
*•••••••⊰❁❁🦋Kalam Hikmah 🦋❁❁⊱••••••••*
Akan ada jalan bagi mereka yang mempunyai kemauan, akan ada harapan bagi mereka yang tetap bertahan, akan ada cara bagi mereka yang ingin berusaha. Karena setiap manusia mempunyai hak untuk sukses, hak untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Gagal adalah kata biasa bagi mereka yang mempunyai komitmen yang kuat untuk meraih kesuksesan.
Gagal berkali-kali bukan berarti kita mempunyai nasib buruk, tetapi kegagalan mengajarkan kita untuk menghargai proses dan mengingatkan kita, bahwa kita hidup di dunia nyata bukan di dunia khayalan yang apapun keinginan kita bisa tercapai dengan mudah. Percayalah, akan ada hasil indah yang menanti disetiap perjuangan yang kita lalui, karena Allah itu Maha Adil. Tetaplah terus bersabar, berdoa, dan berusaha. Semangat!
__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__
•••••••••••••••••••••⊰❁❁🦋❁❁⊱••••••••••••••••••••
Hari-hari telah berlalu silih berganti. Hingga tak terasa Hidayah sudah mulai menguasai ilmu berpedangnya. Yaa semenjak ia menemukan pedang milik Siddiq, sebulan yang lalu. Ia tak pernah sekalipun absen dalam melatih ilmu berpedangnya. Apalagi tatkala ia menemukan pedang tersebut. Ternyata disana juga terselip sebuah buku tuntutan ilmu berpedang. Sehingga memudahkan ia berlatih, Karena mengikuti petunjuk dari buku tersebut.
Seperti malam ini, Hidayah masih terlihat berlatih. Padahal waktu hampir mendekati jam tiga pagi. Namun, ia masih terlihat begitu bersemangat. Sehingga ia tak sadar kalau dirinya, sedang diperhatikan dari kejauhan oleh seorang pria paruh baya yang berjubah putih, dengan sorban berwarna senada dengan jubahnya. Dan karena hari sudah mendekati subuh, pria tersebut pun mulai mendekat ketempat latihannya Hidayah, yang berada di atas bukit lebih tinggi yang berada di belakang pondoknya.
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu," ucap pria tersebut, saat posisinya sudah mendekat dengan Hidayah.
Mendengar salam dari suara seorang pria, membuat Hidayah langsung menghentikan latihannya. Dan seketika ia langsung mengalihkan pandangannya ke sumber suara tersebut. Dan bertapa terkejutnya ia tatkala melihat wajah dari pria tersebut.
__ADS_1
"Eh! Pak kyai?!" Sentaknya, dan ia pun langsung menunjukkan wajahnya. Karena ia bersalah karena telah melanggar hukum yang sudah ditetapkan olehnya sebagai seorang janda yang ditinggal mati oleh suaminya.
"Ma-maaf kyai. Maaf karena Ana sudah melanggar hukum masa Iddah Ana," ucap Hidayah dengan wajah yang terlihat masih tertunduk dan tak berani menatap wajah Pria tersebut yang ternyata Ia adalah Ibrahim gurunya Hidayah dan Siddiq.
"Iya, saya sudah tahu, dari dua bulan yang lalu. Dan saya juga tidak akan melarang kamu, untuk terus berlatih dalam ilmu bela diri maupun ilmu berpedang. Silahkan bila ingin terus berlatih," balas Ibrahim, dengan penuturan yang terdengar begitu lembut.
"Tapi Nak, untuk apa kamu berlatih, sampai tak mengenal waktu begini, hm? Sampai-sampai, kamu mendzolimi tubuh kamu yang seharusnya di waktu malam, tubuh itu diharuskan untuk beristirahat, bukan? Jadi untuk apa kamu melakukan ini Nak?" lanjut Ibrahim yang juga memberikan pertanyaan pada Hidayah.
"Maaf Kyai, Ana memang salah. Tapi Ana melakukan ini, semata-mata untuk membalaskan dendam pada orang yang telah membunuh, kedua orang tua Saya dan juga suami Ana Kyai!" jawab Hidayah, dengan sorotan mata yang terlihat dipenuhi api dendam.
"Astaghfirullah.. Nak? Balas dendam adalah tindakan yang tidak dibenarkan dalam agama apapun termasuk dalam agama kita yaitu Islam. Hal itu sesuai yang dikatakan oleh salah satu dari hadits Rasulullah ﷺ.
"Nak, ketika kita merasa diperlakukan tidak adil atau tidak baik oleh orang lain, ada dua pilihan utama yang mungkin diambil sebagai tanggapan. Yang pertama adalah memaafkannya dan yang kedua, balas dendam. Maka dari itu pilihlah pilihan pertama yaitu memaafkan yaitu lebih baik daripada membalas dendam dari apa yang sudah di lakukan orang lain kepada kita.
Allah SWT berfirman:
“Dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri setelah teraniaya tidak ada satupun dosa atas mereka, sesungguhnya dosa itu atas orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di muka tanpa hak. Mereka mendapat azab yang pedih. Tetapi orang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya yang demikian itu termasuk perkara yang amat utama,” (QS. Asy Syuro: 39-43).
__ADS_1
Maka dari itu menahan amarah untuk tidak membalas dendam kepada orang yang telah melakukan kesalahan atau tindak kejahatan kepada kita adalah yang paling utama, agar kita termasuk kedalam golongan orang-orang yang sabar. Apalagi kalau kamu memberikan maaf mu," jelas Ibrahim, dengan lembut.
Selain itu, memaafkan juga memiliki beberapa keutamaan, Dimuliakan oleh Allah
Rasulullah SAW bersabda: "Tidak ada orang yang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah SWT akan menambah kemuliaannya. Dan tidak ada orang yang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya." - (HR Muslim nomor 2588)
Dari hadis di atas Allah sangat memuliakan orang orang yang bersabar dan memaafkan. Bahkan Allah Menjanjikan Surga bagi orang yang memaafkan orang lain seperti yang tertuang dalam QS.Ali imran : 133-134 yang artinya
"Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan meraih surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang berinfak, baik diwaktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan,” (QS. Ali Imran: 133-134)
Mendengar penjelasan dari sang guru, Hidayah pun terdiam. Namun air matanya tampak mulai membasahi kain kecil yang menutupi wajahnya. Karena sepertinya hatinya masih amat sakit, atas kepergian dari orang-orang yang ia sayangi. Makanya sulit untuknya memaafkan orang yang telah, menghancurkan Kebahagiaannya.
"Nak, Kyai tidak akan melarang kamu untuk membalas perbuatan keji mereka. Silahkan bila kamu ingin membalasnya," ujar Ibrahim lagi, membuat wajah Hidayah langsung terangkat setelah mendengarnya.
"Tapi Nak? Kalau kamu ingin membalas dendam, maka taklukkanlah orang tersebut, agar Dia mau bertaubat! Apakah kamu sanggup Nak?"
...•••••••••••⊰❁❁❁❁⊱••••••••••••...
__ADS_1
Dukung Ramanda terus ya guys, Syukron 🙏