
I LOVE U! SUAMI DADAKAN SEASON 2
Mengusir tentara penjajah dari negaramu itu perkara yang mudah, namun yang lebih sulit adalah mengusir cinta yang telah menjajah hatimu.
Demikianlah mungkin kata yang tepat untuk seorang Kapten Angkatan Udara, Angkasa Naufal Ananta; tentara muda yang sukses dan dewasa. Semua orang tahu dan mengakui, dia memang sempurna dan ideal sebagai seorang pria. Apalagi menjadi seorang suami secara fisik!
Angkasa tumbuh menjadi lelaki yang tegas dan dingin, ia bahkan sangat malas berhadapan dengan wanita. Namun dengan karakternya yang rumit itu, ia justru harus menikah dengan seorang gadis cerewet, ceplas-ceplos dan kekanakan bernama Aina Maura; Kekasih dari adik kembarnya, Samudera Ananta.
Pernikahan paksa tersebut terjadi ketika Samudera mengemban tugas penyelamatan sandera di Tongo, dan mewasiatkan agar Angkasa menikahi kekasihnya jika ia tak kembali lagi. Beban yang diemban Angkasa, perasaan duka serta kasih sayangnya pada adik kembarnya itu akhirnya mendorong Angkasa mengucapkan kata nikah di hadapan ayah Aina.
Karakter Aina yang tak cocok bagi Angkasa membuatnya dingin dan mengacuhkan istrinya itu. Tak sehari pun hidupnya merasa tenang dan damai, karena selalu ada perempuan itu di sampingnya. Namun siapa sangka, akibat pertemuan yang terlalu sering bahkan ketika tidak mereka sengaja sekalipun. Mampu menghadirkan perasaan yang tidak biasa di hati Angkasa maupun Aina.
Dan kisah ini, tentu saja, tak akan mampu menggambarkan bagaimana mulusnya kisah percintaan dan rumah tangga mereka. Tapi, setidaknya dapat membuka berbagai kemungkinan bagaimana keindahan rencana Tuhan dalam merancang kisah hidup seseorang. Mengapa bisa dikatakan demikian?
Demikianlah kisah ini bermula, saat Bintang Samudera, adik kembar Angkasa yang harus meninggalkan kekasihnya karena tugas lintas negara. Namun setitik kegusaran Samudera untuk kekasihnya, Aina; gadis polos berusia 20 tahun, mahasiswi tahun kedua di salah satu universitas swasta di kota.
Tak seorangpun paham bagaimana perasaan dilema Samudera saat itu, biasanya ia tak pernah gelisah saat menjalankan tugas dan meninggalkan Aina. Tapi, kali ini---dia merasakan hal lain.
__ADS_1
"Berapa lama Kak Sam akan tugas?"
"Tidak lama, cuma latihan saja."
"Sungguh?"
"Iya, janji."
Aina menatap kekasihnya, Samudera dengan memberengut. "Kak Sam sudah janji tidak akan sembarangan beri janji, ingat dulu kakak ngomong 3 hari, 6 bulan kemudian baru pulang."
"Aku----" Samudera tak melanjutkan kata-katanya saat mendapati Aina tersenyum kemudian.
"Aina kan akan menikah dengan Kak Sam kalau sudah lulus kuliah nanti, Aina pasti ngerti. Kakak jawab saja tidak tahu kalau memang tidak tahu."
Mengingat profesinya sebagai Tentara Angkatan Laut, Samudera sadar betul bagaimana nyawanya dipertaruhkan untuk tugas dan negara. Saat ia akhirnya harus pergi ke Tongo, menjalankan tugas membebaskan sandera warga negara Indonesia yang ditawan kelompok penjahat di salah satu pulau terpencil, Samudera tahu ini adalah tugas yang terbilang sulit dan cukup mengancam. Kegusaran itu tak hilang sampai ia akhirnya menitipkan wasiat kepada Kakak kembarnya, Angkasa.
"Sa, kalau aku tidak kembali dalam waktu 2 hari sejak operasi di Tongo selesai. Atau paling lambat, 7 hari sejak ada kabar tentang operasi ini. Bisakah kamu menikahi Aina untukku?"
Tak seorangpun paham di mana letak Tuhan mengatur dan menciptakan, kekhawatiran Samudera sungguh terjadi. Ia tak kembali lagi, bahkan sejak operasi penyelamatan yang dilakukan timnya selesai. Hanya Samudera yang hilang tak ada kabar, mati kah? atau masih hidup kah? Tak ada seorang pun yang tahu.
__ADS_1
Dan Angkasa, hanya menyimpan wasiat serta rasa sakit itu sendirian. Layaknya firasat seorang saudara kembar, Angkasa masih meyakini adiknya itu masih ada di dunia ini. Sementara Aina, hanya tahu Samudera masih menjalankan tugas.
Meski begitu, Angkasa bukanlah sosok yang sempurna. Dia memiliki kelemahan permanen yang tak bisa mengesampingkan wasiat dan kata-kata terakhir saudara kembarnya. Kelemahan itu akhirnya terbuka, saat ayah Aina kritis di rumah sakit.
"Papa, mau lihat Aina menikah. Biar Papa yang menikahkan Aina sekarang. Tolong nak, Papa tidak akan tenang kalau tinggalkan Aina sendirian. Aina harus menikah sekarang."
"Ya sudah Papa jangan pergi sekarang! Soalnya Kak Sam masih tugas, jauh! tidak tahu kapan pulang."
Dengan segala tekanan yang datang, Angkasa tahu, siapa pun mampu ia taklukan dengan jiwa dan pikirannya yang tak kenal lelah mengembara, kecuali kondisi saat ini telah menekan perasaannya, rasa melankolia yang mengudara dalam pusaran dua sayap: Wasiat Samudera dan Keinginan ayah Aina yang sedang sekarat.
"Saya akan menikahi Aina, sekarang!" Sahutnya.
Angkasa memang tak selembut Samudera. Tapi, sejak pernikahan terpaksa itu berlangsung, dia telah menjadi laki-laki paling penting dalam hidup Aina, bila dibandingkan dengan Angkasa, pikiran, perasaan, perilaku dan cita-cita Aina jauh lebih sederhana. "Kamu adalah cermin yang pernah kulihat sebelumnya. Kamu memiliki dunia yang selama ini ku pikir berada di orang lain."
"Jangan pernah berpikir saya mencintai kamu, saya menikahi kamu hanya karena wasiat Samudera, adik kembar saya. Juga keinginan mendiang ayahmu."
Dengan segala persoalan yang datang, Angkasa hidup dengan memikul tanggung jawab sebagai seorang suami dadakan untuk kekasih dari adik kembarnya, seorang gadis yang berbanding terbalik dengan karakternya sendiri. Sungguh suatu usaha yang tidak mudah, banyak pengorbanan yang ia lakukan untuk keputusan itu.
Cerita ini berisi runtutan kisah tentang seorang tentara yang tegas dan kejam ketika menjadi suami dadakan untuk gadis polos dan kekanak-kanakan.
__ADS_1
...*****...
KLIK LINK DI SINI 👇 Author tunggu absennya 😘🤳