
Malam menjelang, dan Kenzo baru menjemput Gaby di mansion Thor.
Kebetulan Kenzo datang di saat makan malam dan membuat Lesca menyuruhnya untuk ikut bergabung makan malam bersama keluarganya.
"Jadi kau yang bernama Kenzo? Salam kenal, Ken," kata Lesca.
Kenzo tersenyum tipis dan mengangguk sopan.
"Terima kasih sudah menjaga Gaby. Semoga dia tak membuat masalah di sini," sahut Kenzo.
"Duduklah, Ken. Kenalkan aku Thor Robert," kata Thor menyambut Kenzo yang kini duduk di seberangnya.
Kenzo mengangguk kembali.
"Aku kenal ayahmu. Kami pernah bekerja sama dulu ketika ayahmu masih di Amerika," lanjut Thor.
"Oh ya? Pasti daddy akan senang bisa bertemu uncle lagi. Besok orang tuaku akan datang kemari. Mereka masih di Korea," jawab Kenzo.
"Jadi dia sekarang di Korea?" tanya Thor.
"Ya, dan aku kemari untuk memimpin perusahaan yang baru diakuisisi peruasahaan kami," jawab Kenzo.
"Waah, kau cukup cekatan sepertinya. Semoga bisnismu semakin besar. Kau bisa bekerja sama dengan Kingsford jika kau mau," kata Thor.
"Ya, kami sudah mempertimbangkan hal itu. Kami sudah bertemu dengan Tuan Louis Kingsford dan juga putranya," jawab Kenzo.
__ADS_1
"Louis adalah sepupuku. Aku bisa membatumu jika kau ingin bantuanku," kata Thor.
"Really? Tapi kurasa aku akan melakukannya sendiri karena aku ingin mengukur kemampuanku di ranah eropa. Selama ini daddy hanya menugaskanku di asia saja," jawab Kenzo.
"Aku suka dengan semangatmu. Semoga kau semakin sukses," kata Thor.
"Thank you, Uncle. Mungkin uncle bisa memberiku beberapa masukan padaku nanti," sahut Kenzo.
"Tentu saja," jawab Thor tersenyum.
Lalu tampak Given menggandeng tangan Gaby menuju ruang makan. Mughty juga berada di sebelahnya.
"Daddy," panggil Gaby pada Kenzo.
Kenzo mengangkat Gaby ke pangkuannya.
"Kau bersenang senang?" Tanya Kenzo.
Gaby mengangguk dan tersenyum senang.
"Ayo kita makan," kata Lesca ketika semua sudah berkumpul di ruang makan.
Dan mereka semua makan malam bersama dengan dibumbui peramai suasana. Siapa lagi kalau bukan Loki dan Mighty yang selalu beradu argumen.
Kenzo merasa cukup senang berada di lingkungan keluarga Robert karena keluarganya tak seramai ini sejak kematian sang adik empat tahun lalu.
__ADS_1
Setelah selesai makan malam, Kenzo dan Gaby pamit pergi.
"Sayang, antar mereka keluar," bisik Lesca pada Given.
Given mengangguk dan Gaby masih memegang tangannya.
"Kakak, bolehkah aku bermain di sini lagi besok?" tanya Gaby dengan suara imutnya yang intonasinya terdengar sangat jelas meskipun. masih berusia 4 tahun
"Tentu saja," jawab Given.
"Tak bisa. Besok nenek dan kakek akan datang," sahut Kenzo.
"Kalau begitu kakak saja yang ke mansion kami," kata Gaby.
"Baiklah," jawab Given karena tak ingin mengecewakan gadis kecil itu meskipun ia enggan melihat Kenzo di sana.
"Bye, Honey," ucap Given pada Gaby.
"Bye," sahut Gaby tersenyum sambil melambaikan tangannya.
Kenzo tak tersenyum seperti biasanya dan langsung masuk ke mobil setelah memasukkan Gaby ke dalam mobil.
"Apa masalahnya? Dia menganggapku seperti musuh saja. Mungkin Kenzo alergi wanita dan suka pada pria," gumam Given kesal.
Baru kali ini ia merasa kesal pada seseorang karena menurutnya Kenzo sama sekali tak ramah meskipun Given sudah berusaha bersikap humble padanya.
__ADS_1