
🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻
Sebuah hati akan terasa hampa
bila tidak ada orang yang mengisi hati tersebut...hidup seorang juga terasa sepi tanpa ada cinta dan kasih sayang..
🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌻🌻🌻🌻🌹
Ada moment kita diam-diaman karena kesalah pahaman, ada kala ada waktu nya kita menyadari bahwa kita saling membutuhkan..
🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌻🌹🌻🌹
Pagi menjelang sore sebagian karyawan sudah mulai keluar dari perusahaan, mereka segera menuju ke tempat tinggal mereka masing-masing. Tetapi masih ada juga yang masih bergelut dengan pekerjaan mereka karena lembur, termasuk Gibran. Dia harus lembur karena banyak pekerjaan, yang belum siap di selesaikannya.
Dan banyak pula berkas-berkas yang menumpuk menunggu tanda tangannya, apalagi besok akan ada meeting dengan perusahaan asing.
Sementara itu Riani juga mau pulang dia sedang bersiap-siap untuk menuju keparkiran, tiba-tiba.
*Tr*ingg tringg tringg
Suara handphone Riani berbunyi menandakan ada yang menelponnya.
Akhirya Riani mencari benda pipih itu di dalam tasnya ,dan segera mengambilnya. Di situ tertera nama sipemanggil
Bos sinting calling.
Tanpa pikir panjang Riani langsung menekan tombol hijau untuk menjawabnya.
"Halo"ujar Riani singkat.
"Sayang kamu lagi di mana..?" tanya Gibran dengan suara lembut di seberang sana.
"Ini masih di pantri Mas"
"Memang belom pulang ya sayang..?"
"Ini lagi siap-siap baru mau pulang Mas"jawab Riani.
"Kamu pulang di antar sama sopir ya sayang..?"
"Memang Mas mau kemana..?"
"Mas telat pulang malam ini sayang."
"Kenapa Mas..?"
"Mas lembur sayang."
__ADS_1
"Oh Mas lembur ya..?"
"Ia sayang. Karena pekerjaan Mas masih banyak yang menumpuk"ujar Gibran menjelaskan.
"Tidak apa-apa Mas, aku bisa pulang bareng kawan saja" jawab Riani merasa tidak enak harus merepotkan sopirnya Gibran,walau itu permintaan Gibran sendiri, tetap Riani merasa tidak enak.
"Enggak ada bantahan" ujar Gibran lebih tepatnya perintah yang tidak dapat diganggu gugat lagi.
"Ia sudah deh kalau begitu,Mas hati-hati ya nanti pulangnya" jawab Riani mengalah. Karena dia tahu bagaimana keras kepala sang Gibran Prasetya Wijaya itu,atau tepatnya Bos sintingnya yang sudah di ganti nama menjadi Bebek tukang sosor hehe. Mungkin juga sebentar lagi, akan merangkap menjadi kekasih hatinya.
"Ia. Kamu juga hati-hati, ilove you sayang" ujarnya Gibran penuh cinta, baru kali ini kata cinta terucap dari mulutnya Gibran. Biasanya cuma kata jahil yang bikin Riani jengkel setengah mati, tapi kadang-kadang ngangenin juga.
Tutt Tutt tutt.
Riani mematikan hpnya dengan hati yang masih berbunga-bunga, karena selain kata-kata yang nyebelin dari mulut Bos sintingnya. Baru kali ini dia mendengar kata-kata yang manis, ternyata walaupun dingin dia juga bisa romantis yah pikir Riani dalam hati. Masih
dengan senyum terukir di bibirnya, Riani melangkahkan kakinya menuju parkiran sambil senyum-senyum sendiri tidak jelas hehe, tanpa dia sadari sudah ada orang yang menunggunya di depan tempat parkiran.
"Ri bisa kita ngomong sebentar"tanya orang tersebut.
"Eh Mas Ardi, ada apa ya Mas..?"tanya Riani sempat terkejut apalagi dia lagi melamun.
"Bisa kita ngomong..?" ulangnya lagi.
"Bisa kok Mas,tapi sebentar ya" ucap Riani lembut dan berjalan menuju ke arah sang sopir yang sudah menunggunya.
"Baik Nona" jawab sang sopir sopan.
