat kami membutuhkan waktu tiga hari Bos. Karena virusny sudah merusak semua sistem," balas Richard tanpa ragu.
"Apa!! Selama itu? Kamu sudah gila hah? Sedangkan ini yang hanya beberapa jam saja gue sudah mengalami kerugian besar! Bagaimana kalau sampai tiga hari? Itu sama saja, menggali kuburan tau!!, Teriak Richard sambil menarik kera bajunya Jackson.
"Maaf Bos! Ini memang sangat sulit! Terkecuali, Anda mau mengganti semua sistem di perusahaan ini!" jawab Jackson berkata apa adanya.
"Aakh.. brengsek! Kalau begitu, sekalian saja Lo yang digantikan! Karena mulai saat ini, Lo gue pecat!" teriak Richard, seraya ia meninju tubuh Jackson sekuatnya. Sehingga Jackson langsung terpental jauh, dan terjatuh kelantai.
"Sandi! Cari seseorang yang paling ahlinya mengatasi semua ini! Kalau Lo gagal! Maka Lo orang kedua yang akan gue pecat!" Titah Richard, dengan suara lantangnya.
"Baik Bos!" balas Sandi dengan singkat. Lalu ia pun langsung bergegas pergi. Sedangkan Richard, langsung mengacak-acak rambutnya, yang biasanya selalu klimis.
"AAAKH!!" pekik Richard tampak begitu kesal. "Hah!! Gara-gara seorang Cracker, gue mengalami kerugian yang amat besar!" gumam Richard dengan wajah yang terlihat begitu geram.
"Siapa Dia sebenarnya? Dan apa motivasi dia melakukan ini?"
__ADS_1
...•••••••••••⊰❁❁❁❁⊱••••••••••••...
Dukung Ramanda terus ya guys, Syukron 🙏