
Hinata dan Ao Xue yang saat ini berada di dalam ruang antariksa 7 lapis, tengah berlatih pemurnian pil dan senjata.
Keduanya tidak tahu jika Dark Lord dan Night Lord tengah panik, karena mereka menghilang di udara tipis.
Kedua pemuda itu mencari Hinata dan Ao Xue layaknya orang gila, karena bahkan tidak menemukan hawa keberadaan keduanya.
Hinata dan Ao Xue menghabiskan waktu seminggu di dalam ruang antariksa 7 lapis yang berarti mereka telah menghabiskan 7 jam waktu di luar.
Keduanya memilih untuk keluar, tapi saat keluar, mereka malah mendapati tatapan tajam dari 2 pemuda tertentu.
Mereka bisa melihat jika raut wajah 2 pemuda itu sangat tidak baik, mereka tidak tahu apa yang membuat keduanya sangat panik dan cemas, tapi ada ekspresi lega di kedua wajah tampan itu.
"Kalian dari mana? kenapa menghilang tiba-tiba?"
Hinata maupun Ao Xue tertegun sejenak, tapi tidak berbicara.
"Kalian tahu, kami sangat khawatir melihat kalian menghilang tiba-tiba bahkan hawa keberadaan kalian tidak bisa kami deteksi."
Ada arus hangat mengalir di hati keduanya, selain keluarga angkat mereka. Hinata maupun Ao Xue tidak pernah merasakan kekhawatiran orang lain yang di arahkan pada mereka.
Saat mereka baru ingin menjawab, tapi mereka telah berada di dalam pelukan kokoh 2 pemuda yang mereka anggap mesum dan tak bermoral
"Syukurlah kalian baik-baik saja, tolong jangan membuat kami khawatir!"
"Tenanglah! kami baik-baik saja. Kalian tidak merasakan hawa keberadaan kami, karena kami berada di dalam ruang dimensi milikku."
Hinata berusaha menenangkan kedua pemuda itu, dia bahkan tertegun karena mempercayai kedua pemuda itu dengan mengatakan jika dirinya memiliki ruang dimensi.
Ao Xue memandang Hinata dengan mulut sedikit membuka seolah tak percaya jika Hinata memberitahu rahasianya.
Dark Lord maupun Night Lord saling memandang kemudian menatap kedua gadis yang berada di pelukan mereka.
__ADS_1
"Jadi Hua memiliki ruang dimensi pribadi?" Hinata mengangguk sebagai tanda jawaban atas pertanyaan Dark Lord.
Kedua pemuda itu tidak bertanya lagi dan memandang keduanya dengan serius.
"Jangan beritahu pada siapa pun jika Hua memiliki ruang dimensi pribadinya."
"Hmm"
Beberapa saat kemudian keduanya tersadar jika mereka berada di dalam pelukan pemuda mesum nan tak bermoral.
Sontak Hinata dan Ao Xue memandang mereka dengan tajam.
....
"Kalian akan memiliki 3 saudari ipar lainnya, karena ketiga sahabat kami telah menemukan sebagian dirinya."
Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia tertegun dan menatap pemuda yang mereka cintai dan merupakan dermawan mereka, di mana tak ada rasa jijik meski mereka memiliki kontak kulit langsung.
"Benarkah?" Tanya Qi Lan Xia bahagia, karena akan memiliki 3 saudari ipar. Mereka mengatakan saudari ipar karena kekasih mereka memiliki sahabat yang sudah layaknya saudara kandung.
Bai Wei Xiang memandang pemuda yang dengan anteng masih memeluknya.
"Yi, setidaknya kalian memiliki lukisan mereka kan?" Hell Lord atau sebut saja Sangguang Yun Yi merupakan kekasih Bai Wei Xiang tersenyum dan mengeluarkan 3 gulungan kertas yang merupakan potret 3 gadis yang telah diklaim ketiga sahabatnya. Gulungan kertas yang tidak lain adalah lukisan, mereka berdua mendapatkan secara diam-diam tanpa diketahui oleh ketiga sahabat mereka.
"Ini lihatlah!" Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia melepaskan pelukan kekasih mereka dan membuka ketiga gulungan di mana potret tiga gadis yang akan menjadi ipar mereka.
Gulungan yang pertama dibuka Bai Wei Xiang adalah gulungan di mana Potret Hinata terlukis di sana.
