
Lesca Thor 54
"Bye, Honey," ucap Thor pada sang buah hati yang diantarnya sampai gerbang sekolah.
Lalu Given memeluk Thor yang masih berlutut di depannya dan berbisik di telinganya.
"Jangan pergi lagi, Daddy," bisik Given dan hal itu membuat Thor begitu terenyuh.
Thor memeluk Given erat dan kemudian mencium pipinya.
"Belajarlah yang pintar," ucap Thor.
"Bye, Daddy. I love you," sahut Given dengan senyumnya yang cerah.
"I love you too, Honey," jawab Thor tersenyum.
Lalu Given pergi masuk ke gerbang sekolahnya dan melambaikan tangannya pada sang ayah.
Thor pun membalasnya dengan lambaian tangan.
Hidupnya seakan berubah 180 derajat setelah ada Given di sampingnya. Rasa sakit di tubuhnya karena kecelakaan sama sekali sudah tak dirasakannya lagi.
Lalu Thor masuk ke dalam mobil setelah memastikan Given masuk ke dalam sekolahnya.
Thor tak langsung pulang melainkan ke rumah sakit di mana tempat Lesca bekerja.
Thor melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya tiba di rumah sakit hanya dalam waktu tak kurang dari 10 menit.
Setibanya di rumah sakit, Thor keluar dari mobilnya dan di saat yang bersamaan, Lesca pun sedang menuju ke arah mobilnya sendiri.
__ADS_1
Thor berjalan cepat dan menghampiri Lesca.
Lesca masih tak menyadari kehadiran Thor dan mengambil kunci mobil di tas nya.
Thor langsung menarik tangan Lesca begitu dia berada di dekat Lesca.
Lesca terkejut dan melihat ke arah Thor yang kini menariknya ke arah mobil yang dipakainya tadi.
Thor membuka pintu mobilnya dan memasukkan Lesca dengan kasar.
"Apa yang kau lakukan?" marah Lesca sekaligus heran.
Thor menuju ke arah tengah kota yaitu ke hotel yang dia booking kemarin.
Thor sama sekali tak berbicara dengan Lesca dan wajahnya tampak penuh kemarahan.
"Apa yang akan kau lakukan? Mengapa kita ke tempat ini?" tanya Lesca.
"Kau pikir aku akan bercinta denganmu? Cih," sahut Thor dan keluar dari mobilnya.
Entah mengapa mendengar ucapan Thor tadi membuat hatinya sedikit tercubit. Bukankah seharusnya itu tak berpengaruh padanya?
Thor menarik tangan Lesca lagi dan membawanya masuk ke dalam kamar hotel yang dipesannya kemarin.
"Aku bisa jalan sendiri dan jangan kasar padaku!!" bentak Lesca akhirnya karena dia tak suka sikap kasar Thor itu.
Thor menghentikan langkahnya dan melepaskan tangan Lesca.
Thor sama sekali tak mengatakan maaf atau apa pun itu.
__ADS_1
Thor kembali jalan dan memberi tanda melalui matanya untuk menyuruh Lesca masuk ke dalam lift.
Mereka berdua masuk ke dalam lift dan menuju ke lantai 3 hotel itu.
Di dalam lift hanya ada keheningan hingga akhirnya mereka sampai di lantai tiga.
TING
Lift terbuka dan mereka keluar dari sana. Thor berjalan terlebih dulu di depan Lesca dan Lesca mengikutinya dari belakang.
Thor membuka kunci kamar dan masuk ke dalam. Lesca pun masuk dan dia tak tahu apa yang ingin dibicarakan Thor saat ini.
"Apa maksudmu membawaku kemari?" tanya Lesca.
"Given," ucap Thor singkat dan menatap tajam mata Lesca.
Lesca memundurkan langkahnya dan Thor menahan tangannya.
"Kau mau lari lagi?" tanya Thor geram.
"Dari mana kau tahu?" tanya Lesca.
"Takdir yang mempertemukan kami," sahut Thor.
"Lalu apa yang kau inginkan?" tanya Lesca.
"Aku ingin membawanya ke Amerika," sahut Thor dingin.
__ADS_1