
*•••••••⊰❁❁🦋Kalam Hadits 🦋❁❁⊱••••••••*
"Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah lah (datangnya)."
[QS. An Nahl : 53]
Jika saat ini hidup terasa sangat melelahkan, ujian begitu beratnya dan nafas terasa sesak di dalam dada, coba pelan-pelan ingat-ingat kembali karunia yang telah Allah berikan selama ini. Ketika dulu pernah merasa bahagia, senang dan lapang, semua itu dari Allah. Syukuri semua itu di saat ini. Bahwa ada masa dalam hidupmu, kamu merasakan kenikmatan, kelapangan dan kesenangan hidup.
Setelahnya, yakinlah. Insyaallah kamu bakal lebih optimis, ringan dan lega menatap kehidupanmu. Sebab, kamu yakin ujianmu cuma sementara. Sakitmu tidak mungkin selamanya. Deritamu pasti ada masa selesainya.
__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__
•••••••••••••••••••••⊰❁❁🦋❁❁⊱••••••••••••••••••••
Hari-hari berlalu begitu cepat hingga tanpa terasa satu Minggu telah terlewati. Dan sudah satu Minggu juga Hidayah tak pernah melihat suaminya. Bahkan dari semenjak hari penyatuan mereka. Hal itu membuat Hidayah jadi bertanya-tanya didalam hatinya. Karena ia merasa Haidar sengaja menghindar darinya. Karena begitu penasaran akhirnya Hidayah pun bertanya kepada Johannes kepala pelayan di mansionnya Haidar.
"Butler, apakah tadi malam Tuan mudamu tidak pulang lagi?" Tanya Hidayah, saat ia berada di ruang makan.
"Se-sepertinya ti-tidak Nyonya Muda. Karena saya tidak mendengar mobilnya tadi malam," balas Johannes, tampak sedikit gagap. Sehingga membuat Hidayah menjadi curiga kepadanya.
"Apa Kamu yakin Butler? Ingat loh berbohong itu dosa tau. Dan azabnya sangat pedih, Butler. Dan asal Anda tahu saja, orang yang bersifat pembohong dikategorikan sebagai orang yang munafik. karena mereka membohongi diri mereka sendiri.
Allah berfirman tentang mereka (yang artinya): "Di dalam hati mereka ada penyakit, maka Allah telah menambah penyakit mereka; dan bagi mereka azab yang pedih karena mereka [biasanya] pernah berdusta." (QS Al Baqaroh ayat 10]
Sedangkan diayat lain Allah mempertegaskan tidak akan diberi petunjuk bagi orang yang berdusta. Hal itu sesuai dengan Firman-Nya..
__ADS_1
“Sesungguhnya Allah tidak akan memberi petunjuk kepada orang yang melampaui batas lagi banyak berdusta." (QS Al Ghaafir ayat 28)
"Gimana Butler? Masih ingin..." Jelas Hidayah, membuat Johannes langsung bergidik. Dan akhirnya ia pun langsung memotong perkataannya Hidayah.
"Tidak-tidak, Nyonya! Saya tidak ingin berbohong lagi. Dan benar Tuan muda disetiap malamnya selalu pulang. Disaat Nyonya sudah tidur. Dan ia akan berangkat lagi sebelum waktunya Nyonya bangun!" Katanya yang akhirnya ia mengungkapkan kebenarannya.
Mendengar ungkapan dari Johannes, mata Hidayah pun menyipit yang artinya ia sedang tersenyum. Namun karena wajahnya ditutupi oleh kain hitam nan kecil. Membuat Johannes tak mengetahui kalau majikannya itu sedang tersenyum.
"Hmm... Ternyata benar, kalau Mas Haidar sedang menghindari Ana," gumam Hidayah terdengar lirih.
"Nyonya, tolong maafkan saya. Dan saya juga minta tolong, jangan katakan pada Tuan muda, kalau saya telah mengungkapkan semuanya, yaa Nyonya?" Kata Johannes, yang sepertinya ia mulai takut. Karena mengingat sang Bos, memiliki sifat yang pemarah.
"Kamu tenang saja Butler. Karena ini akan menjadi rahasia kita," balas Hidayah sambil mengedipkan matanya. Membuat mata Johannes langsung membulat sempurna.
"Eh, Nyonya? Eh, Terima ka..." Ucap Johannes, sedikit kaget, dan ia pun bermaksud ingin mengucapkan terima kasihnya. Namun langsung dipotong oleh Hidayah.
