
Given 41
Kenzo menurunkan Given di dekat pintu mobilnya. Lalu Given langsung mendorong dada Kenzo.
"Kau tak berhak melakukan ini padaku!!" marah Given.
"Lalu kau akan pergi dengan pria beristri itu? Apakah kau sudah gila, Given? Semurah itukah dirimu?" sahut Kenzo.
BUG!!
Given memukul keras pipi Kenzo hingga bibirnya berdarah.
"Kau tak tau apa pun tentang diriku. Jangan mengimpulkan sesuatu tentangku seenakmu," ucap Given geram.
"Kau masih ada di antara Steven dan Lillia. Kau sangat sadar bahwa Steven masih sangat mencintaimu dan menikahi Lillia adalah sebuah kesalahan baginya. Dan sekarang kau ingin menjadi duri dalam pernikahan mereka setelah begitu yakin bahwa Steven masih berada di dalam kendalimu?" sahut Kenzo.
"SHUT UP!! AKU TAK SEBODOH ITU, BRENGSEEKK!!" bentak Given keras dan akan memukul wajah Kenzo lagi tapi pria itu menangkap tangannya.
Given yang sangat emosi, melawan Kenzo dan memukul perut pria itu dengan lututnya lalu memukul kembali wajah tampan itu dengan tasnya.
"GET AWAY FROM ME!! GO TO HELL!!" teriak Given kesal dan berbalik pergi.
__ADS_1
Given berlari dan menyetop taksi di pinggir jalan.
Kenzo kemudian naik ke dalam mobilnya dan mengikuti taksi itu dari belakang. Dia hanya ingin memastikan Given pulang ke apartemennya dengan selamat.
Sesampainya di apartemen Given, Kenzo melihat Given keluar dari taksi dan Kenzo tak turun dari mobilnya.
Pria itu hanya melihat Given dari jauh sampai wanita cantik itu masuk ke dalam apartemennya.
Setelah itu, Kenzo pun pulang ke mansionnya dengan pikiran yang penuh dengan Given.
Hal yang seharusnya ia hindari, justru tak bisa ia lupakan begitu saja dan kini bahkan ia sudah melewati batas pertahanannya dengan mencium bibir Given.
*
*
"Kau pikir begitu mudah melupakan cinta pertama?" geram Given sembari menutup wajahnya.
"Ya, awalnya itu sangat sulit tapi itu menjadi mudah bagiku kini karena kau sudah mengalihkan duniaku, Kenzo!!" kesal Given sembari berjalan mondar mandir di ruang tengah kamarnya.
"Apa yang sebenarnya kau inginkan dariku? Kau mau mempermainkanku? Baiklah, ayo kita bermain dan aku benar benar akan membuatmu menderita, Kenzo!! Kau meremehkanku, Jerk," geram Given yang kini otaknya sudah penuh dengan Kenzo dan hampir sama sekali tak ada bagian untuk Steven di sana.
__ADS_1
*
*
"Mereka benar benar keras kepala," kata Thor pada Lesca.
"Hei, biarkan mereka menentukan sendiri apa yang mereka sukai atau tidak, Sayang," sahut Lesca yang memeluk Thor dari belakang.
"Mereka sama sama memiliki luka yang masih menganga di hatinya. Kita ikuti alurnya saja dan tak perlu ikut campur lagi, oke?" kata Lesca.
Lalu Thor berbalik menghadap ke arah Lesca.
"Biasanya dia selalu manis dan tak sebrutal itu," sahut Thor.
"Itu karena kini ia menemukan lawan yang lebih menantang dan kurasa mereka sangat cocok," jawab Lesca.
Thor mengangguk dan mengecup bibir Lesca.
"Baiklah, aku akan mengawasinya saja dari jauh. Erlando menyerahkan bagian itu padaku dan ia yakin bahwa putra nya menyukai putri kita," kata Thor.
"Biarkan mereka menjalaninya sendiri, Honey. Kita tak perlu menganggu dan kurasa Given bisa menjaga dirinya sendiri. Kenzo tak akan menyakiti Given meskipun mereka sering bertengkar dan berkelahi," jawab Lesca.
__ADS_1
"Hmm, baiklah, aku memutuskan untuk tak mencampuri urusan mereka. Kini biarlah takdir yang bekerja dan aku tak akan memaksakan jika mereka tak cocok," sahut Thor.
Lesca tersenyum dan mencium bibir suami tampannya itu.