
Lesca Thor 76
"Tak bisa. Kau tak boleh mematikan ponselku, Thor. Apa pun yang terjadi, kau tak boleh mematikannya," ucap Lesca mengambil kembali ponselnya dari tangan Thor.
"Tapi itu akan mengganggu kita nanti," sahut Thor.
"Bercinta tak menghabiskan waktu selama berjam - jam," jawab Lesca menyimpan kembali ponselnya.
"Kau pikir aku hanya ingin bercinta denganmu" sahut Thor.
"Bukankah kita misi kita adalah membuat adik untuk Given? Jadi ayo kita bercinta sekarang dan serahkan proses pembuahan itu pada organ reproduksi kita," ucap Lesca menaruh tas nya di sofa.
"Oh my God. Aku seperti berkonsultasi dengan dokter kandungan," sahut Thor tertawa pelan.
"Ya, aku juga dokter, bukan? Jadi anggap saja itu konsultasi gratis dariku," jawab Lesca dan berjalan mencari kamar mandi di villa itu.
"Kau mau ke mana?" tanya Thor.
"Kamar mandi. Di mana kamar mandinya?" tanya Lesca.
"Di sana," jawab Thor menunjuk ke area sudut ruangan.
Lesca kemudian berjalan menuju kamar mandi dan menutup pintunya.
__ADS_1
*
Thor menunggu di luar dan sibuk dengan ponselnya. Dia meminta bantuan Rex agar pihak rumah sakit tak menelepon Lesca sama sekali di saat mereka menghabiskan waktunya berdua.
Lesca masih berada di dalam kamar mandi dan kini sedang menghadap ke cermin memandang dirinya sendiri di sana setelah mandi sebentar di bawah shower air hangat itu.
"Huufft ... Aku sedikit gugup," bisiknya dan mengikat rambutnya dengan menggulungnya ke atas.
"Kau hanya bercinta saja jadi apa yang kau takutkan? Merasa malu? Itu tak ada di dalam kamusku, bukan?" bisik Lesca yang sifat bar bar nya masih ada sampai sekarang.
"Just nakedd, right? Oke, let's do it," ucap Lesca lagi.
Tak lama kemudian, Lesca keluar dari kamar mandi dan tak melihat Thor di ruangan kamar itu.
Lesca hanya menggunakan handuk karena menurutnya mereka akan langsung bercinta sekarang juga.
Lesca keluar dari kamar dan mencari Thor tapi dia tak melihat pria itu di mana pun.
Lalu Lesca melihat dari balik jendela dan melihat Thor sedang mengambil sesuatu di mobilnya.
Tak berapa lama, Thor pun masuk dan melihat Lesca di ruang tengah dengan tubuh yang terlilit handuk saja.
__ADS_1
Thor menaruh sebuah tas di atas lantai dan mengunci pintu villa itu lalu mendekati Lesca.
"Kau ingin melakukannya sekarang?" tanya Thor tersenyum miring melihat Lesca yang sudah tampak menggoda di depannya.
"Ini yang kau inginkan, bukan?" tanya Lesca dan Thor merengkuh pinggang Lesca lalu mengecup lehernya.
Hanya kecupan seperti saja membuat darah di tubuh Lesca berdesir kuat.
Lalu Thor memegang tengkuk leher Lesca dan mulai mencium bibir wanita yang sudah memberinya seorang anak itu.
"Dulu kita melakukannya terburu - buru. Tapi akan berbeda untuk kali ini," ucap Thor dengan bibir yang masih menempel dengan bibir penuh candu itu.
"Ya, dulu kau sedikit mabuk. Kau menikmatinya waktu itu?" tanya Lesca pelan dan masih menggoda Thor dengan bibir yang menyentuh bibir pria itu tanpa menciumnya.
"Aku mengambil keperawanan seorang gadis, tentu saja aku menikmatinya," sahut Thor lirih.
Lalu Thor mulai memaguut lembut bibir wanita yang kini sudah menjadi istri sah nya itu.
Lesca mengalungkan tangannya di leher Thor dan berjinjit.
Hal itu membuat handuk yang dipakainya terlepas dan jatuh ke atas lantai kayu itu.
__ADS_1
(Kamu nanyeaaa adegan selanjutnya apa??? kamu bertanyeea tanyeea?? Zabaaar yaaakk ..Wwkwkwkwk)