"Maaf, Nyonya saya masih belum mengerti. Jadi tolong jelaskan lagi Nyonya" pinta Johannes.
"Baiklah, akan Ana jelaskan, begini kita sudah sepakatkan kalau ungkapan kamu yang tadi menjadi rahasia kita? Dan Ana akan menyimpan rahasia itu. Tapi dengan satu Syarat, yaitu kamu harus mengantarkan Ana ke perusahaan suami Ana. Gimana apakah kamu bersedia Butler?" Jelas Hidayah. Membuat Johannes tampak bingung mendengar persyaratan dari majikan barunya itu.
"Eh, tapi Nyonya, saya tidak bisa meninggalkan Mansion ini. Akan tetapi kalau memang Anda ingin kesana. Saya bisa menyuruh supir untuk mengantar Anda kesana Nyonya," balas Johannes, terlihat gugup.
"Baiklah... Begitu juga boleh! Ya sudah kalau sekarang Ana mau bersiap dulu, ya Butler? Dalam waktu lima belas menit Ana akan balik lagi. Jadi persiapkanlah mobilnya," ujar Hidayah, seraya ia bangkit dari duduknya. "Oh iya, tolong rahasiakan juga ya kedatangan Ana ini. Karena Ana ingin memberikan kejutan pada Bos kamu," lanjut Hidayah sebelum ia melangkahkan kakinya.
"Baik Nyonya!"
__ADS_1
Setelah mendapatkan jawaban dari kepala pelayannya. Hidayah pun langsung bergegas menuju ke kamarnya. Sedangkan Johannes langsung bergegas keluar mansion. Karena ia ingin memberikan instruksi pada anak buahnya, yang akan menjadi pengawalnya Hidayah.
...*****...
Sementara itu di sisi lain.
Tampak seorang wanita cantik bersama seorang pria tampan, baru saja turun dari mobilnya. Setelah mobil terparkir didepan sebuah gedung tinggi yang bertuliskan Ras kontruksi. Yang artinya mereka sedang berada di perusahaannya Richard. Setelah keduanya turun, mereka pun langsung memasuki gedung tersebut. Dan kemudian keduanya langsung berjalan menuju ke sebuah pintu lift.
Namun disaat keduanya sedang menunggu pintu lift terbuka. Tiba-tiba saja kedua langsung tersentak tatkala mereka melihat pintu sudah terbuka. Karena ternyata dari dalam lift muncul dua orang pria berjas hitam. Dan seketika itu juga wajah sang wanita langsung berbinar. Bahkan ia langsung memeluk salah satu tubuh si pria yang baru saja muncul itu.
"Tuan Richard! Aah.. saya sangat merindukan Anda tuan," kata Wanita itu, didalam pelukannya.
"Eh! Apa yang kamu lakukan! Lepaskan pelukkan kamu!" Bentak Richard dengan suara bernada tinggi. Namun sang wanita tak mau mendengarkannya. Ia malah semakin mempererat pelukannya.
"Tidak! Saya tidak mau Tuan! Karena saya sudah sangat merindukan Anda!" Balas Wanita itu terdengar manja.
"Elisa! Kamu masih tidak mau mendengar kata-kataku hah? Kalau begitu jangan salahkan Aku, bila aku berbuat kasar padamu! Jadi sebelum itu terjadi maka lepaskan pelukkan kamu ini, cepat!" Bentak Richard lagi, pada wanita itu yang ternyata dia adalah Elisa.
"Maaf Tuan! Tapi Saya benar-benar sangat merindukan Anda... hiks.. hiks.. jadi saya mohon, biarkan seperti ini dulu. Hanya sebentar saja kok," pinta Elisa, yang disertai dengan isakannya. Sehingga membuat Richard tak berdaya dan akhirnya ia pun membiarkan tubuhnya di peluk oleh Elisa. Dan tak berapa lama kemudian terdengar suara barang yang terjatuh.
KLUNTANG!!
Seketika semua mata mengarah ke sumber suara. Begitu juga dengan Richard dan seketika mata Richard langsung terbelalak saat melihat seorang wanita bercadar sedang berdiri di depan pintu lobby. Dan dibawah kakinya terdapat sebuah bungkusan, yang tampaknya dari sanalah asal suara tadi.
"Hidayah!!"
__ADS_1
...••••••••⊰❁❁❁❁⊱•••••••••...
Yuk dukung Ramanda ya guys 🙏 Jangan lupa kasih kopi, Bunga dan juga Vote ya dinovel ini biar Author semangat nih. Jadi jangan lupa ya Guys 🙏 Syukron 🙏.