
🌹💖😂💖🌹🌻💖🌹🌻💖🌹🌻💖🌹🌻🌹
Bila cinta di dusta hati mulai gelisah.
Tak tau arah cinta akan bermula.
🌻💖🌹🌻💖🌹🌻💖🌹🌻💖🌹🌻💖🌹
Happy reading para reader tercinta..
Di sebuah rumah yang sangat megah, tepatnya di kota B. Seorang pemuda tampan sedang mempersiapkan sebuah koper besar, pertanda dia akan berpergian jauh.
"Sayang tunggu aku, aku akan kembali untuk menjemput mu. Dan membawa kamu bersamaku, kini tidak ada lagi yang akan memisahkan kita seperti dulu. Sekalipun itu orang tuaku, karena kini aku sudah berhasil. Tidak mengandalkan mereka lagi, tunggu aku" ucap Pemuda tersebut sambil memegang selembar foto di tangannya.
Setelah semuanya siap segera asisten nya memasukkan koper tersebut ke dalam jok mobil, segera pemuda tersebut naik ke mobil dan menyuruh sang sopir untuk segera berangkat.
Pemuda tersebut adalah Anggara Perwira Kusuma, anak dari komandan militer Agung Perwira Kusuma dan Ibu Rani Andini Kusuma.
Anggara merupakan CEO di perusahaan yang dibangun oleh dirinya sendiri, dia terbilang sangat sukses dan perusahaan nya di beri nama ANGGRAINI GROUP. Sengaja ia mengabungkan namanya dengan nama wanita yang di cintainya, sedangkan perusahaan nya bergerak di bidang tekstil dan kontruksi.
Tidak membutuhkan waktu lama Anggara sudah sampai di kota tujuan, dan segera menuju ke tempat sang pujaan hati yang sudah 5 tahun ini dia rindukan.
Sementara di lain tempat, tepatnya di kediaman Riani. Riani seperti biasa membersihkan rumah juga ia menyiapkan makan siang. Tiba-tiba ada yang memberi salam dari luar, dengan segera Riani membuka pintu.
__ADS_1
"Assalamualaikum" ucap pemberi salam.
"Waalaikum salam" jawab Riani sambil membuka pintu. Dan betapa terkejutnya Riani, setelah melihat siapa gerangan yang ada di depan pintu. Dia adalah Anggara orang yang selama ini ia rindukan, orang yang selama ini juga dia benci. Dia merupakan cinta pertama Riani,dia juga orang yang telah menggoreskan luka paling dalam dalam hati Riani.
"Ka..mu?" ucap Riani kaget setelah melihat siapa yang ada di depannya.
"Ia sayang aku kembali" ucap Anggara sambil memeluk Riani dengan erat. Sedangkan Riani cuma diam tanpa berkutik, jujur dia sangat merindukan Anggara. Di bilang benci Riani juga membencinya, tapi kalau ditanya cinta? Yang pasti Riani tidak mencintai Anggara lagi, karena nama Anggara sudah tergantikan oleh Gibran di hati Riani.
"Lepaskan aku" teriak Riani melepaskan diri dari Anggara setelah Riani sadar dari situasi yang terjadi.
"Kamu kenapa sayang? Ini aku Angga mu" ucap Anggara sambil memegang dua tangan Riani.
"Lepaskan aku. Kemana aja kamu selama ini hah? Kamu sudah membuat hatiku hancur" teriak Riani lebih keras lagi.
Sedangkan Riani kembali berontak minta dilepaskan, tapi bukan malah dilepaskan Anggara makin memeluk Riani erat.
Bukk.
"Lepaskan dia" tiba-tiba Gibran datang entah dari mana dan langsung memukul Anggara dengan keras di pipinya.
"Pak Gibran kenapa Bapak bisa ada di sini?" tanya Anggara yang sudah terduduk di tanah akibat pukulan Gibran, dia memang mengenal Gibran, karena Gibran merupakan kolega kerja Anggara. Dia juga heran pebisnis terkenal seperti Gibran,masak bisa ada di desa seperti itu.
"Kenapa memangnya kalau saya di sini? " tanya Gibran dengan nada dingin.
