
Lesca thor 69
"Bukan aku yang mengatakannya. Ini karena Rex dan aku hanya menjawab semua pertanyaan kritis gadis cantik ini," jawab Thor.
Lalu Lesca beranjak duduk dan mengambil tubuh Given dari atas tubuh Thor.
"Sayang, membuat bayi tak sesederhana itu. Ada beberapa proses yang harus dilewati dan itu adalah proses yang cukup panjang. Kau tak bisa memintanya begitu saja dan bayi akan langsung ada di dalam perut mommy. Kau mengerti sekarang?" ucap Lesca dengan bahasa yang cukup dimengerti.
"Jadi aku masih lama memiliki adik?" tanya Given.
"Ya," jawab Lesca.
"Kapan?" tanya Given.
"Mommy tak tahu," jawab Lesca.
Given terlihat sendu dan menunduk.
"Bukankah ada mommy, kakek dan nenek yang selalu menemanimu bermain?" tanya Lesca.
"Itu tak sama," jawab Given lesu.
"Hei, jangan bersedih. Daddy dan mommy akan memberimu adik secepatnya," ucap Thor akhirnya dan mengambil Given dan memangkunya.
"Benarkah?" sahut Given.
"Jangan memberinya harapan terlalu besar, Thor. Given akan terus memintanya dan tak akan berhenti meminta sampai keinginannya terpenuhi," ucap Lesca.
"Aku tak memberinya harapan padanya, Lesca. Kita bisa memberikannya. Kita bisa melakukan hal itu lagi dan memproduksi bayi secepatnya, kan?" sahut Thor.
Lesca menutup telinga Given.
"Jangan mengatakan hal itu di depan Given," ucap Lesca.
__ADS_1
"Oke oke," sahut Thor dan kemudian beranjak dari ranjang.
"Ayo kita berjalan -jalan di luar," kata Thor sembari menggendong Given keluar dari kamar.
"Daddy tak memakai baju daddy?" tanya Given.
"Tidak, bukankah kita akan ke pantai hari ini?" tanya Thor.
Senyum lebar di bibir Given mengembang.
"YEAAAYY!!" sorak Given gembira.
"Mommy tak ikut?" tanya Given.
"Mommy masih mengantuk. Kita pergi bersama nenek dan kakek saja, oke?" sahut Thor.
Given mengangguk dan melihat ke arah mommy-nya yang masih melihat ke arahnya.
"Bye, Honey," ucap Lesca tersenyum.
*
*
Menjelang siang, Lesca sudah siap untuk membantu acara pertunangan Rex dan Lemony.
"Dad, di mana Aunty?" tanya Lesca.
"Sudah ada di rumah nenek Leny, Sayang," jawab Franklin.
"Baiklah, aku akan ke sana," sahut Lesca.
"Kau libur?" tanya Franklin.
__ADS_1
"Ya, aku mengajukan cuti selama tiga hari. Ada dokter yang baru hari ini," jawab Lesca.
"Baiklah, nanti daddy akan bilang pada Given kalau kau ada di rumah nenek Leny," ucap Franklin.
"Baik, Dad," sahut Lesca dan berjalan menuju pintu.
"Tunggu, Sayang," panggil Franklin lagi.
"Ya?" sahut Lesca dan menoleh pada Franklin.
"Thor akan menikahimu besok. Dia sudah bilang pada daddy," ucap Franklin.
"Ya, dia juga mengatakannya padaku," jawab Lesca.
"Bagaimana tanggapanmu? Apa kau menerimanya?" tanya Franklin.
"Ya, dan kami sepakat melakukan hal ini demi Given," sahut Lesca.
"Bukankah kau mencintainya? Mengapa tak mengatakan hal itu padanya?" tanya Franklin.
Lesca terdiam sebentar.
"Aku tak mau membicarakan hal ini, Dad," sahut Lesca dan berbalik lalu membuka pintu.
Lesca berjalan ke arah rumah Leny yang tampak sedikit ramai karena ada beberapa kerabat jauh Nenek Leny yang diundang juga di acara pertunangan itu.
Lesca langsung menuju ke halaman belakang di mana pesta akan diadakan nanti.
Lesca melihat Natasha sedang menata meja dan Lesca menghampirinya.
"Di mana Lemon, Aunty?" tanya Lesca.
"Dia di dalam sedang menyiapkan kue yang dibuatnya sendiri bersama Rex dan beberapa kerabatnya," sahut Natasha.
__ADS_1
Lesca mengangguk dan ikut membantu apa yang dikerjakan Natasha.