
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌹🌹🌹🌹🌹🌻🌻🌻
Kalau sudah cinta mau bilang apa, walaupun orang berkata itu tidak benar tetapi kalau kita sudah cinta tetap itu benar, kadang cinta itu juga membuat manusia lupa akan segala-galanya,bahkan lupa daratan, lupa orang tua ,bahkan lupa sang maha pencipta,auuzubillah cinta seperti itu semoga dijauhkan dari kita,, karena cinta begitu merupakan cinta nafsu,cinta yang ada campur tangan iblis laknatullah....
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌹🌹🌹🌹🌻🌻🌻🌻🌻
Keesokan harinya seperti biasa Riani dan Gibran berangkat kekantor bersama-sama, seperti biasa juga Riani minta di turunkan di halte dekat perusahaan.
Gibran juga menuruti permintaannya Riani seperti biasa,dia tidak mau berdebat pagi-pagi.
Beberapa menit kemudian Riani sudah sampai di perusahaan,
sesampainya Riani di pantry, segera diberondong dengan berbagai macam pertanyaan-pertanyaan oleh beberapa teman-temannya.
Yah siapa lagi kalau bukan Della sama Ara.
"Ri tadi gue lihat elo turun dari mobil CEO, elo pergi dengan CEO lagi ya?" berondong Della.
"Ia RI, gue juga lihat tadi,tapi aman gue tidak bakalan gosipin elo kok"cerocos Ara.
"Mmm iya gue memang pergi dengan CEO, kan sekarang gue tinggal di rumahnya" jawab Riani lesu.
"Sumpah demi apa? gue mimpi kan? elo ngomong begitu?" teriak Indi histeris.
"Ia ni Ri, rumahnya bagus gak? ,lo tidur sekamar gak?" cerocos Ara lagi.
"Eeh elo jangan parno gitulah " bela Della pusing dengan pertanyaan teman-temannya kepada Riani.
"Ya tidaklah Ra, gue tinggal disitu karena di jadiin pelayan oleh Bos, itupun gue mau karena gue di ancam sama Bos sinting" balas Riani.
"Apa? Di ancam? bagaimana bisa? terus bagaimana ancamannya? ada kayak di drakor-drakor begitu gak?" cerocos Ara penasaran.
"Maksud elo Ra apa? tanya Della bingung dengan omongannya Ara.
"Kalau di drakor- drakor kan cowoknya ngancam sicewek supaya mau menikah dengannya" balas Ara tanpa dosa sambil ngehayal kayak didrama Korea.
"Eh Ra kebanyakkan halu elo, makanya jangan sibuk dengan drakor mulu, ini realita neng" balas Della kesal.
"Ia nih Ara,masak di ancam nikah,ogah gue kalau harus nikah sama Bos sinting itu" balas Riani kesel.
"Jangan begitu dong Ri. Nanti jodoh loh, terus memangnya di ancam bagaimana.?" tanya Ara lagi.
"Amit-amit deh gue jodoh sama tuh Singa jantan. Ia gue di ancam jadi pelayannya selama satu tahun" balas Riani.
"Apa? selama setahun?,lama amat sih, serius elo?"teriak Ara dan Della barengan.
"Kok bisa? bagaimana ceritanya sih..?"tanya mereka lagi.
"Ia gara-gara gue ngejahilin dia kemarin itu" balas Riani.
"Tuh kan gue sudah pernah ingatin elo jangan berlebihan gitu. Kan sekarang sudah kualat elo" ucap Della prihatin.
__ADS_1
" Untung cuma di jadiin pelayan,daripada di pecat kan berabe? yang sabar ya Ri kita selalu dukung elo kok" imbuh mereka lagi.
"Ia makasih ya sob, untung gue punya kalian" balas Riani.
"Ya sama-sama sob" jawab mereka sambil berpelukan.
"Eh kalian di sini rupanya,Ri elo dicari sama Pak Ardi tuh" tiba-tiba Rendy datang mengejutkan mereka yang sedang berdrama.
"Ia kak, sebentar lagi gue kesana" jawab Riani.
Rendy berlalu dari hadapan mereka.
"Oa Ri. Siapa Pak Ardi itu?"tanya Della penasaran.
"Oo Pak Ardi itu staf keuangan"
"Ooo karyawan yang paling tampan itu yah?"tanya Ara.
"Ia " jawab Riani singkat.
