
Lesca Thor 70
Thor dan Given tampak berlarian di pinggir pantai dan Given terlihat sangat senang.
"Kau senang?" tanya Thor sambil menggendong Given di belakang punggungnya.
"Ya, tapi akan lebih senang jika ada mommy juga," jawab Given.
"Mommy sedang sibuk membantu Nenek Leny," sahut Thor.
"Daddy, bisakah merayu mommy agar cepat memberiku adik bayi?" tanya Given yang masih membahas tentang hal itu.
Thor tersenyum lalu menurunkan Given.
Thor berlutut di depannya dan menangkup wajah mungilnya.
"Kau benar - benar ingin memiliki adik?" tanya Thor.
Given mengangguk sembari mencebik.
"Sejak dulu aku memintanya tapi mommy tak bisa memberikannya dan aku bertanya pada Miss Lady lalu dia bilang jika tak ada daddy maka aku tak bisa memiliki adik. Dan sekarang ada daddy lalu mengapa aku masih belum memiliki adik?" kata Given dengan panjang lebar.
Thor tak menyangka Given akan berpikir sejauh ini dan benar kata Lesca yang mengatakan jika menjanjikan sesuatu pada Given maka dia akan memintanya terus sampai keinginannya terpenuhi.
Thor memeluk putrinya yang sepertinya kecerdasannya di atas rata - rata
"Daddy akan memberikan seorang adik padamu," jawab Thor pelan dan mengecup kepala Given.
"Benarkah? Daddy janji kan?" tanya Given.
__ADS_1
"Ya, Daddy janji," jawab Thor tersenyum.
*
*
"Lesca, ada panggilan dari rumah sakit," ucap Franklin sambil membawa ponsel Lesca yang ditinggal di rumah tadi.
Lesca menaruh pita yang ada di tangannya dan menghampiri sang ayah.
Lesca mengangguk dan mengambil ponselnya.
"Thank you, Dad. Aku akan memberi tahu Lemon dulu sebelum pergi," ucap Lesca.
Dan Lesca benar - benar meminta maaf untuk hal itu, karena dia tak bisa mengabaikan tugasnya. Lemony sangat memaklumi hal itu.
Lesca segera pergi ke rumah sakit dan dia berharap hanya sebentar saja di sana.
*
*
Thor dan Given tampak baru masuk ke dalam rumah setelah puas bermain di pantai.
"Di mana Lesca, Paman?" tanya Thor.
__ADS_1
"Ada panggilan dari rumah sakit," jawab Franklin.
Thor hanya mengangguk.
Thor menghargai pekerjaan mulia Lesca. Tapi dia merasa waktu Lesca terlalu banyak di rumah sakit dari pada di rumah.
Given bahkan jarang bertemu Lesca. Mungkin tak seterusanya Lesca sibuk tapi selama di sini, Thor selalu melihat Lesca sibuk dan itu cukup mengganggunya karena dia tak ingin Given memiliki waktu yang sedikit dengan ibu kandungnya.
Given bahkan lebih sering menghabiskan waktunya dengan Natasha dan Franklin.
Thor ingin membicarakan hal ini nanti dengan Lesca ketika suasana hatinya tenang.
Setelah memandikan Given serta menggantikan bajunya, Thor menaikkan Given ke atas ranjang karena putri kecilnya itu mengatakan bahwa dirinya sangat mengantuk.
Thor tak memaksakan Given untuk bisa ikut pesta pertunangan Rex sore ini.
Thor keluar setelah Given tertidur.
"Uncle, aku ke rumah Nenek Leny dulu. Orang tuaku akan datang," jawab Thor.
"Baiklah, Nak. Terima kasih sudah menjaga Given," kata Franklin dengan senyumnya.
"Nanti aku akan mengajak orang tuaku kemari menemui Uncle," ucap Thor.
"Baiklah, kami menunggu. Aku tak bisa keluar dan harus menunggu Given," jawab Franklin.
"Terima kasih, Uncle. Terima kasih telah menjaga Given dan Lesca untukku selama ini," ucap Thor lagi.
"Itu sudah tugasku. Kuharap kalian sudah berbaikan dan membahagiakan Given bersama," sahut Franklin dengan bijak.
__ADS_1
Thor mengangguk serta tersenyum pada Franklin.