Kemudian Riani kembali menuju ke arah Ardi lagi yang sudah menunggunya dari tadi.
"Ada apa ya Mas..?" tanya Riani.
"Kok kayaknya penting sekali..!!" tambahnya lagi.
"Bisa tidak kita cari tempat yang nyaman dulu, untuk ngomong" ucap Ardi tanpa berbasi- basi.
Ya di sinilah mereka sekarang di taman yang tidak jauh dari perusahaan,tempat mereka bekerja. Di taman itu juga ada di letakkan bangku, dan juga di penuhi dengan bermacam-macam bunga-bunga, cocok sekali untuk seseorang yang ingin mengutarakan perasaannya atau muda-mudi yang lagi ingin memadu kasih.
"Ada apa Mas, katanya Mas mau ngomong sesuatu" tanya Riani membuka suara karena dari tadi mereka sampai di taman,Riani melihat Ardi malah cuma diam saja. Sambil melamun tanpa bersuara, setelah Riani membuka suara Ardi baru membuka suaranya juga.
"Ri aku tau ini terlalu cepat, tapi aku enggak bisa bohongi perasaan aku sendiri lebih lama lagi" ujarnya sambil memegang kedua tangan Riani.
"Maksudnya Mas apa..?" tanya Riani polos.
"Maksudnya Mas, dari pertama kita bertemu mas sudah mulai jatuh cinta dengan kamu, tapi..!!" jawab Ardi menggantung.
"Tapi apa Mas..?" tanya Riani.
__ADS_1
"Tapi Mas belum berani mengukapinya" jelas Ardi.
"Namun sekarang perasaan ini sudah telalu dalam Ri, Mas tidak bisa menahannya lagi"sambung Ardi.
"Kamu mau tidak jadi pacarnya Mas..?" tanyanya kemudian penuh harap.
"Hhhmm gini Mas.." jawab Riani ragu, karena terus terang dia tidak ada perasaan apa-apa terhadap Ardi. Karena dari pertama mereka bertemu, cuma ada sebatas kekaguman untuk Ardi di hatinya. Bukan cinta, dia merasa kagum dengan sifat baik Ardi terhadap Riani. Apalagi Riani sudah menganggap Ardi seperti saudaranya sendiri, karena Riani hanya anak tunggal,jadi dia tidak punya saudara kandung.
"Begini apa Ri..??
"Kamu tidak perlu menjawab sekarang kalau kamu belum siap, Mas akan menunggu jawaban kamu,saat kamu sudah siap dan Mas harap jawabannya tidak akan mengecewakan Mas" ujar Ardi penuh pengharapan.
"Ia Mas. Saya pikir-pikir dulu" ujar Riani pelan dan merasa sangat bimbang.
Dan tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang memandang tajam ke arah mereka, seperti seekor Singa yang siap menerkam mangsanya. Sambil mengepalkan tangannya erat-erat ,sehingga urat-uratnya terlihat dengan jelas. Uratnya yang membiru karena emosi semakin menggebu-gebu, hingga hampir sampai ke ubun-ubun setelah melihat Ardi memegang tangannya Riani dengan sangat mesra.
Dia hampir tidak bisa lagi menahan emosinya, hingga kecemburuan telah menguasainya sehingga dia tidak bisa berpikir jernih lagi dan akhirnya.
Bersambung kebab selanjutnya.
Penasaran tidak..?
tunggu ya kelanjutanya
🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻
*Aku ingin meraih kembali cintamu dengan kenyataan, saat aku tersiksa dengan cinta ini kamu malah pergi membawa sejuta luka di hati ku.
🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻
Belajar lah untuk bahagia dengan apa yang kamu miliki, karena kebahagiaan itu akan membantu mendapatkan apa yang kamu inginkan...
🌹🌹🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌻🌻🌹🌻🌻
Satu hal yang harus kamu tahu bahwa allah yang memberikan sesuatu yang indah pada waktu nya,, kita boleh kehilangan apapun demi Allah tetapi jangan sampai kita kehilangan Allah demi apapun...
🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌻🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
hayooo siapakah itu...ada yang cemburu nii. ye.hehe
penasaran gak...tunggu kelanjutannya nya...ya guys...
makasih atas dukungan nya
mohon like and koment ya guys
love you guys 😍😘😍😘😍😘
__ADS_1