
Thor langsung membuka semua bajunya dan menciumi leher jenjang serta dada Lesca yang kini sudah tak memakai apapun lagi.
Tubuh Lesca menggeliat di atas tubuh kekar Thor. Dan Lesca menciumi leher Thor yang terlihat menggoda di matanya.
Tangan Lesca menyusuri perlahan punggung kokoh Thor lalu mendorong tubuh Thor hingga pria itu telentang di atas sofa.
Setelah itu, Thor kembali mencium bibir Lesca dan menatap matanya.
"I'm on top," bisik Lesca ketika Thor akan membalikkan tubuh Lesca di bawahnya.
Thor tersenyum miring dan kembali menciumi leher sang istri .
"Baby, bisakah kau mempercepatnya? Aku benar benar ingin melakukannya sekarang," lirih Thor.
"Aku ingin menyiksamu," kata Lesca yang kini ciumannya sudah berada di perut sixpack Thor.
"Oh my ... I can't, Baby," kata Thor tersiksa dan akhirnya membalikkan keadaan dengan menindih tubuh Lesca kemudian segera memasukkan miliknya ke inti tubuh wanita seksi itu.
"Honey, bukankah aku yang memimpin?" protes Lesca.
"Sorry, aku tak bisa menahannya," kata Thor dengan lidah yang bermain di dada Lesca sedangkan tubuhnya bergerak dengan tempo sedang di atas Lesca.
__ADS_1
Lenguhan Lesca terdengar indah di telinga Thor hingga membuatnya semakin bergairah bergerak di atas tubuh Lesca.
Tangan mereka saling menggenggam bertautan dengan mata saling berpandangan.
"I'm so crazy in love with you," kata Thor dengan nafas yang terdengar cepat.
Lesca tersenyum dan kembali mencium bibir Thor. Thor kemudian membalik tubuh Lesca dan kini Lesca ada di atas tubuhnya.
Lalu Thor mengangkat Lesca masuk ke dalam kamar mereka dan merebahkan tubuh Lesca di atas ranjang.
"Aku milikmu dan lakukan apa pun yang kau mau padaku," lirih Thor.
Lesca tertawa pelan dan mulai menggerakkan tubuhnya pelan di atas tubuh Thor. Tangannya bertumpu di perut sixpack Thor.
"Aaaaahh ..." Lesca melenguh dan bibirnya terbuka menikmati gerakannya di atas tubuh Thor.
Semakin lama gerakan Lesca semakin cepat. Lesca bahkan sudah mendapatkan puncak kepuasannya sebelum Thor.
Thor kembali mengambil alih permainan panasnya lagi. Dia membalikkan tubuh Lesca seperti biasanya dan tangannya mulai memainkan dada Lesca yang padat dan memenuhi tangannya.
Tubuhnya bergerak dibelakang tubuh Lesca dan menciumi punggung yang putih mulus dan harum itu.
__ADS_1
Lalu Thor sedikit mengangkat perut Lesca sehingga wanita itu sedikit menungging dan Thor menghentakkan pinggulnya dengan irama yang sedikit cepat.
Mereka mendesah dengan suara bersahutan dan sama sama menikmati permainan ranjang mereka di sesi bulan madu ini.
Dia akhir permainan, Thor membalik kembali tubuh Lesca dan mengangkat kaki Lesca hingga bertumpu di dada bidangnya.
Thor pun menutup kegiatan ranjang ini dengan gerakan cepatnya hingga mereka sama sama merasakan puncaknya bersama.
"Huuufffttt ... Sudah berapa kalorimu yang terbuang, Baby?" Ucap Thor yang kemudian memeluk Lesca dan mencium keningnya.
Lesca tertawa pelan dan mereka saling berpelukan.
"Semoga Given cepat mendapatkan adik," ucap Thor sembari mebgusap perut Lesca.
"Aku sudah tak datang bulan selama seminggu. Kita tunggu seminggu lagi untuk memastikannya," jawab Lesca.
"Benarkah? Apakah tak masalah jika kita bercinta terus menerus?" tanya Thor.
"Tidak masalah. Aku sudah berkonsultasi dengan dokter kandungan tentang hal ini," jawab Lesca.
"I love you, Baby," bisik Thor di telinga Lesca.
__ADS_1
"I love you too, Honey," jawab Lesca tersenyum dan mengecup kemvali bibir basah itu.