
GIVEN
Kenzo memegang pinggang ramping Given dan membalas ciuman panas wanita cantik itu.
"Kau yang memulainya," bisik Kenzo dan semakin panas memagut bibir Given.
Bokong Given bergerak mengikuti gerak tubuhnya hingga membuat Ken merasa tersiksa di bagian bawah tubuhnya.
Ken dengan berani mengangkat rok Given hingga terbuka sampai pinggulnya. Tangannya meremas area seksi itu dan terdengar lenguhan dari mulut Given yang masih bertautan dengan bibir Kenzo.
TIN TIN
Bunyi klakson mobil membuat Given melepaskan ciumannya dan nafas mereka berdua masih tersengal sengal.
Given membenarkan rok nya dan kemudian mengambil tas nya lalu membuka pintu di sampingnya.
"Hei, apa yang kau lakukan? Kau tak boleh pergi di saat kita__"
CUP
Given mengecup bibir Kenzo dan tersenyum miring.
"Itu anak buah Daddy ku. Mereka menjemputkh dan mereka pikir aku dalam masalah tadi. Bye, sampai bertemu besok, Tuan Kenzo," kata Given dan kembali mengecup bibir Kenzo yang masih terbuka karena harus menahan gairahnya yang sudah terpercik oleh kelakuan liar Given.
__ADS_1
"Kau sengaja mengerjaiku?" tanya Kenzo.
"Seharusnya kau tahu hal itu," jawab Given dan mengangkat kakinya melewati Kenzo lalu keluar dari mobil.
"Good night and sweet dream, Baby," ucap Given tersenyum puas karena sudah berhasil membuat Kenzo tersiksa malam ini.
"Shiiit!!" Umpat Kenzo berbisik.
Given masuk ke dalam mobilnya yang dibawa oleh anak buah Thor. Sebenarnya anak buah Thor pada awalnya akan menjemput Given di restoran setelah Given menelepon mereka ketika ban mobilnya kempes.
Tetap Given memilih berangkat terlebih dulu karena tak ingin terlalu lama di sana yang pastinya Ryan akan menemaninya dengan berbagai alasan.
Given tersenyum lebar melihat wajah Kenzo yang semakin masam akibat gairahnya diputuskan begitu saja.
"Rasakan pembalasanku," gumamnya pelan dan melewati mobil Kenzo lalu tersenyum pada pria yang kini sangat kesal itu.
*
*
Suara musik terdengar kencang di seluruh ruangan apartemen Given. Wanita dengan paras cantik itu tampak menyanyi dan sudah siap untuk pergi ke kantor.
Lalu Given mengambil sebuah remot dari mejanya kemudian mematikan musik itu. Setelah itu, Given keluar dari apartemen dan turun ke lobby.
__ADS_1
Pagi ini Given akan memakai taksi karena ban mobilnya masih diperbaiki dan siang nanti akan dikirim langsung ke tempatnya bekerja.
Given masuk ke dalam taksi dan menuju ke kantornya. Tak lama, pandangan matanya tertuju ke arah sebuah mobil berwarna putih yang tak lain adalah mobil Ryan karena pria itu membuka jendelanya.
"Dia lagi. Sampai kapan pria itu mengikutiku? Daddy pasti tahu hal ini tapi mengapa tak membereskannya?" gumam Given.
*
*
Setibanya di kantor, Given langsung menuju ke sebuah cafe yang ada di sebelah kantornya lalu membeli kopi panas.
Setelah itu, ia kembali menuju kantornya dan berjalan ke arah ruangannya dengan melewati beberapa koridor.
Given datang tepat waktu pagi itu dan sudah banyak pegawai yang datang. Ketika akan berjalan ke ruangannya, Given melihat Kenzo yang tampak berjalan dari arah yang berlawanan.
Seperti biasa, Kenzo dengan wajah cool nya sama sekali tak tersenyum dan pandangan matanya tajam menatap ke arah netra indah Given.
Mereka masih saling menatap dan akhirnya mereka benar benar berpapasan tanpa menyapa sama sekali.
Tapi tiba tiba langkah Kenzo melambat kemudian tangannya mengusap bokong Given yang pas ada di sampingnya dan diakhiri dengan meremasnya pelan.
Given menoleh pada Kenzo dan pria itu hanya tersenyum smirk lalu dengan santainya kembali berjalan menuju ruangannya.
__ADS_1
TO BE CONTINUE ...