HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT

HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT
Season 2 - 50


__ADS_3

Given 50


Kenzo mulai membuka kancing kemeja Given satu persatu dan dengan gerakan yang sangat pelan.


Mata mereka masih saling bertaut dan pria tak melepaskan tatapan menawannya dari mata heterochromia milik Given.


Given bahkan harus menahan nafasnya dan bernafas sangat pelan karena jari Kenzo yang menyentuh kulitnya itu membuat tubuhnya meremang.


Tampak dada Given menyembul indah di balik blouse nya yang kancingnya sudah terbuka setengahnya.


Given memakai bra berwarna nude yang hampir senada dengan warna kulitnya hingga membuatnya seperti tak memakai apa pun.


Mata Kenzo melihat ke arah itu dan bersiul menggoda.


"Kau hanya bisa melihatnya saja," ucap Given pelan.


"Hmm, dan kau tahu hal itu karena Uncle Thor mengawasi kita, jadi kau sengaja melakukan hal ini agar aku kembali terpancing dan tersiksa di waktu yang bersamaan," jawab Kenzo.


"Kau cukup pintar," sahut Given tersenyum.

__ADS_1


Kenzo kembali menatap mata Given dan menatapnya cukup intens.


"Tapi tak ada yang mengawasi kita di sini dan Uncle Thor sangat percaya padaku," kata Kenzo tersenyum tipis sembari membuka kancing blouse Given yang terakhir.


Given tak menjawab apa pun dan jarak wajah mereka semakin mendekat karena itu adalah hal yang muncul secara naluriah.


Kenzo membuka baju Given setelah kancing itu terbuka semua.


Kenzo menatap bahu indah Given yang kini bisa dilihatnya dengan sangat jelas lalu mengecupnya perlahan dan membuat darah Given berdesir cepat.


Kecupan itu semakin lama menyusuri area leher Given dan itu dilakukan Kenzo dengan sangat perlahan tanpa terburu buru sama sekali.


Lalu Kenzo menurunkan tubuh Given dan rok itu pun meluncur ke bawah hingga membuat Given kini hanya memakai pakaian dalamnya saja.


Tangan Kenzo mengusap pelan pinggul Given yang kini sudah tak tertutup dan Kenzo bisa merasakan kelembutan kulit Given yang hangat.


Given mendongak dan Kenzo pun menunduk hingga akhirnya bibir mereka saling menyentuh dan Kenzo mulai memagut lembut bibir Given yang sudah terbuka menyambutnya.


Tangan kiri Kenzo memegang punggung Given dan menekannya hingga tubuh mereka saling menempel. Sedangkan tangan kanannya meremaas bokong Given yang padat.

__ADS_1


Paha Given tampak berada di antara paha Kenzo yang kemudian sedikit dinaikkannya hingga menyentuh sesuatu yang bisa membuat Kenzo kehilangan kendali.


Lalu Kenzo melepaskan ciumannya dan menatap mata nakal itu.


"Kau mau membuatku tersiksa lagi?" tanya Kenzo.


Given hanya mengedikkan bahunya dan tersenyum.


"Aku bisa saja melakukannya di atas lantai marmer kamar mandi ini dan membuatmu tak berdaya di bawah kendaliku, tapi kewarasanku masih di angka 70 persen, jadi kau tak bisa memancingku, Nona nakal," kata Kenzo lirih dan menurunkan kaki Given dari himpitan pahanya.


"Aku sama sekali tak ingin memancingmu, Tuan," sahut Given berbisik yang bibirnya masih menyusuri bibir Kenzo.


Kenzo menjauhkan bibirnya dari Given yang membuat gadis itu semakin berjinjit untuk mencoba menciumnya.


Kenzo tertawa pelan melihat hal itu dan membuat Given mencebik.


Lalu pria itu merengkuh pinggang Given dan tangannya melingkar di sana kemudian mengangkat sedikit tubuhnya agar Given bisa menciumnya dengan leluasa.


Given tersenyum dan mereka pun kembali berciuman meskipun sebenarnya Kenzo harus menahan sekuat tenaga untuk berbuat lebih pada Given.

__ADS_1


__ADS_2