HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT

HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT
Season 2 - 16


__ADS_3

Given 16


Kenzo turun tangga menuju ke bawah dan menghampiri Given.


"Sudah selesai pertunjukannya?" tanya Kenzo dan membuat Given menoleh ke arah pria angkuh itu.


"Kau sudah selesai merokok?" tanya Given tak menjawab pertanyaan Kenzo.


"Sudah," jawab Kenzo dan kemudian berbalik pergi.


Lalu Given berpamitan pada partner dansanya tadi dan berjalan di belakang Kenzo yang melangkah dengan langkah lebar.


Given bahkan sampai berlari kecil untuk menyamakan langkahnya dengan Kenzo.


Sesampainya di mobil, Kenzo langsung melajukan kembali mobilnya dan kali ini ia melajukan mobilnya dengan kecepatan cukup tinggi.


"Semoga kau tak mampir lagi," kata Given.


Kenzo tak menjawab apa pun dan membuat Given geram karena ia merasakan diabaikan oleh pria itu.


Given kemudian kembali fokus ke depan dan tak mempedulikan Kenzo.


*


Satu jam kemudian, akhirnya mereka sampai juga di London dan itu membuat Given lega.


Dia keluar dari mobil Kenzo, begitu juga dengan pria itu.


"Tak perlu keluar, aku bisa mengambil kopernya sendiri," kata Given.

__ADS_1


"Uncle Thor menyuruhku mengantarmu sampai di depan pintu dan memotretmu sebagai buktinya," jawab Kenzo.


"Aku tak punya pilihan," lanjutnya seakan terpaksa melakukan hal ini.


Given pun tak mempedulikan hal itu dan mereka akhirnya masuk ke lobby apartemen Given.


Kenzo berjalan di samping Given dan Kenzo membawa koper Given meskipun Given tak menginginkan hal itu.


Mereka berdua masuk ke dalam lift dan Given memencet tombolnya dan lift itu berjalan menuju ke lantai unit apartemennya.


TING


Pintu lift terbuka dan mereka berdua keluar dari sana.


Setibanya di depan pintu apartemennya, Given memencet kode pintunya tapi pintu itu tak terbuka.


"Kau lupa kode pintumu?" tanya Kenzo.


"Tentu saja tidak, dan aku tak pernah menggantinya," sahut Given.


"Pergilah," kata Given pada Kenzo.


"Uncle Thor ingin memastikan kau harus masuk dulu baru aku bisa pulang," jawab Kenzo.


Given mengumpat pelan karena sandi itu selalu saja salah.


"Siapa yang menggantinya?" Gumamnya pelan.


"Mungkin teman priamu," sahut Kenzo.

__ADS_1


Given menoleh ke arah Kenzo.


"Aku tak punya teman pria. Jika pun ada, daddy akan menembak kakinya terlebih dulu sebelum sampai ke apartemenku," sahut Given.


"Syukurlah Uncle Thor tak menembak kakiku," kata Kenzo.


"Candaanmu tak lucu," sahut Given.


"Aku memang tak bercanda karena aku tak suka bercanda," jawab Kenzo.


Given berdecak dan akhirnya menyerah.


"Antar aku ke hotel saja. Aku sudah sangat lelah dan ini pasti akan memakan waktu yang lama untuk perbaikan," kata Given.


"Oke," jawab Kenzo tanpa protes.


Lalu mereka kembali turun ke bawah dan menuju mobil Kenzo.


Kenzo mengantar Given ke sebuah hotel di dekat apartemennya dan ternyata kamar hotelnya penuh terisi karena sedang high season.


Lalu mereka mencoba ke dua hotel lainnya dan sama saja terisi penuh karena memang ini sedang musim liburan dan banyak wisatawan dari luar negeri yang menginap.


Tapi Given tak menyangka semua hotel akan terisi penuh dalam waktu yang serempak.


"Aku ingin cepat istirahat. Menginaplah di mansionku. Ini sudah hotel yang ketiga dan kurasa semuanya juga penuh dan sudah di booking jauh hari," kata Kenzo akhirnya.


"Tidak, aku tak mau menginap di mansionmu. Lebih tepatnya aku tak mau bersamamu," jawab Given.


"Kau pikir aku mau? Ini terpaksa karena aku harus membuat tuan putri seperti mu aman malam ini. Aku selalu menepati janjiku dan Uncle Thor menitipkanmu padaku, Nona," sahut Kenzo yang membuat Given semakin kesal.

__ADS_1


__ADS_2