Tangan Bai Wei Xiang gemetar memegang potret tersebut, tanpa sadar air matanya menetes saat melihat wajah akrab itu yang sangat mirip dengannya jika tidak mengenakan topeng kulit manusia.
"Meimei." Gumaman Bai Wei Xiang kecil, tapi masih bisa didengar oleh ketiga sosok lainnya.
__ADS_1
Qi Lan Xia penasaran dengan tingkah tak biasa sahabatnya, memutuskan mendekati Bai Wei Xiang. Betapa terkejutnya dia saat melihat potret tersebut.
"Hua'er?" seolah tak yakin dengan pernyataannya sendiri.
"Xia, aku tidak mungkin salah, gadis ini adalah adik kembaranku Zi Hua."
Mendengarkan percakapan gadis mereka, Hell Lord dan Devil Lord mengerutkan dahi entah apa yang mereka pikirkan.
"Kalian kenal gadis itu? Bahkan mengetahui namanya." Sangguang Yun Yi sangat penasaran di mana gadisnya mengenal kekasih dari sahabatnya.
Bai Wei Xiang tidak menjawab, tapi dia perlahan membuka rambut palsu berwarna hitam yang selalu dikenakannya serta topeng kulit manusia yang menempel di wajahnya.
Saat berikutnya terpampang wajah asli Bai Wei Xiang, dan dia tersenyum tipis. Tidak lupa juga dia mengeluarkan surat dari cincin penyimpanannya.
"Yang kalian lihat saat ini adalah wajah asliku, maaf aku selalu menyembunyikannya, karena ini pesan yang ditinggalkan oleh orang tuaku. Sebelum aku menjadi kuat, aku tidak boleh memperlihatkan wajah ini terlebih tanda lahir di keningku ini. Zi Hua adalah adik kembarku yang dibawa oleh ayah, sedangkan aku dibawa oleh ibu dan dititipkan di keluarga Bai."
Hell Lord maupun Devil Lord tidak mengatakan apa pun, mereka tidak menyangka jika ada sebuah rahasia besar di balik latar belakang Bai Wei Xiang.
"Kalau boleh aku bertanya? keluarga mana yang membesarkan Hua'er?"
"Gadis kau bisa tenang, karena adikmu hidup dengan baik saat ini. Dia merupakan putri pertama kerajaan Taiyang dan keluarga kerajaan sangat menyayanginya. Tidak hanya dia, bahkan Xue juga sama-sama dibesarkan oleh keluarga yang sama dan bisa dikatakan jika keduanya adalah saudari angkat. Namun, sebelum mereka diangkat menjadi anak perempuan Kaisar, keduanya memiliki hidup seperti kalian dan mereka saat ini berlatih keras untuk bisa mencari tahu tentang jati diri mereka.."
Bai Wei Xiang tersenyum kecil, dia lega karena kehidupan adiknya saat ini sangat baik dan keluarga angkatnya sangat menyayanginya. tapi hatinya sakit saat mendengar jika sebelum menjadi putri pertama Kekaisaran Taiyang, adiknya memiliki kehidupan yang mirip dengannya.
Baik Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia bertekad di dalam hatinya untuk segera menjadi kuat dan menyelesaikan masalah mereka.
"Xiang, Xia. Kami menyarankan agar kalian tidak bergabung dalam sekte tersebut dan bergabung di sekte yang kami kelola, karena 2 tahun dari sekarang akan ada pertandingan bagi 5 sekte besar di setiap Benua. Untuk dendam kalian, kami akan membantu menangkap musuh kalian dan kalian bisa menyiksa mereka sedangkan kami akan membumihanguskan sekte itu karena tidak ada yang baik di dalam sana." Keduanya terdiam mendengar apa yang dikatakan oleh Hell Lord.
"Pikirkan lagi, ini adalah kesempatan agar kalian bisa segera bertemu Hua dan Xue." Devil Lord menambahkan bumbu dalam perkataan sahabatnya.
Bai Wei Xiang dan Qi Lan Xia berpikir sejenak lalu mengangguk.
__ADS_1
"Kami setuju, tapi biarkan kami bergabung dengan sekte menggunakan cara biasa, kami tidak setuju jika mengandalkan pengaruh kalian."
Hell Lord dan Devil Lord tersenyum dan mengangguk. Mereka tahu kepribadian gadis mereka dengan baik, gadis yang tidak akan menggunakan punggung mereka untuk berlindung.