HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT

HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT
Bab 57


__ADS_3

LescaThor 57


Lesca sudah bersiap untuk menjemput Given di sekolah. Dia keluar dari kamarnya dan mendatangi Natasha yang sibuk di dapur.


"Di mana daddy, Aunty?" tanya Lesca pada Natasha.


"Memancing. Dia menemukan teman baru dan hobbynya mulai berjalan kembali di sini," jawab Natasha tersenyum.


Lesca tertawa pelan lalu mencium kedua pipi Natasha.


"Aku menjemput sang princess dulu," kata Lesca.


"Hati - hati, Sayang," jawab Natasha.


Lesca kemudian keluar dari paviliun itu dan melihat Thor sudah bersandar di mobil hitam milik Rex.


Sama sekali tak ada senyum di wajahnya.


Thor masuk ke dalam mobil ketika Lesca berjalan ke arahnya.


Lalu Lesca naik ke dalam mobil dan Thor langsung melajukan mobilnya menuju sekolah Given.


Tak ada obrolan di antara mereka dan kini Lesca tak ambil pusing lagi dengan hal ini.


Fokusnya hanyalah kebahagiaan Given dan itu lah tujuan hidupnya sekarang.


Sesampainya di sekolah, Lesca turun terlebih dulu dan menyusul Given ke dalam sekolahnya tanpa menunggu Thor.


Lesca berjalan ke gerbang sekolah dan Thor melihat Given berlari ke arahnya sambil tertawa senang.


Lesca memeluknya dan memutar tubuh kecilnya itu.

__ADS_1


Thor kemudian keluar dari mobil dan menghampiri kedua perempuan yang mengambil alih fokus hidupnya mulai hari ini.


"DADDYYYY!!" teriak Given ketika melihat Thor melihat ke arahnya dengan senyuman tampannya.


Lesca menurunkan Given dan anak perempuannya itu berlari ke arah Thor dengan penuh kebahagiaan.


Thor kemudian menangkapnya dan menggendongnya.


"Daddy sudah menepati janji, bukan?" ucap Thor sembari mencium pipi Given yang selalu harum itu.


"Thank you," sahut Given yang kemudian mencium kedua pipi Thor.


Lalu Given menoleh ke arah Lesca yang masih terpaku di tempatnya.


"MOMMY!! CEPATLAH!!" teriak Given.


Lalu Lesca mulai berjalan dan melangkah menuju mobil.


"Kau duduk di depan saja, Sayang. Mommy di belakang," kata Lesca.


"Tidak, aku ingin duduk bersama mommy di depan," jawab Given.


"Baiklah," sahut Lesca yang tak mau terlalu banyak berdebat.


Lalu Lesca memangku Given di bangku depan.


Kemudian Thor pun melajukan mobilnya pergi dari sekolah.


"Daddy, kita akan ke taman kota. Daddy ikut, kan?" tanya Given.


"Ya, tentu saja," sahut Thor tersenyum.

__ADS_1


"Daddy bekerja di mana? Mengapa lama sekali tak mengunjungiku dan mommy?" tanya Given dengan polosnya.


"Sangat jauh," jawab Thor.


"Bawa aku dan mommy jika daddy bekerja lagi. Oh ya, nenek dan kakek juga," kata Given.


Lesca hanya diam saja dan tak menanggapi apa pun.


"Kau mau ikut daddy?" tanya Thor.


"Tentu saja. Ya kan, Mom?" sahut Given sembari bertanya pada Lesca.


"Mommy bekerja di sini, Sayang," jawab Lesca.


"Tak bisakah kita ikut daddy, Mom?" tanya Given memegang pipi Lesca.


"Mommy baru saja pindah kemari. Bukankah kau sangat senang berada di kota ini?" ucap Lesca.


"Tapi aku ingin bersama daddy juga," kata Given.


"Daddy akan membawa semuanya ke Amerika," ucap Thor akhirnya.


"Amerika? Apakah daddy bekerja di Amerika?" tanya Given.


"Ya," jawab Thor.


"Jangan mengatakan sesuatu yang belum pasti pada Given," kata Lesca.


"Ini sesuatu yang pasti. Aku akan membawa kau dan keluargamu kembali ke New York bersama Given," sahut Thor.


Lesca melihat ke arah Thor dan Thor tak melihatnya karena pria itu tahu apa yang sedang dipikirkan Lesca saat ini.

__ADS_1


__ADS_2