__ADS_1
"Siapa dia?"tanya Gibran lagi ke Riani.
"Dia...di..a" belum sempat Riani menjawab sudah di potong oleh Anggara.
"Perkenalkan saya Anggara calon suaminya Riani" ucap Anggara dengan bangga setelah bangun dari jatuhnya.
"Tepatnya mantan calon suami, kamu yang meninggal kan Riani. Di hari pertunangan kalian 5 tahun lalu, pas kalian kelas 2 SMA" ucap bibi yang baru keluar dari rumah.
Yah bibi tadi sedang menata makan siang, tiba-tiba beliau mendengar ada keributan di luar. Beliau langsung keluar ingin melihat apa yang terjadi, dan betapa terkejutnya beliau melihat siapa yang ada di depan rumahnya. Seorang yang sangat keluarga nya benci, seorang yang hampir membuat keponakan hilang semangat hidup. Seorang yang dulunya sangat di cintai oleh keponakan satu-satunya, dan dia juga yang telah menggoreskan luka terdalam.
Kini dia muncul lagi setelah lima tahun menghilangkan tanpa jejak. Dan kini dia juga menggoreskan kembali luka yang sudah lama mengering di hati Riani, dengan tiba-tiba muncul dan mengaku-ngaku calon suaminya Riani. Bibi sangat takut Riani akan terluka lagi, apalagi sekarang ada Gibran di antara mereka.
Flashback.
Tepatnya 5 tahun yang lalu Riani masih duduk di bangku kelas dua SMA, Riani waktu itu memiliki seorang pacar yang bernama Anggara Perwira Kusuma. Cowok yang sudah dua tahun ini menjalin kasih dengan nya, yah Riani menjalani kasih dengan Angga semenjak dia masuk SMA. Angga merupakan cowok yang baik, sopan dan ganteng, dia juga orang pertama yang mengenalkan Riani tentang cinta. Angga juga cinta pertama Riani, tetapi cinta mereka terhalang restu orangtuanya Angga. Karena mereka tidak setuju dengan Riani, menurut mereka Riani tidak pantas bersanding dengan putra satu-satunya keluarga Kusuma. Apalagi Riani hanya gadis miskin sebatang kara, yang hanya tinggal dengan Bibi dan Pamannya. Menurut mereka Riani tidak selevel dengan keluarga mereka yang keturunan Perwira militer, mereka hanya mau menantu yang selevel dengan mereka. Bebet bobot, harus setara, apalagi ibu nya Angga seleranya sangat tinggi.
Jadi tanpa sepengetahuan Angga dan Riani, Anggara dipindah sekolahkan oleh orang tuanya ke Kota B. Sehari sebelum Anggara memutuskan untuk melamar Riani, memang rencana Angga akan menikah dengan Riani ketika dia lulus SMA. Dan mereka juga berencana menikah muda, tapi apa boleh buat takdir berkata lain. Orang tua Anggara mengambil tindakan,sebelum Anggara mewujudkan keinginan nya. Sedangkan Bibi dan Paman Riani waktu itu juga sudah mempersiapkan segala sesuatu, untuk menunggu kedatangan keluarga Anggara melamar Riani. Karena Anggara juga sudah berbicara dengan Bibi dan Pamannya Riani akan niatnya.
Betapa kecewa dan malu nya Bibi dan Paman, ketika tiba di hari H tetapi keluarga Anggara tidak pernah datang. Bahkan Anggara hilang tanpa jejak, dan betapa hancurnya hati Riani. Apalagi baru pertama kali dia mengenal cinta sudah ditinggal pergi entah kemana, dan dia juga harus menanggung malu dan kecewa. Bahkan beberapa tetangga kerap kali mencemooh terhadap dirinya, hampir-hampir Riani tidak berani keluar rumah setelah kejadian itu.
Bahkan Riani juga mendapatkan surat teguran dari sekolah, karena hampir dua Minggu dia tidak masuk sekolah. Karena dia sangat malu dengan perbuatannya Angga, yang tidak datang di hari pertunangan mereka. Siapa yang tidak sakit hati, kalau itu terjadi kepada kita. Yang pastinya kita juga akan sangat malu.
Flash on.
__ADS_1
Bersambung.