HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT

HOT AFFAIR AT JUST ONE NIGHT
Bab 86


__ADS_3

Lesca Thor 86


"Kau akan kuantar saja. Arah kita sama. Nanti sepulangnya dari rumah sakit, kita akan ke rumah daddy untuk menjemput Given,'' ucap Thor yang kini sedang memakai kemeja hitamnya.


Thor dan Lesca kini sudah ada di mansion mereka setelah pulang dari hotel tadi.


Lesca dengan cepat memakai bajunya dan segera berdandan tipis setelah mengeringkan rambutnya yang basah.


Thor tersenyum melihat Lesca yang terburu buru hingga kancing kemeja atasnya tak terpasang.


Lalu Thor mendekatinya dan memasangkan kancing kemeja itu.


"Oh my .. Aku benar benar lupa," ucap Lesca yang kemudian mengecup bibir Thor.


"Aku tak ingin asetmu terlihat oleh orang lain. Ini hanya milikku saja," jawab Thor tesenyum.


Lesca tertawa kecil dan kemudian mereka pun keluar dari kamar.


Lesca dan Thor makan sebentar sebelum mereka pergi dari mansion.


Thor mengantarkan Lesca ke rumah sakit yang searah dengan perusahaannya.


Sesampainya di rumah sakit, Lesca turun dari mobil Bugatti milik suaminya itu yang tentu saja menjadi pusat perhatian di lobby rumah sakit.


"Bye, nanti aku akan menjemputmu," ucap Thor yang kemudian mencium bibir sang istri sebelum Lesca keluar dari mobil.


"Ya, i love you," sahut Lesca.


"I love you too," jawab Thor.

__ADS_1


Sebuah kalimat mutlak yang harus mereka ucapkan sesering mungkin.


Lalu Lesca keluar dari mobil terburu buru dan membuka kaca mata hitamnya.


Dia segera masuk ke dalam rumah sakit.


Beberapa perawat tampak menunduk hormat pada Lesca ketika mereka berpapasan.


Ada juga yang tampak membicarkan dokter cantik itu ketika melewati mereka.


Lesca berjalan menuju ruangannya dan lupa bahwa dirinya tak membawa tas nya yang tadi diletakkan di bangku belakang mobil.


Thor yang baru akan keluar dari gerbang rumah sakit melihat tas Lesca dari spion depannya.


Tas itu masih ada di bangku belakang dan Lesca lupa membawanya.


Lalu Thor berbalik kembali ke dalam rumah sakit untuk mengantarkan tas sang istriku.


Kemudian Thor masuk sambil membawa tas hitam itu.


Penampilannya yang tak biasa dan postur tubuhnya yang tinggi dan sempurna, tentu saja membuat dirinya menjadi pusat perhatian di sana.


"Siapa pria itu? Apakah salah satu keluarga pasien? Tampan sekaliiii" ucap salah satu perawat.


Thor kemudian berhenti di meja perawat dan menanyakan sesuatu.


"Maaf, di mana ruangan Dokter Lesca?" tanya Thor dengan suara bass nya yang maskulin.


"Dokter Lesca?" sahut salah satu perawat.

__ADS_1


"Ya, tas nya tertinggal di mobil jadi aku ingin memberikannya," jawab Thor tersenyum menawan.


"Maaf, anda mencari siapa?" tanya seorang dokter yang kebetulan menuju ke arah meja perawat.


"Tuan ini mencari ruangan Dokter Lesca, Dokter," jawab salah satu perawat.


Dokter wanita itu tampak tersenyum masam karena ada pria tampan yang mencari Lesca.


"Dia ..." ucapan dokter itu terpotong ketika Lesca memanggil Thor.


"Honey!!" panggil Lesca dari belakang.


Thor menoleh dan tersenyum melihat sang istri,


"Tas mu tertinggal," ucap Thor.


"Ya, aku lupa. Terima kasih," sahut Lesca.


"Oke, nanti aku akan menjemputmu. Bye, i love you," ucap Thor mengecup bibir Lesca meskipun banyak mata mengarah kepada mereka.


"I love you too," sahut Lesca dan tersenyum.


Lalu Thor pergi dari sana dan para perawat itu masih terpaku melihat kedua mahluk good looking itu.


Lesca berbalik pergi dan melemparkan senyum pada beberapa perawat di sana.


"Itu suaminya. Oh my God. Dokter Burton bahkan tak ada apa apa nya dibanding pria hot itu," ucap salah seorang perawat sembari menggigit bolpoin yang dipegangnya.


__ADS_1



__ADS_2