HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT

HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT
Season 2 - 22


__ADS_3

Kenzo menahan dan memegang erat pergelangan tangan Given hingga wanita itu tak bisa memukulnya lagi.


"Kalian musuh bebuyutan sepertinya," ucap Percy.


"Given, baru kali ini emosimu terpancing," kata Percy lagi karena kedua manusia itu masih tampak saling taring menarik karena Given masih ingin memukul Kenzo.


"Dia memang wanita dengan termperamen buruk," ucap Kenzo dan membuat Given semakin kesal.


Given menggigit tangan Kenzo dan membuat Kenzo kembali mengumpat.


"Hei, hentikan perkelahian ini!!!" ujar Percy.


"Kalian benar benar pasangan serasi," ucap Percy akhirnya karena ucapannya sama sekali tak digubris oleh keduanya.


"SHUT UP!!" teriak Kenzo dan Given bersamaan.


"See? Aku yakin kalian akan menjadi pasangan kekasih paling bar bar sebentar lagi," ucap Percy dan melanjutkan kegiatannya sendiri mengangkat beban.


"Sampai kapan kau akan berada di atasku, Nona Brutal?" tanya Kenzo.


"Kau suka berada di atasku?" ucap Kenzo lagi.


"Ya, aku suka berada di atasmu untuk membuat wajahmu tak berupa hingga kau tak bisa lagi tersenyum," sahut Given.

__ADS_1


"Jangan kekanakan. Lihatlah, banyak yang melihat ke arah kita," kata Kenzo.


Given menutup matanya. Baru kali ini emosinya benar benar terpancing oleh seseorang dan given bahkan mengeluarkan sikap brutalnya pada Kenzo.


"Lepaskan tanganku," ucap Given dan Kenzo melepaskannya.


"Aku sudah berusaha tak melihatmu atau bertemu denganmu. Tapi tetap saja wajah menyebalkanmu muncul di depanku," kata Given beranjak berdiri.


"Aku tak akan datang ke perusahaanmu. Aku akan mengerjakan semua sisa pekerjaanku di apartemenku saja," ucap Given dan berbalik pergi mengambil tas nya.


"Kau harus datang karena besok akan ada meeting besar kedua," ucap Kenzo.


"Memohonlah agar aku datang," sahut Given dan membawa tas nya.


"Aku akan menarikmu ke perusahaan jika kau sampai tak datang," kata Kenzo.


"Oh ya?? Coba saja kalau bisa. Kau hanya perlu memohon padaku agar aku datang ke perusahaanmu besok. Jika tidak, jangan berharap aku akan datang," jawab Given tersenyum smirk.


"Kau sengaja membuat masalah denganku?" ucap Kenzo.


"Ya, aku ingin melihatmu bingung dan putus asa," sahut Given dan berusaha melepaskan tangan Kenzo dari lengannya.


"Kau akan tahu bagaimana reaksiku jika aku udah putus asa. Kau yang memancingku dan kau mau mencobanya? Silahkan saja. Aku menunggumu di perusahaan besok pagi. Ingat itu. Jika tidak, lihat saja nanti," ucap Kenzo dan melepaskan tangan Given akhirnya.

__ADS_1


"Cih, aku tak akan menuruti perkataanmu, Tuan Angkuh!!" teriak Given ketika Kenzo sudah berjalan pergi.


Lalu Given pun keluar dari tempat gym itu. Dia menggerutu sepanjang berjalan menuju mobilnya.


"Lihat saja nanti. Aku tak akan pernah menuruti perintahmu apa pun yang terjadi," gumam Given kesal dan masuk ke dalam mobinya lalu pulang menuju apartemennya.


Malam ini mood nya benar benar buruk maksimal akibat pertemuannya dengan Kenzo lagi.


Dan ia bertekad tak akan datang ke perusahaan Kenzo sebelum pria itu memohon padanya.


*


*


Pagi menjelang dan Given masih terlelap dalam tidurnya. Jam sudah menunjukkan pukul 9 tapi Given masih enggan untuk membuka matanya karena semalam dia menoton film sampai larut malam.


Lalu tiba tiba ada yang mengangkat tubuhnya dan itu membuatnya kaget bukan kepalang.


Given membuka matanya dan melihat Kenzo mengangkatnya seperti karung di saat dirinya masih memakai gaun tidurnya.


"KAUUU!!! APA YANG KAU LAKUKAN, BRENGSEEEKK!!!" teriak Given dan ia semakin bingung bagaimana Kenzo bisa masuk ke dalam apartemennya.


"Kau yang memaksaku melakukan hal ini," sahut Kenzo membawa Given keluar kamar.

__ADS_1


__ADS_2