"Eh kenal di mana elo Ri..??"tanya Della lagi.
"Kemarin gue kenal. Waktu gue mau jalan ke perusahaan" balas Riani.
"Oh" jawab Ara, Indi, Della hampir berbarengan.
"Ya sudah ya. Gue ke Pak Ardi dulu."
"Yee elo enggak bisa nengok yang bening dikit"timpal Della.
"Yee elo sirik aja" balas Ara cengesan.
tanpa pikir panjang Riani segera menuju keruangan Ardi.
Riani sekarang sudah berada di ruanganya Ardi.
tokk tokk tokk
"Masuk"
"Permisi Pak, ada apa Bapak memanggil saya?" tanya Riani.
"Oh kamu Ri? Oh ya Ri? Kamu ada waktu gak sore ini?" tanya Ardi.
"Emmmm ada apa ya Pak..?" tanya Riani balik.
"Mau tidak temanin saya nonton nanti sore..?"tanya Ardi.
"Saya lihat dulu ya Pak" jawab Riani.
"Kan sudah saya bilang jangan panggil saya Pak, kayak saya sudah tua saja" sela Ardi.
__ADS_1
"Tapi Pak" ucap Riani merasa tidak enak. Pasalnya sekarang mereka masih di kantor.
"Saya tidakk terima penolakan" tegas Ardi.
"Baik Pak. Eh Mas maksudnya hehe" balas Riani cengesan.
"Sampai jumpa nanti sore ya Ri,saya tunggu di lobi" ucap Ardi.
"Mmm boleh tidak Mas? Mas tunggu di halte dekat sini saja"usul Riani.
"Memang kenapa Ri..?" tanya Ardi.
"Mmm malas Mas. Nanti takut di gosipin lagi" ujar Riani.
"Ya sudah kalau begitu,Mas tunggu di halte nanti ya" ujar Ardi.
"Oke Mas."
"Oh ya hampir Mas lupa, masukin nomor HP kamu dong Ri" sambil menyodorkan hpnya ke arah Riani.
"Kan kemarin sudah Mas" ucap Riani karena memang kemarin sudah di masukkan.
"Oh iya ya saya lupa" ujar Ardi cengesan. Padahal sebenarnya dia bukan lupa, tapi cuma basa-basi supaya Riani agak lama di dekatnya.
"Ia Mas " jawab Riani sambil mengembalikan hp ke Ardi.
"Ya sudah nanti Mas telepon ya" ujar Ardi.
"Ia Mas saya kerja dulu ya" jawab Riani sambil berlalu dari ruangan Ardi.
"Makin cantik aja cewek itu" batin Ardi sambil senyum-senyum sendiri.
"Bagaimana ya? kalau suatu hari nanti aku ungkapkan perasaan aku? tapi akankah dia menerimanya, aku jadi bimbang sendiri, apakah aku harus mencoba dulu?" pikir Ardi bingung.
Karena semenjak pertemuan pertama mereka Ardi sudah merasa jatuh hati kepada Riani, tapi entah kenapa dia belum berani mengungkapkannya. Entah kenapa saat berhadapan dengan Riani dia merasa bibirnya kelu,berbeda saat dia berhadapan dengan para cewek-cewek yang selalu mendekatinya.
Ia Ardi termasuk cowok populer ketiga di perusahaan, setelah Aldo dan tentunya yang pertama adalah CEO pemilik perusahaan.
Ardi juga terkenal dengan lelaki yang memiliki sifat lembut, penyayang dan baik hati, banyak karyawan wanita di perusahaan yang menaruh hati kepadanya. Tapi belum ada yang mampu membuatnya nyaman, berbeda dengan pertemuannya dengan Riani. Entah kenapa Riani selalu terbayang- bayang di matanya, dan Riani sudah terlalu jauh memasuki relung hati nya.
Tanpa Ardi ketahui dia memiliki saingan yang sangat berat untuknya memiliki Riani,
karena semenjak Riani memasuki perusahaan ini dia sudah di klaim menjadi milik seseorang...???
siapakah orang itu...ada yang tau tidak..??
menurut kalean cocok tidak ..?kalau Riani bersama Ardi...??
saya tunggu jawabannya di kolom komentar ya, dan saya tunggu juga saran dan ide kalean terima kasih.
terima masih atas dukungan nya...
__ADS_1
love you...guys