
LESCATHOR 64
Lesca keluar dari rumah Leny dan melihat Thor masih ada di bawah tangga beranda.
"Jangan mencari masalah malam ini. Aku benar - benar lelah," kata Lesca turun melalui tangga pendek itu ketika Thor melihat ke arahnya.
Thor menarik tangan Lesca dan membawanya ke tempat duduk yang ada di halaman samping rumah.
"Duduklah," kata Thor dengan suara yang sedikit tenang.
"Aku ingin istirahat di dalam," jawab Lesca yang masih berdiri.
"Kita harus bicara," kata Thor.
"Jangan sekarang. Aku benar- benar lelah hari ini," sahut Lesca dengan suara yang sudah melemah.
"Aku tak ingin menundanya karena ini hal yang penting untuk kita bicarakan," jawab Thor dan menarik tangan Lesca untuk untuk duduk di sampingnya.
Akhirnya Lesca duduk di sampingnya dan bersandar. Wajahnya menghadap ke atas dan matanya tertutup.
"Besok orang tuaku datang. Aku akan menikahimu. Aku melakukan ini demi Given," kata Thor.
"Baiklah," jawab Lesca singkat tanpa banyak drama penolakan atau perdebatan.
__ADS_1
"Sudah? Jika sudah, aku akan masuk," lanjut Lesca.
"Banyak yang harus kita bicarakan. Bukan hanta sekedar kesepakatan pernikahan," kata Thor.
"Aku hanya ingin memejamkan sebentar mataku. Hanya sebentar saja. Besok kita bisa bicara," kata Lesca memohon pengertian pada Thor.
"Apakah pekerjaanmu sangat berat? Jika iya, berhentilah. Fokus lah pada Given. Aku sangat bisa membiayaimu dan Given," sahut Thor.
"Ini bukan masalah uang. Aku melakukan hal ini karena aku menyukainya dan ini adalah cita-citaku," jawab Lesca yang kini memegang kepalanya.
"Lalu kau mengabaikan Given?" sahut Thor.
Lesca menoleh ke arah Thor dan matanya menyalang marah.
"Aku tak membahas hal itu. Kau lebih banyak menghabiskan waktumu di rumah sakit dan hanya sebentar saja bersama Given," jawab Thor dengan logikanya.
"Apa yang kau tahu? Kau hanya bersama kami selama beberapa hari dan langsung bisa menilai hubungan kami?" sahut Lesca.
"Aku tak ingin berdebat. Bukan ini pembicaraan yang aku inginkan," jawab Thor berusaha tenang dan tak terpancing kemarahan Lesca.
"Kau yang memancing perdebatan ini, Thor," sahut Lesca yang akhirnya berdiri dan berjalan meninggalkan Thor.
Thor berdiri dan mengejar Lesca dengan langkah lebarnya.
__ADS_1
Pria itu menarik tangan Lesca dan memaksa Lesca melihat ke arahnya.
"Jika kau selalu lari seperti ini, maka permasalahan kita tak akan pernah selesai dan semuanya akan menjadi semakin rumit. Dan kata tahu siapa yang rugi? Kita bertiga," ucap Thor yang nada bicaranya mulai meninggi.
"Aku tak akan lari. Aku hanya ingin istirahat saat ini. Aku lelah di rumah sakit seharian. Aku sudah bilang padamu bahwa besok saja kita bicara tapi kau seakan terus menekanku dan menyalahkanku," bentak Lesca.
Lalu Thor melepaskan tangan Lesca.
"Baiklah, terserah padamu saja," jawab Thor akhirnya.
Lesca berbalik pergi dan berjalan ke arah rumah kecil yang ditinggalinya itu.
Thor pun kembali ke rumah Leny untuk menemani putrinya bermain.
Lesca masuk ke dalam rumah dan Natasha melihatnya.
"Kau sudah makan, Sayang?" tanya Lesca
"Sudah, aku ke kamar dulu," jawab Lesca.
"Ada masalah di rumah sakit, Sayang?" tanya Franklin.
"Ya," jawab Lesca pelan dan kemudian masuk ke dalam kamar.
__ADS_1