
LescaThor 53
Thor membawa Given masuk ke dalam rumah dan melewati ruang makan.
Hal itu membuat yang ada ruang makan heran melihat Thor menggendong Given dan membawanya ke dalam kamar.
"THOR!! TUNGGU!!" panggil Franklin yang ikut masuk ke dalam rumah.
"Ada apa, Paman? Paman mengenal Thor?" tanya Lemony.
"Dia ayah Given," jawab Franklin jujur.
"APA!??!!" sahut Rex kaget dan berdiri dari kursinya.
"Bagaimana bisa? Wait ... Anda ayah Lesca?" tanya Rex pada Franklin.
"Ya," jawab Franklin.
"Oh my God ...," sahut Rex yang wajahnya masih dalam mode terkejut.
Lemony dan Leny juga ikut kaget mendengar hal ini.
Franklin menuju ke kamar itu, tapi Rex menahan tangannya.
"Biarkan dia. Dia tak akan menyakiti Given," ucap Rex.
Natasha juga memegang tangan Franklin dan mengangguk padanya.
*
Thor masuk ke dalam kamar dan mengunci pintu kamarnya.
__ADS_1
Lalu pria itu mendudukkan Given di atas ranjang dan berlutut di depan sang putri cantiknya.
Thor mengusap pipi putih itu dan menatap lekat netra indahnya.
"Daddy?" ucap Given lirih dan matanya yang tampak murni dan polos.
Thor mengangguk dan menciumi wajah cantik itu.
"Oh God ..." ucap Thor dengan menahan tangisnya karena dia tak ingin menangis di depan sang putri.
Given menangkup wajah Thor dan mencium hidung mancung pria itu.
"Kau bahagia bertemu daddy?" tanya Thor.
Given mengangguk dan tersenyum lebar lalu tertawa pelan sembari memeluk kembali Thor.
"Aku harus sekolah, Daddy. Ayo antar aku," kata Given yang kembali ceria.
"Tidak, jangan. Mommy tak menyukai hal itu. Aku ingin menjadi pintar seperti mommy," jawab Given.
Mendengar Given menyebut mommy - nya membuat Thor sedikit tak nyaman karena rasa bencinya pada Lesca.
"Baiklah, daddy akan mengantarmu ke sekolah. Masih tak terlambat, kan?" tanya Thor.
Given hanya mengangguk dan Thor menggendong kembali tubuh mungil Given.
"Aku bisa berjalan sendiri, Daddy," kata Given.
Mendengar Given memanggilnya 'daddy' membuat hatinya menghangat dan kembali mencium pipi Given.
"Kau putri kecil daddy. Jadi kau harus daddy gendong sampai ke mobil," jawab Thor tersenyum.
__ADS_1
Given terlihat senang dan memeluk leher Thor.
Lalu Thor membuka kunci kamarnya dan di luar sudah banyak yang menunggu mereka.
"Rex, mana kunci mobilmu. Aku akan mengantar putriku ke sekolah," kata Thor.
Lalu Rex mengambil kunci mobil di kantong celananya dan memberikannya pada Thor.
"Bye, semuanya. Aku akan diantar daddy ke sekolah. Yeaayy!!" ucap Given dengan senang.
Natasha dan Franklin tersenyum melihat hal itu karena sejatinya inilah yang diinginkan mereka berdua. Melihat Given bertemu dengan daddy nya membuat mereka senang dan ikut bahagia.
"Hati - hati," ucap Franklin.
Thor hanya mengangguk dan keluar dari rumah Leny.
Thor berjalan ke arah mobil berwarna hitam itu dan memasukkan Given ke mobil di bagian bangku depan.
Lalu Thor pun masuk ke dalam mobil. Thor memasangkan sabuk pengaman pada tubuh Given sembari mencium pipinya.
Kemudian Thor mulai melajukan mobilnya dan Given memberi tahu arah sekolahnya.
"Kau senang?" tanya Thor.
"Ya," jawab Given dan tertawa senang.
Thor begitu gemas melihat sikap ceria Given dan mengusap pipinya.
"Nanti jemput aku bersama mommy ya," pinta Given tersenyum sumringah.
Thor tak menjawab dan hanya mengusap puncak kepala sang putri.
__ADS_1