
LescaThor 50
"Nenek, apakah mommy akan pulang pagi lagi?" tanya Given sembari memeluk Natasha di atas ranjang ketika akan tidur malam.
"Ya, Sayang," jawab Natasha sembari mengusap kepala sang cucu cantiknya.
"Aku tak diantar oleh mommy lagi ke sekolah?" tanya Given lagi.
"Hmm, bukankah ada nenek dan kakek?" sahut Natasha.
"Mengapa aku tak punya daddy? Aku ingin memiliki daddy seperti temanku yang lain," kata Given lirih.
"Berdoalah agar bisa bertemu dengan daddy secepatnya, Sayang. Mungkin saat ini daddy masih sibuk dengan pekerjaannya," jawab Natasha.
"Aku selalu berdoa setiap waktu, Nek. Tapi daddy tak kunjung datang," sahut Given polos.
Natasha tersenyum dan memeluk erat sang cucu.
"Ayo, kita tidur. Besok pagi kau harus pergi sekolah," kata Natasha.
"I love you, Nenek," ucap Given dan menciumi wajah Natasha yang masih terlihat cantik meskipun sudah tak muda lagi.
"I love you too, Honey. Good night," sahut Natasha yang juga mencium Given.
*
*
Rex menuju ke rumah sakit ketika mendapat kecelakaan Thor.
__ADS_1
"Aku akan ke sana sendirian saja. Kau di sini menjaga nenek," kata Rex pada Lemony.
"Ada pelayan yang menjaga nenek," jawab Lemony.
"Tidak, nenek baru saja sembuh dan kau harus menemaninya karena takut nenek tiba - tiba sakit lagi," kata Rex mengecup bibir Lemony.
Rex kemudian keluar dari rumah.
"Hati - hati, Honey," ucap Lemony.
"Ya," sahut Rex yang berjalan cepat menuju mobilnya karena khawatir dengan keadaan Thor saat ini.
*
*
"Thor, kau baik - baik saja?" tanya Rex ketika melihat kepala Thor diperban.
"Ya, aku baik - baik saja," jawab Thor dengan wajah yang tampak tak enak dipandang.
"Ayo pulang," ucap Thor.
"Apakah kau sudah boleh pulang?" tanya Rex.
"Aku tak ingin berlama - lama di sini karena membuatku muak," jawab Thor yang kemudian berdiri.
Lesca yang menangani pasien di balik kelambu ruangan Thor, mendengar hal itu.
Lesca berusaha cuek dengan hal itu dan fokus dengan pasiennya yang kini sedang dijahit tangannya.
__ADS_1
Lalu Rex membantu Thor beranjak berdiri dan berjalan ke pintu keluar.
"Kau sudah mengurus administrasinya?" tanya Rex.
"Aku sudah membayar orang untuk mengurusnya," jawab Thor dan tetap berjalan keluar dari ruang emergency.
Tak lama kemudian mereka pun pergi dari rumah sakit.
Lesca tampak melihat dari jauh kepergian Thor.
"Mengapa dia ada di kota ini? Apakah dia berbisnis di sini? Ini kota kecil, sangat mungkin sekali kami akan bertemu kembali, begitu juga dengan Given," gumamnya berbisik.
"Dokter, apakah kami sudah bisa menutupnya?" tanya salah satu perawat.
"Ya," jawab Lesca dan kemudian menuju ke ranjang pasien lain yang membutuhkan bantuannya.
*
*
Thor akhirnya dibawa ke rumah Leny setelah paksaan dari Rex. Dia tak ingin meninggalkan Thor sendirian di hotel karena Thor masih terluka meskipun menurut Thor itu hanya luka kecil saja.
Thor belum menceritakan pada Rex tentang pertemuannya dengan Lesca di rumah sakit tadi.
Thor masih kesal dan tak mood untuk membicarakan hal ini. Melihat Lesca membuat kemarahan dan kekesalannya pada wanita itu kembali muncul.
"Masuklah," ucap Rex pada Thor ketika mereka sudah tiba di rumah.
"Hmm," jawab Thor dan masuk ke dalam rumah Leny.
__ADS_1